# Menghubungkan WhatsApp
Source: https://docs.dripsender.id/account/connecting-whatsapp
Panduan menghubungkan nomor WhatsApp ke Dripsender
# Menghubungkan WhatsApp
Hal pertama yang harus dilakukan untuk menggunakan Dripsender adalah menghubungkan nomor WhatsApp ke Dripsender.
## Prasyarat
* Akun Dripsender yang sudah terdaftar
* Akses ke [Portal Dripsender](https://portal.dripsender.id/whatsapp)
* Nomor WhatsApp yang aktif
## Langkah-langkah Menghubungkan WhatsApp
Login ke [Portal Dripsender](https://portal.dripsender.id/auth/whatsapp), lalu klik tombol **+ New WhatsApp**
Klik **Scan QR** pada kotak instance yang baru dibuat
Klik **Show QR Code** untuk memulai proses koneksi
Arahkan HP Anda ke layar dan mulai scan QR code yang muncul
Pastikan koneksi internet Anda stabil saat melakukan scan QR code untuk menghindari kegagalan koneksi.
## Troubleshooting
Jika mengalami masalah saat menghubungkan WhatsApp:
1. Pastikan QR code tidak kedaluwarsa (refresh jika perlu)
2. Periksa koneksi internet di perangkat mobile dan desktop
3. Pastikan WhatsApp di HP Anda sudah update ke versi terbaru
# Menghapus WhatsApp
Source: https://docs.dripsender.id/account/remove-whatsapp
Panduan menghapus nomor WhatsApp dari Dripsender
# Menghapus WhatsApp
Menghapus nomor WhatsApp akan mengakibatkan seluruh data seperti database, data campaign, data bot, dan lainnya pada nomor WhatsApp tersebut hilang!
## Langkah-langkah Menghapus WhatsApp
Login ke [https://portal.dripsender.id/whatsapp](https://portal.dripsender.id/whatsapp)
Pilih nomor WhatsApp yang ingin dihapus, lalu klik **View Details**
Pergi ke menu **Info** yang ada pada menu halaman
Klik tombol **Logout** pada nomor WhatsApp tersebut
Klik tombol **Hapus Instance** pada nomor WhatsApp tersebut
Klik **Hapus WhatsApp**, kemudian pilih **Ok** untuk melanjutkan
Masukkan **3 digit terakhir** nomor WhatsApp Anda dan klik **Hapus Sekarang**
Pastikan Anda sudah membackup data penting sebelum menghapus nomor WhatsApp, karena proses ini tidak dapat dibatalkan.
## Alternatif: Logout Saja
Jika Anda hanya ingin memutuskan koneksi sementara tanpa menghapus data, cukup klik tombol **Logout** tanpa melanjutkan ke langkah hapus WhatsApp. Anda dapat login kembali kapan saja tanpa kehilangan data.
# Menambah Tim / Admin
Source: https://docs.dripsender.id/account/team
Cara mengundang tim atau admin ke dalam Dripsender
Bagi Anda yang memiliki tim, CS (Customer Service), atau admin dalam bisnis, mereka bisa Anda invite/undang ke dalam Dripsender untuk membantu menjalankan marketing campaign WhatsApp.
Email admin yang mau di-invite harus sudah terdaftar ke Dripsender. Silahkan daftarkan terlebih dulu di [https://portal.dripsender.id/register](https://portal.dripsender.id/register)
## Langkah-langkah Menambah Admin
Pilih nomor WhatsApp yang ingin ditambah admin, lalu klik **View Details**
Klik menu **Share Owner**
Masukkan email admin yang ingin diundang, lalu klik **Add User**
Admin yang diundang akan memiliki akses untuk membantu mengelola campaign WhatsApp pada nomor tersebut.
# Introduction
Source: https://docs.dripsender.id/api-reference/introduction
DripSender API documentation for WhatsApp messaging and contact management
DripSender API provides a simple way to send WhatsApp messages and manage your contact lists programmatically. Use these endpoints to integrate WhatsApp messaging into your applications.
## Base URL
`https://api.dripsender.id`
## Authentication
All API requests require authentication:
Different authentication methods are used for different HTTP methods.
* **POST requests**: Include `api_key` parameter in the request body
* **GET requests**: Include `api-key` header
Get your API key from the DripSender dashboard in your WhatsApp instance settings.
## Rate Limiting
Rate limits apply based on your subscription plan:
* **Free tier**: Limited messages per day
* **Paid plans**: Increased limits based on your subscription
Contact support for custom rate limits for enterprise plans.
## Error Responses
The API returns standard HTTP status codes:
| Status Code | Description |
| ----------- | ------------------------------------------------- |
| 200 | Success |
| 400 | Bad Request (invalid parameters) |
| 404 | Not Found (API key invalid or resource not found) |
| 500 | Internal Server Error |
Error responses include a JSON object with an `error` field:
```json theme={null}
{
"error": "Error message description"
}
```
## API Test Playground
DripSender provides an interactive API test playground at `/auth/apitest` (when logged in to your dashboard).
Features:
* Pre-built request templates
* Interactive request builder
* Real-time response viewing
* Support for GET, POST, PUT, DELETE methods
### Available Templates
1. **Kirim Pesan** - Send a text message
2. **Kirim Pesan + File** - Send message with media attachment
3. **Webhook List** - Send webhook list data
4. **Get List** - Retrieve all contact lists
5. **Get Contact** - Retrieve contacts from a specific list
# Mengenal Bot
Source: https://docs.dripsender.id/bot-group/bot
Pengenalan lengkap tentang bot WhatsApp dan kemampuannya untuk otomatisasi marketing
# Mengenal Bot
## Apa itu Bot?
**Bot** (nama lain dari *robot*) adalah program perangkat lunak yang diatur secara otomatis untuk melakukan tugas tertentu. Bot dirancang untuk meniru atau menggantikan tugas-tugas yang biasanya dilakukan oleh manusia.
Dalam konteks WhatsApp marketing, bot membantu mengotomatisasi berbagai tugas mulai dari pengiriman pesan, membalas chat, hingga membangun database kontak berkualitas.
## Kenapa Menggunakan Bot?
Dripsender menggunakan sistem bot untuk **mengurangi beban kerja** Anda dalam hal:
* Promosi produk atau layanan
* Edukasi pelanggan
* Manajemen database kontak
* Follow-up otomatis
## Kemampuan Nomor WhatsApp Anda
Dengan fitur bot Dripsender, nomor WhatsApp Anda dapat secara otomatis:
Mengirimkan promosi dan edukasi secara broadcast ke ribuan kontak sekaligus.
Membalas pesan masuk dari kontak yang membutuhkan informasi tertentu.
Membangun database list kontak yang berkualitas secara otomatis.
Mengirimkan KULWA (Kirim Ulang Lewat WhatsApp) sesuai jadwal yang ditentukan.
Mengeliminasi kontak yang menolak promosi secara otomatis.
## Cara Kerja Bot di Dripsender
Buat dan konfigurasi bot dengan trigger dan respons yang diinginkan.
Bot memantau aktivitas dan menunggu kondisi trigger terpenuhi.
Ketika trigger terpenuhi, bot secara otomatis mengirimkan respons yang sudah diatur.
Bot dapat melanjutkan percakapan berdasarkan alur yang telah diprogram.
## Manfaat Menggunakan Bot
Bot bekerja 24/7 tanpa henti. Anda tidak perlu membalas pesan satu per satu secara manual, terutama saat menerima ratusan atau ribuan pesan dalam satu waktu.
Setiap kontak mendapatkan respons yang konsisten dan sesuai standar. Tidak ada pesan yang terlewat atau terbalas dengan informasi yang berbeda.
Bot dapat menangani ratusan hingga ribuan percakapan simultan tanpa penurunan performa, sesuatu yang mustahil dilakukan secara manual.
Bot dapat mengelompokkan kontak berdasarkan respons mereka, memudahkan targeting campaign di masa depan.
## Konsep Penting Bot
Untuk memaksimalkan penggunaan bot, pahami konsep-konsep berikut:
**Pemicu Aksi**
Trigger adalah kondisi yang membuat bot beraksi. Tanpa trigger, bot tidak akan merespons.
Pelajari lebih lanjut di [Trigger Bot](/bot-group/trigger)
**Respons Bot**
Pesan atau aksi yang dikirim bot ketika trigger terpenuhi. Bisa berupa teks, gambar, video, atau dokumen.
**Aturan Matching**
Cara bot mencocokkan pesan masuk dengan trigger. Dripsender mendukung exact match dan include match.
Pelajari [Rule Include Bot](/bot-group/include-bot) untuk matching yang lebih fleksibel
## Mulai Membuat Bot
Sekarang Anda sudah memahami apa itu bot dan kemampuannya. Langkah selanjutnya:
Pelajari langkah demi langkah cara membuat bot otomatis yang powerful di Dripsender.
**Penting:** Gunakan bot dengan bijak dan bertanggung jawab. Dripsender tidak bertanggung jawab atas penggunaan yang melanggar kebijakan WhatsApp atau mengganggu pengguna lain.
# Bot Form - Survey Online
Source: https://docs.dripsender.id/bot-group/bot-form
Panduan lengkap membuat form survei interaktif di WhatsApp untuk mengumpulkan data customer secara otomatis
# Bot Form - Survey Online
Bot Form adalah fitur powerful yang memungkinkan Anda membuat **form survei interaktif** langsung di WhatsApp. Dengan Bot Form, Anda dapat mengumpulkan data customer seperti nama, email, alamat, dan informasi lainnya secara otomatis tanpa perlu mengarahkan mereka ke aplikasi atau website lain.
## Keunggulan Bot Form
Customer mengisi form langsung di WhatsApp tanpa perlu pindah aplikasi. Lebih nyaman dan familiar.
Nomor WhatsApp customer terekam otomatis. Tidak perlu menanyakan nomor HP lagi.
Efek mengetik membuat interaksi terasa lebih manusiawi dan natural.
Fitur Lead Unit mencegah data duplikat berdasarkan nomor telepon.
Data tersimpan langsung ke List Database untuk digunakan di campaign.
Kumpulkan data sebanyak-banyaknya tanpa batasan jumlah respons.
## Alur Kerja Bot Form
Customer mengetik kata kunci trigger seperti "isi survei" atau "survey"
Bot mulai mengajukan pertanyaan satu per satu dengan efek typing
Customer membalas setiap pertanyaan secara berurutan
Bot menampilkan ringkasan data untuk dikonfirmasi customer
Setelah konfirmasi, data otomatis masuk ke List Database
## Cara Membuat Bot Form
### 1. Persiapan - Buat List Database
Sebelum membuat form, Anda perlu menyiapkan database untuk menampung data:
Masuk ke menu **List** → Klik **+ List** → Berikan nama seperti "Database Survey"
List akan terlihat kosong (0 kontak) karena belum ada yang mengisi form
List ini akan menjadi tempat penyimpanan data dari customer yang mengisi form survei.
### 2. Buat Form Survei
Navigasi ke menu **Bot Form** di dashboard Dripsender
Klik tombol **Tambah Form** untuk membuat form survei baru
Atur pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan ke customer:
Gunakan untuk pertanyaan bebas seperti nama, alamat, atau pendapat.
```
Contoh: "Siapa nama Anda?"
Contoh: "Alamat lengkap Anda di mana?"
```
Gunakan untuk pertanyaan dengan pilihan tertentu seperti gender.
```
Contoh: "Jenis kelamin Anda?"
Pilihan: Laki-laki / Perempuan
```
Tampilkan ringkasan data sebelum penyimpanan akhir.
```
Apakah data berikut sudah benar?
*Nama*: [nama]
*Email*: [email]
*Alamat*: [alamat]
```
Gunakan drag & drop untuk mengatur urutan pertanyaan:
1. Nama
2. Gender
3. Email
4. Alamat
5. Konfirmasi Data
### 3. Konfigurasi Form
Setelah menambahkan pertanyaan, atur konfigurasi form:
**Keyword** adalah kata kunci yang memicu aktivasi form.
Contoh keyword yang bisa digunakan:
* `isi survei`
* `survey`
* `daftar`
* `order sekarang`
Pastikan keyword tidak bertabrakan dengan bot lain. Setiap keyword harus unik.
Berikan judul yang menggambarkan tujuan form:
* "Survey Kepuasan Pelanggan"
* "Form Pendaftaran Member"
* "Survey Produk Baru"
Batas waktu pengisian form dalam **menit**.
| Durasi | Kapan Digunakan |
| -------- | ----------------------------- |
| 5 menit | Form singkat (3-5 pertanyaan) |
| 10 menit | Form sedang (5-10 pertanyaan) |
| 30 menit | Form panjang/detail |
Jika melebihi batas waktu, customer harus mengulang dari awal.
Pesan yang muncul saat sesi habis:
```
Maaf, sesi Anda telah berakhir.
Silakan ketik *isi survei* untuk mengulang.
```
Waktu jeda antar pengiriman pertanyaan (dalam detik).
* **3-5 detik**: Cepat, cocok untuk form ringan
* **5-10 detik**: Normal, terasa lebih natural
* **10+ detik**: Untuk form yang memerlukan pemikiran
Aktifkan **Blue Tick on Message** untuk efek centang biru saat bot "membaca" pesan customer.
Ini membuat interaksi terasa lebih nyata dan responsif.
Saat diaktifkan, customer dengan nomor telepon yang sama tidak bisa mengisi form berkali-kali.
Aktifkan Lead Unit untuk menghindari data duplikat dan spam.
### 4. Hubungkan ke List Database
Hubungkan form dengan list database yang sudah dibuat di awal.
Pastikan setiap jawaban terhubung ke kolom data yang tepat:
* Jawaban "Nama" → Kolom Nama
* Jawaban "Email" → Kolom Email
* Jawaban "Alamat" → Kolom Alamat
* Jawaban "Gender" → Kolom Gender
### 5. Simpan dan Aktifkan
Pastikan semua pengaturan sudah benar:
* [ ] Urutan pertanyaan sesuai
* [ ] Keyword unik dan tidak bertabrakan
* [ ] Waktu sesi cukup
* [ ] Terhubung ke list database
Klik tombol **Save** untuk mengaktifkan form survei Anda.
## Contoh Penggunaan
### Simulasi Percakapan
Berikut simulasi interaksi Bot Form dari sisi customer:
```
👤 Customer: isi survei
🤖 Bot: [typing...]
Halo! Terima kasih sudah berminat mengisi survei kami.
Silakan jawab pertanyaan berikut ya.
🤖 Bot: [typing...]
Siapa nama Anda?
👤 Customer: Agung
🤖 Bot: [typing...]
Jenis kelamin Anda?
👤 Customer: Laki-laki
🤖 Bot: [typing...]
Alamat lengkap Anda?
👤 Customer: Jember, Jawa Timur
🤖 Bot: [typing...]
Apakah data berikut sudah benar?
*Nama*: Agung
*No WA*: 0812xxxxxx
*Gender*: Laki-laki
*Alamat*: Jember, Jawa Timur
👤 Customer: Benar
🤖 Bot: [typing...]
Terima kasih! Data Anda telah tersimpan.
Kami akan menghubungi Anda segera.
```
## Tips Membuat Form yang Efektif
Tanyakan hanya data yang benar-benar Anda butuhkan. Jangan terlalu banyak.
Gunakan bahasa santai dan mudah dipahami. Hindari bahasa terlalu formal.
Mulai dari data dasar (nama) ke data spesifik. Jangan loncat-loncat.
Selalu ada konfirmasi agar customer bisa memeriksa kembali data mereka.
## Best Practices
Nomor WhatsApp customer terekam otomatis. Fokus pada data lain yang dibutuhkan.
Tambahkan gambar di pertanyaan tertentu untuk membuat form lebih menarik.
Delay 5 detik cukup untuk form ringan. Lebih lama untuk form kompleks.
Untuk form publik, aktifkan Lead Unit agar data tidak duplikat.
## Troubleshooting
* Periksa apakah keyword sudah benar
* Pastikan tidak ada bot lain dengan keyword yang sama
* Cek apakah form sudah di-save
* Periksa koneksi ke list database
* Pastikan mapping data sudah benar
* Cek apakah Lead Unit memblokir data duplikat
* Perpanjang waktu sesi sesuai kompleksitas form
* Beritahu customer untuk menjawab dengan cepat
## Selanjutnya
Setelah menguasai Bot Form, pelajari fitur bot lainnya:
Pelajari berbagai tipe trigger untuk mengaktifkan bot
Buat matching rule yang lebih fleksibel dengan include bot
Kombinasikan form dengan campaign broadcast
# Membuat Bot
Source: https://docs.dripsender.id/bot-group/create-bot
Panduan lengkap membuat bot otomatis WhatsApp di Dripsender
# Membuat Bot
Bot adalah fitur otomasi yang memungkinkan nomor WhatsApp Anda merespons pesan secara otomatis berdasarkan trigger yang ditentukan.
## Prasyarat
Sebelum membuat bot, pastikan Anda telah:
**Menghubungkan WhatsApp** - Nomor WhatsApp sudah aktif di Dripsender
**Memahami Trigger** - Memahami konsep [Trigger Bot](/bot-group/trigger)
**Memahami Rule Include** - Memahami [Rule Include Bot](/bot-group/include-bot) untuk matching fleksibel
## Langkah Membuat Bot
Masuk ke dashboard Dripsender dan pilih menu **Bot** dari sidebar navigasi.
Pilih nomor WhatsApp yang ingin diaktifkan bot-nya. Setiap nomor dapat memiliki konfigurasi bot yang berbeda.
Klik tombol **+ Bot** atau **Buat Bot Baru** untuk memulai konfigurasi.
Atur kondisi apa yang akan memicu bot:
Masukkan kata kunci yang akan memicu bot. Ketika kontak mengirim pesan dengan kata ini, bot akan merespons.
**Contoh:** `HARGA`, `INFO`, `BELI`, `JOIN`
Aktifkan jika bot harus merespons setiap balasan dari campaign broadcast tertentu.
Pilih cara bot mencocokkan kata kunci:
Bot hanya merespons jika pesan **sama persis** dengan kata kunci.
```
Kata kunci: "Beli"
"Beli" → ✓ Merespons
"beli" → ✓ Merespons (case insensitive)
"Beli kak" → ✗ Tidak merespons
```
Bot merespons jika pesan **mengandung** kata kunci.
```
Kata kunci: "Beli"
"Beli" → ✓ Merespons
"Beli kak" → ✓ Merespons
"Mau beli dong" → ✓ Merespons
```
Gunakan [Rule Include Bot](/bot-group/include-bot) untuk hasil yang lebih fleksibel
Buat pesan yang akan dikirim bot ketika trigger terpenuhi:
Tulis pesan teks yang informatif dan ramah. Bisa menggunakan variabel seperti `{nama}` untuk personalisasi.
Tambahkan gambar, video, atau dokumen jika diperlukan untuk melengkapi informasi.
Tentukan jeda waktu sebelum bot merespons untuk membuat interaksi terasa lebih natural.
**Rekomendasi:** 5-15 detik untuk simulasi respons manusia
Klik **Simpan** untuk menyimpan konfigurasi bot. Pastikan status bot **Aktif** agar bisa berjalan.
## Contoh Konfigurasi Bot
### Contoh 1: Bot Informasi Harga
```
Trigger: "HARGA"
Rule: Include Match
Respons:
"Halo {nama}! 👋
Terima kasih atas ketertarikannya. Berikut daftar harga kami:
📦 Paket Basic: Rp 99.000
📦 Paket Pro: Rp 199.000
📦 Paket Enterprise: Rp 499.000
Untuk detail fitur masing-masing paket, silakan reply PAKET"
```
### Contoh 2: Bot List Building
```
Trigger: "JOIN"
Rule: Include Match
Respons:
"Terima kasih {nama}! 🎉
Kamu sudah terdaftar di list premium kami.
Nantikan update dan promo menarik dari kami!"
Aksi Tambahan: Tambah ke list "Member Premium"
```
### Contoh 3: Bot Auto-Reply Broadcast
```
Trigger: Balasan dari Campaign "Promo Februari"
Rule: Exact Match pada balasan apa pun
Respons:
"Terima kasih sudah membalas! 🙏
Customer service kami akan segera menghubungi Anda untuk proses selanjutnya.
Mohon ditunggu ya!"
```
## Tips Membuat Bot yang Efektif
**Gunakan bahasa yang ramah** - Bot tetap harus terasa personal dan humanis, bukan seperti robot dingin.
**Sediakan opsi lanjutan** - Beri tahu kontak apa yang harus mereka ketik untuk mendapatkan informasi lebih detail.
**Test sebelum launch** - Kirim pesan ke nomor Anda sendiri untuk memastikan bot berfungsi dengan benar.
**Hindari spam keywords** - Jangan gunakan kata kunci yang terlalu umum seperti "a", "i", "the" yang bisa memicu respons yang tidak diinginkan.
## Manajemen Bot yang Sudah Dibuat
Klik bot yang ingin diedit, ubah konfigurasi yang diperlukan, lalu simpan perubahan.
Toggle status bot ke **Nonaktif** untuk menonaktifkan sementara tanpa menghapus konfigurasi.
Klik ikon hapus pada bot yang ingin dihapus. Aksi ini tidak dapat dibatalkan.
Pantau performa bot melalui dashboard: berapa kali trigger terpenuhi, respons terkirim, dll.
## Troubleshooting
* Pastikan bot dalam status **Aktif**
* Periksa apakah trigger sudah benar
* Cek apakah nomor WhatsApp masih terhubung
* Verifikasi rule matching (exact vs include)
* Gunakan **Exact Match** alih-alih Include Match
* Buat kata kunci lebih spesifik
* Tambahkan filter tambahan pada trigger
* Pastikan template pesan tidak melanggar kebijakan WhatsApp
* Cek koneksi nomor WhatsApp
* Verifikasi kontak tidak memblokir nomor Anda
## Langkah Selanjutnya
Setelah berhasil membuat bot:
Tingkatkan bot Anda dengan matching kata kunci yang lebih fleksibel
Gabungkan bot dengan campaign untuk otomasi marketing yang powerful
# Rule Include Bot
Source: https://docs.dripsender.id/bot-group/include-bot
Memahami dan menggunakan rule include untuk matching kata kunci yang fleksibel pada bot
# Rule Include Bot
## Apa itu Rule Include?
**Rule Include** adalah aturan pada bot yang memungkinkan respons terhadap kata kunci yang diketik oleh kontak **tanpa harus sesuai 100%**. Bot akan merespons selama pesan mengandung kata kunci yang ditentukan.
Dengan Rule Include, Anda tidak perlu membuat banyak variasi kata kunci untuk satu respons yang sama.
## Konsep Perbedaan Matching
### Exact Match (Pencocokan Tepat)
Bot hanya merespons jika pesan **persis sama** dengan kata kunci.
```
Kata kunci: "Beli"
┌─────────────────────┬──────────┐
│ Pesan Kontak │ Respons │
├─────────────────────┼──────────┤
│ "Beli" │ ✓ Ya │
│ "beli" │ ✓ Ya │
│ "Beli sekarang kak" │ ✗ Tidak │
│ "Mau beli" │ ✗ Tidak │
│ "Belii" │ ✗ Tidak │
└─────────────────────┴──────────┘
```
### Include Match (Pencocokan Inklusi)
Bot merespons jika pesan **mengandung** kata kunci di dalamnya.
```
Kata kunci: "Beli"
┌─────────────────────┬──────────┐
│ Pesan Kontak │ Respons │
├─────────────────────┼──────────┤
│ "Beli" │ ✓ Ya │
│ "beli" │ ✓ Ya │
│ "Beli sekarang kak" │ ✓ Ya │
│ "Mau beli" │ ✓ Ya │
│ "Belii" │ ✗ Tidak │
└─────────────────────┴──────────┘
```
Semua variasi yang mengandung kata "Beli" akan memicu respons yang sama!
## Contoh Penggunaan Rule Include
### Skenario: Bot Penjualan Produk
Anda ingin bot merespons ketika ada yang berminat membeli. Pilih kata kunci: **"Beli"**
Aktifkan **Rule Include** pada konfigurasi bot untuk kata kunci "Beli".
Buat respons yang informatif untuk calon pembeli:
```
"Halo! 👋
Terima kasih ketertarikannya untuk membeli.
Silakan pilih metode pemesanan:
• Ketik WA untuk order via WhatsApp
• Ketik WEB untuk order via website
• Ketik CS untuk bantuan customer service"
```
### Variasi Pesan yang Terdeteksi
Dengan Rule Include dan kata kunci **"Beli"**, berikut pesan-pesan yang akan terdeteksi:
"Beli"
"Beli sekarang kak"
"Mau beli dong"
"Beli 2 pcs ya"
"Kak saya mau beli"
"Beli harga berapa?"
Semua variasi di atas akan memicu respons yang sama karena mengandung kata "Beli"!
## Keuntungan Menggunakan Rule Include
Tidak perlu membuat puluhan bot untuk setiap variasi kata kunci yang mungkin diketik kontak.
Menangkap lebih banyak kemungkinan input dari kontak tanpa prediksi yang terlalu spesifik.
Kontak bisa mengetik secara natural tanpa harus mengingat kata kunci spesifik.
Hanya perlu mengelola sedikit bot karena satu bot bisa menangani banyak variasi input.
## Kapan Menggunakan Rule Include?
**Gunakan Rule Include ketika:**
* Kontak mengetik dengan gaya bahasa yang beragam
* Anda ingin menangkap berbagai variasi pertanyaan serupa
* Kata kunci merupakan bagian dari kalimat yang lebih panjang
**Pertimbangkan Exact Match ketika:**
* Kata kunci sangat spesifik dan jarang berubah
* Anda ingin kontrol ketat atas kapan bot merespons
* Ada risiko false positive dengan include match
## Tips Penggunaan Rule Include
Gunakan kata kunci yang:
* Cukup spesifik untuk menghindari false positive
* Sering digunakan dalam konteks yang diinginkan
* Tidak terlalu umum (hindari "yang", "di", "ini")
Contoh baik: "HARGA", "INFO", "JOIN", "PROMO"
Jika ada beberapa bot dengan kata kunci mirip, gunakan Exact Match atau buat kata kunci lebih spesifik untuk menghindari respons ganda.
Misal: "INFO" dan "INFO HARGA" bisa saling tumpang tindih jika keduanya menggunakan Include Match
Sebelum mengaktifkan bot, uji dengan berbagai variasi pesan untuk memastikan respons sesuai harapan.
## Contoh Kasus Penggunaan
### Kasus 1: Bot Customer Service
```
Kata kunci: "BANTU"
Rule: Include Match
Pesan yang terdeteksi:
- "Bantu"
- "Tolong bantu ya kak"
- "Kak bantu saya"
- "Butuh bantuan nih"
- "Bantu dong kak"
```
### Kasus 2: Bot Promo
```
Kata kunci: "PROMO"
Rule: Include Match
Pesan yang terdeteksi:
- "Promo"
- "Ada promo gak kak?"
- "Promo apa aja?"
- "Info promo terbaru"
- "Promo berlaku sampai kapan?"
```
### Kasus 3: Bot Pendaftaran
```
Kata kunci: "DAFTAR"
Rule: Include Match
Pesan yang terdeteksi:
- "Daftar"
- "Mau daftar"
- "Daftarin saya ya kak"
- "Cara daftar gimana?"
- "Daftar member"
```
## Perbandingan Visual
```mermaid theme={null}
graph TD
A[Pesan Masuk] --> B{Rule Type?}
B -->|Exact Match| C[Pesan == Kata Kunci?]
B -->|Include Match| D[Pesan contains Kata Kunci?]
C -->|Ya| E[Bot Merespons]
C -->|Tidak| F[Bot Diam]
D -->|Ya| E
D -->|Tidak| F
```
## Membuat Bot dengan Rule Include
Ikuti panduan lengkap membuat bot:
Pelajari langkah demi langkah cara membuat dan mengkonfigurasi bot dengan Rule Include di Dripsender.
## Ringkasan
✓ Fleksibel dan toleran
✓ Menangkap variasi bahasa
✓ Maintenance lebih mudah
✗ Potensi false positive lebih tinggi
✓ Presisi tinggi
✓ Tidak ada false positive
✗ Perlu banyak variasi bot
✗ Kurang natural
**Rekomendasi:** Gunakan Rule Include untuk kata kunci yang umum dan natural (seperti "Beli", "Tanya", "Info"), dan Exact Match untuk perintah spesifik (seperti "RESET", "STOP", "UNSUBSCRIBE").
# Trigger Bot
Source: https://docs.dripsender.id/bot-group/trigger
Memahami konsep trigger sebagai pemicu aksi otomatis dalam bot Dripsender
# Trigger Bot
## Apa itu Trigger?
**Trigger** artinya **pemicu**. Dalam konteks bot Dripsender, trigger merupakan sebuah action atau aksi tertentu yang membuat respons otomatis setelahnya.
Sederhananya, trigger mengikuti hukum sebab-akibat: ketika sesuatu terjadi (sebab), maka bot akan merespons dengan aksi tertentu (akibat).
## Konsep Dasar Trigger
Trigger bekerja sebagai mekanisme **cause-and-effect** (sebab dan akibat):
```
Trigger (Sebab) → Bot Response (Akibat)
```
### Contoh Penerapan Trigger
Ketika seseorang membalas pesan broadcast yang kita kirim, bot otomatis merespons dengan pesan yang sudah diatur.
Ketika kontak mengetik kata kunci tertentu, bot langsung membalas dengan informasi yang relevan.
Setelah aksi tertentu dari kontak, bot mengirim follow-up pesan sesuai jadwal yang ditentukan.
Ketika kontak merespons dengan format tertentu, otomatis masuk ke database list tertentu.
## Cara Kerja Trigger
Sebuah kondisi atau aksi terjadi (misal: kontak membalas pesan, mengetik kata kunci, dll)
Sistem mendeteksi kondisi tersebut dan mengaktifkan trigger yang sesuai
Bot secara otomatis menjalankan aksi yang sudah diprogram (membalas pesan, mengirim media, dll)
Respons terkirim ke kontak dan log tercatat di sistem
## Jenis-jenis Trigger
**Trigger berdasarkan kata kunci**
Bot merespons ketika kontak mengirim pesan yang mengandung kata kunci tertentu.
Gunakan [Rule Include Bot](/bot-group/include-bot) untuk merespons variasi kata kunci tanpa harus sama persis 100%.
**Trigger berdasarkan balasan**
Bot aktif ketika kontak membalas pesan broadcast atau campaign yang dikirim.
**Trigger berdasarkan waktu**
Bot mengirim pesan pada waktu tertentu setelah trigger diaktifkan (delayed response).
## Best Practices
**Gunakan kata kunci yang spesifik** - Hindari kata kunci yang terlalu umum agar bot tidak merespons pesan yang tidak relevan.
**Tes trigger sebelum digunakan** - Selalu uji bot untuk memastikan trigger bekerja sesuai harapan.
**Hindari spam** - Pastikan respons bot memberikan nilai kepada kontak, bukan sekadar promosi berlebihan.
## Memulai dengan Trigger
Sekarang setelah Anda memahami konsep trigger, pelajari cara membuat bot:
Pelajari apa itu bot dan kemampuannya dalam otomatisasi WhatsApp.
Panduan lengkap membuat bot otomatis di Dripsender.
# Batch Sending Strategy
Source: https://docs.dripsender.id/campaign/batch-sending
Strategi mengirim campaign ke ribuan kontak dengan aman menggunakan sistem batch Dripsender
# Batch Sending Strategy
Batch sending adalah fitur penting untuk mengirim campaign ke database besar (100+ kontak) tanpa memicu pembatasan WhatsApp. Pelajari strategi terbaik untuk hasil optimal.
## Apa itu Batch Sending?
Batch sending membagi pengiriman campaign menjadi beberapa kloter (batch) dengan jeda waktu antar batch. Ini mensimulasikan perilaku pengiriman manual dan mengurangi risiko deteksi spam.
### Contoh Batch Structure
```
Total Kontak: 982
Batch Size: 100
Jumlah Batch: 10
Jeda Antir Batch: 60 menit
Batch 1: Kontak 1-100 → Kirim jam 10:00
Batch 2: Kontak 101-200 → Kirim jam 11:00
Batch 3: Kontak 201-300 → Kirim jam 12:00
...
Batch 10: Kontak 901-982 → Kirim jam 19:00
```
***
## Konfigurasi Batch
### 1. Aktifkan Batch Sending
Saat membuat campaign:
1. Centang **Aktifkan Batch Sending**
2. Tentukan **Jumlah per Batch** (rekomendasi: 100)
3. Atur **Jeda Antir Batch** (rekomendasi: 30-60 menit)
### 2. Perhitungan Otomatis
Sistem akan menampilkan estimasi:
* Total batch yang dibentuk
* Durasi total campaign
* Waktu selesai prediksi
500 kontak
100 per batch
5 batch
***
## Strategi Batch Berdasarkan Ukuran Database
### Database Kecil (1-100 Kontak)
* **Batch Sending:** Tidak perlu (nonaktif)
* **Delay per Kontak:** 5-8 detik
* **Waktu Penyelesaian:** \~10-15 menit
### Database Sedang (100-500 Kontak)
* **Batch Size:** 100 kontak
* **Jeda Antir Batch:** 30 menit
* **Delay per Kontak:** 10 detik
* **Total Durasi:** \~2.5 jam
| Batch | Kontak | Waktu Kirim |
| ----- | ------- | ----------- |
| 1 | 1-100 | 09:00 |
| 2 | 101-200 | 09:30 |
| 3 | 201-300 | 10:00 |
| 4 | 301-400 | 10:30 |
| 5 | 401-500 | 11:00 |
### Database Besar (500-2000 Kontak)
* **Batch Size:** 100-150 kontak
* **Jeda Antir Batch:** 45-60 menit
* **Delay per Kontak:** 12-14 detik
* **Total Durasi:** 8-20 jam
**Hari Pertama:**
* Batch 1-5: 09:00 - 13:00 (500 kontak)
**Istirahat:** 13:00 - 14:00
**Hari Kedua:**
* Batch 6-10: 09:00 - 13:00 (500 kontak)
1. **Jangan kirim semua dalam satu hari** untuk 1000+ kontak
2. **Istirahat 1 jam** setiap 5 batch
3. **Stop jam 20:00**, lanjut besok
4. Monitor delivery rate tiap batch
***
## Formula Perhitungan
### Estimasi Durasi per Batch
```
Durasi Batch = (Jumlah Kontak × Delay per Kontak) + Overhead
Contoh:
- 100 kontak
- 10 detik delay
- 2 menit overhead sistem
Durasi = (100 × 10 detik) + 120 detik
= 1000 detik + 120 detik
= 1120 detik (~19 menit)
```
### Estimasi Total Campaign
```
Total Durasi = (Jumlah Batch × Durasi per Batch) +
((Jumlah Batch - 1) × Jeda Antir Batch)
Contoh:
- 10 batch
- 20 menit per batch
- 60 menit jeda
Total = (10 × 20) + (9 × 60)
= 200 + 540
= 740 menit (~12.3 jam)
```
***
## Monitoring Batch Real-Time
Setiap batch memiliki status terpisah:
| Status | Deskripsi |
| -------------- | ----------------------------- |
| ⏳ **Waiting** | Menunggu waktu kirim |
| 🔄 **Running** | Sedang dikirim |
| ✅ **Sent** | Semua pesan terkirim |
| ⚠️ **Partial** | Sebagian gagal (lihat detail) |
| ❌ **Failed** | Semua gagal (perlu tindakan) |
***
## Troubleshooting Batch
**Penyebab:**
* WhatsApp terputus
* Device kehabisan baterai
* Koneksi internet terputus
**Solusi:**
1. Periksa koneksi WhatsApp
2. Reconnect jika perlu
3. Batch akan otomatis melanjutkan atau bisa restart manual
**Tanda bahaya:** Delivery rate \< 80%
**Tindakan:**
1. Hentikan campaign
2. Naikkan delay ke 15 detik
3. Periksa kualitas database
4. Resume setelah 2 jam jeda
**Masalah:** Batch 2 jalan padahal Batch 1 belum selesai
**Solusi:**
* Naikkan jeda antir batch
* Kurangi jumlah kontak per batch
* Atur delay lebih tinggi
***
## Tips Advanced
Prioritaskan kontak berdasarkan:
* Customer VIP (Batch 1)
* Customer aktif (Batch 2-3)
* Customer cold (Batch terakhir)
Bagi campaign untuk test:
* Batch 1-2: Variasi pesan A
* Batch 3-4: Variasi pesan B
* Bandingkan open rate
Jika kontak di zona berbeda:
* Batch pagi: WIB (Jakarta)
* Batch siang: WITA (Bali)
* Batch sore: WIT (Papua)
Jika ada masalah:
* Klik tombol Stop
* Semua batch pending akan dihentikan
* Batch running tetap jalan sampai selesai
***
## Checklist Sebelum Launch Batch Campaign
* [ ] Database sudah dibersihkan (hapus nomor tidak valid)
* [ ] Delay per kontak: 10-14 detik
* [ ] Batch size: 100-150 kontak
* [ ] Jeda antir batch: 30-60 menit
* [ ] Perangkat WhatsApp dalam kondisi baik (baterai > 50%)
* [ ] Koneksi internet stabil
* [ ] Sudah test kirim ke nomor sendiri
* [ ] Waktu kirim tidak bertabrakan dengan aktivitas lain
***
## Video Tutorial
Setup batch sending pertama Anda
Strategi 1000+ kontak
# Campaign dengan AI
Source: https://docs.dripsender.id/campaign/campaign-ai
Buat copywriting campaign WhatsApp yang menarik dan efektif dengan bantuan AI di Dripsender
Dripsender menyediakan fitur AI yang memungkinkan Anda membuat copywriting campaign secara otomatis. Cukup berikan prompt, dan AI akan menghasilkan teks pesan yang menarik, personal, dan siap kirim.
Fitur AI menggunakan sistem token. Setiap kali Anda generate copywriting, token akan berkurang sesuai kompleksitas prompt.
***
## Keunggulan AI Copywriting
Hemat waktu menulis pesan. Generate copywriting dalam hitungan detik, tidak perlu lagi staring at blank page.
Dapatkan berbagai variasi copywriting dengan tone yang berbeda. Dari formal hingga casual, semua bisa.
AI dilatih dengan pola copywriting yang efektif untuk meningkatkan response rate dan engagement.
***
## Sistem Token AI
Token adalah "mata uang" untuk menggunakan fitur AI. Setiap generate copywriting mengonsumsi sejumlah token.
### Token Tersedia
Setiap akun baru mendapatkan token gratis untuk mencoba fitur AI. Gunakan untuk eksplorasi dan testing.
Jika token habis, Anda bisa membeli paket:
* **Starter:** 4 juta token
* **Pro:** 15 juta token
### Cara Cek Sisa Token
1. Buka menu **Campaign** → Buat campaign baru
2. Lihat di pojok kanan atas bagian AI
3. Sisa token akan ditampilkan secara real-time
Token terus berkurang setiap kali Anda menggunakan fitur AI untuk generate copywriting. Pantau penggunaan untuk mengoptimalkan budget.
***
## Cara Menggunakan AI Copywriting
Login ke [Portal Dripsender](https://portal.dripsender.id), pilih menu **Campaign**, lalu klik **+ Campaign** untuk membuat campaign baru.
Pilih tipe campaign (Personal/Group), tentukan target database, dan atur batch sending jika diperlukan.
Scroll ke bagian **Konten** dan klik tombol **AI Generate** atau ikon sparkles.
Tulis instruksi atau deskripsi produk/jasa yang ingin dipromosikan. Semakin spesifik prompt, semakin baik hasilnya.
Klik **Generate** dan tunggu beberapa detik. AI akan menghasilkan copywriting yang bisa langsung Anda review.
***
## Menulis Prompt yang Efektif
Kualitas hasil AI sangat bergantung pada kualitas prompt yang Anda berikan. Berikut tips menulis prompt yang efektif:
### Struktur Prompt yang Baik
```
[Tujuan] + [Produk/Jasa] + [Target Audience] + [Tone] + [CTA]
```
### Contoh Prompt
```
Buatkan copywriting untuk jualan kopi Kapal Api.
Target: Ibu rumah tangga usia 30-45 tahun
Tone: Ramah dan hangat
Sertakan promo beli 2 gratis 1
```
```
Buatkan copywriting untuk layanan jasa desain logo.
Target: Pebisnis UMKM yang baru mulai
Tone: Profesional tapi tidak kaku
Sertakan penawaran diskon 20%
```
```
Buat copywriting undangan webinar gratis tentang digital marketing.
Target: Pebisnis online pemula
Tone: Energik dan motivasi
Sertakan link pendaftaran dan tanggal
```
```
Buat pesan follow-up untuk customer yang sudah beli 1 bulan lalu.
Tanyakan pengalaman pakai produk dan tawarkan diskon repeat order.
Tone: Personal seperti teman
```
### Tips Prompt
**Jangan terlalu singkat:** Prompt "buat copywriting jualan" terlalu umum. Tambahkan detail seperti produk, target, dan tujuan untuk hasil lebih baik.
**Gunakan variabel:** Sertakan placeholder seperti `{{nama}}` jika ingin AI memasukkan variabel personalisasi.
***
## Mengelola Hasil AI
Setelah AI menghasilkan copywriting, Anda memiliki beberapa opsi:
### 1. Add to Message
Klik tombol **Add to Message** untuk memindahkan hasil AI ke kolom konten campaign Anda.
### 2. Edit Hasil
Hasil AI bisa diedit sesuai kebutuhan:
* **Kurangi jika terlalu panjang:** Ambil poin-poin utama saja
* **Tambahkan personal touch:** Masukkan detail spesifik produk Anda
* **Sesuaikan format:** Tambahkan emoji atau formatting WhatsApp (bold, italic)
### 3. Generate Ulang
Jika hasil belum sesuai:
* Klik **Generate Ulang** untuk variasi berbeda
* Perbaiki prompt Anda agar lebih spesifik
* Coba tone atau pendekatan yang berbeda
***
## Menambahkan Media
Setelah copywriting siap, lengkapi campaign dengan media visual:
Di bagian konten, klik ikon attachment atau tombol **Tambah File**.
Pilih jenis media yang ingin dilampirkan:
* **Gambar:** JPG, PNG, GIF (maks 5MB)
* **Dokumen:** PDF, DOC, XLS
* **Video:** MP4 (maks 16MB)
Pilih file dari device Anda atau drag-and-drop ke area upload.
Campaign dengan gambar/produk visual memiliki engagement rate 40% lebih tinggi dibandingkan teks saja.
***
## Mengatur Delay Pengiriman
Setelah konten siap, atur pengaturan delay untuk keamanan akun:
### Minimal Time per Message
Jarak waktu antar pesan dalam satu kontak:
* **Range:** 2000ms - 5000ms (2-5 detik)
* **Default:** 2000ms
* **Rekomendasi:** 3000-5000ms untuk database besar
### Minimal Next Contact
Jarak waktu antar kontak berbeda:
* **Range:** 5000ms - 14000ms (5-14 detik)
* **Rekomendasi:** 10000ms (10 detik) untuk keamanan optimal
***
## Menyimpan Campaign
Setelah semua konfigurasi selesai, Anda punya dua opsi penyimpanan:
### Save as Draft
Simpan campaign tanpa mengirim:
* Bisa diedit kapan saja
* Cocok jika masih ragu dengan konten
* Gunakan untuk review tim
### Save Campaign
Simpan dan aktifkan pengiriman:
* Campaign akan berjalan sesuai jadwal
* Pastikan waktu kirim sudah benar (harus di masa depan)
* Tidak bisa diedit setelah tersimpan
**Perhatikan Waktu Kirim:** Jadwal pengiriman harus di masa depan. Jika waktu sudah lewat, campaign tidak akan terkirim.
***
## Monitoring Campaign AI
Setelah campaign tersimpan, pantau statusnya di dashboard:
| Status | Keterangan |
| ----------- | ------------------------------ |
| **Waiting** | Menunggu waktu pengiriman |
| **Running** | Sedang dalam proses pengiriman |
| **Sent** | Berhasil terkirim ke penerima |
| **Read** | Pesan sudah dibaca penerima |
Untuk campaign yang sudah aktif, Anda bisa:
* Klik tombol **Play** untuk langsung kirim (bypass jadwal)
* Klik tombol **Edit** jika masih dalam status Draft
* Klik tombol **Stop** untuk menghentikan campaign
***
## Best Practice Campaign AI
Jangan puas dengan hasil pertama. Coba beberapa variasi prompt untuk mendapatkan copywriting terbaik. Catatan: setiap generate mengonsumsi token.
AI adalah asisten, bukan pengganti. Selalu review hasil dan tambahkan sentuhan personal sesuai brand Anda sebelum kirim.
Kirim campaign ke nomor Anda sendiri terlebih dahulu untuk melihat tampilan final dan memastikan semua link/media berfungsi.
Pantau penggunaan token Anda. Jika sering menggunakan AI, pertimbangkan untuk membeli paket token agar tidak kehabisan di tengah jalan.
***
## Troubleshooting
**Penyebab:**
* Prompt terlalu kompleks
* Generate berulang kali
* Hasil terlalu panjang
**Solusi:**
* Buat prompt lebih spesifik dari awal
* Edit hasil daripada generate ulang
* Beli paket token tambahan
**Penyebab:**
* Prompt terlalu umum
* Tidak ada konteks produk
**Solusi:**
* Tambahkan detail produk/jasa
* Sebutkan target audience spesifik
* Berikan contoh tone yang diinginkan
**Penyebab:**
* Koneksi internet bermasalah
* Server AI sibuk
**Solusi:**
* Cek koneksi internet
* Tunggu beberapa saat dan coba lagi
* Refresh halaman jika perlu
***
## Checklist Campaign AI
Sebelum menjalankan campaign, pastikan:
* [ ] Prompt sudah spesifik dan lengkap
* [ ] Hasil AI sudah direview dan diedit
* [ ] Token masih cukup untuk generate jika perlu
* [ ] Gambar/media sudah ditambahkan
* [ ] Delay sudah diatur (rekomendasi: 10 detik)
* [ ] Waktu kirim sudah benar (di masa depan)
* [ ] Sudah test kirim ke nomor sendiri
* [ ] Database target sudah tepat
***
## Video Tutorial
Panduan lengkap menggunakan AI untuk copywriting campaign pertama Anda
Teknik menulis prompt agar hasil AI lebih maksimal
# Campaign dengan Bot
Source: https://docs.dripsender.id/campaign/campaign-bot
Buat campaign interaktif dengan auto-reply otomatis berdasarkan keyword yang dipilih customer
# Campaign dengan Bot
Tingkatkan engagement dengan campaign interaktif. Ketika penerima membalas dengan keyword tertentu, bot akan merespon secara otomatis 24/7.
## Konsep Campaign Bot
```
Campaign Broadcast
↓
Customer Terima Pesan
↓
Customer Balas "1"
↓
Bot Auto-Reply (Info Paket A)
↓
Customer Balas "2"
↓
Bot Auto-Reply (Info Paket B)
```
***
## Contoh Penggunaan
**Campaign:** "Promo Spesial Hari Ini!"
**Keyword:**
* `1` → Detail Paket Basic
* `2` → Detail Paket Pro
* `3` → Detail Paket Enterprise
**Respon Bot:** Masing-masing kirim brosur produk
**Campaign:** "Butuh bantuan? Kami siap membantu!"
**Keyword:**
* `KONSUL` → Jadwal konsultasi gratis
* `HARGA` → Daftar harga lengkap
* `LOKASI` → Alamat dan peta kantor
**Respon Bot:** Informasi sesuai permintaan
**Campaign:** "Webinar Gratis: Digital Marketing 2025"
**Keyword:**
* `DAFTAR` → Link registrasi webinar
* `INFO` → Detail agenda dan pemateri
* `SHARE` → Template share ke teman
**Respon Bot:** Informasi event lengkap
**Campaign:** "Bantu kami meningkatkan pelayanan!"
**Keyword:**
* `1` → Sangat Puas (terima kasih)
* `2` → Puas (terima kasih)
* `3` → Kurang Puas (form feedback)
**Respon Bot:** Respon sesuai rating
***
## Cara Membuat Campaign Bot
### Step 1: Buat Campaign Regular
Ikuti langkah [Membuat Campaign](/campaign/membuat-campaign) sampai tahap konten pesan.
### Step 2: Aktifkan Include Bot
Di bagian bawah form campaign, centang **Sertakan Bot** atau **Include Bot**.
Opsi ini hanya muncul jika Anda sudah membuat minimal satu bot di sistem.
### Step 3: Pilih Bot
Pilih bot yang ingin digunakan untuk campaign ini. Satu bot bisa digunakan untuk multiple campaign.
### Step 4: Atur Trigger Keyword di Pesan
Pastikan pesan campaign Anda mencantumkan instruksi keyword yang jelas:
```markdown theme={null}
Halo *{{nama}}*! 👋
Ada promo spesial buat kamu nih!
Ketik angka untuk info:
*1* → Paket Starter (Rp 99rb)
*2* → Paket Bisnis (Rp 299rb)
*3* → Paket Enterprise (Call Us)
Atau balas *STOP* untuk berhenti berlangganan.
_Team Dripsender_
```
***
## Struktur Bot untuk Campaign
### Membuat Bot Baru
Jika belum punya bot, buat di menu **Bot Automation** → **Create Bot**.
### Konfigurasi Trigger
| Field | Keterangan | Contoh |
| -------------- | ------------------------------ | ----------------------------------------------- |
| **Keyword** | Teks pemicu (case insensitive) | `1`, `INFO`, `HARGA` |
| **Match Type** | Exact atau Contains | Exact = hanya "1", Contains = "1" dalam kalimat |
| **Respon** | Pesan balasan bot | Bisa teks, gambar, atau dokumen |
| **Delay** | Jeda sebelum balas | 2-5 detik (terlihat natural) |
### Contoh Konfigurasi
```yaml theme={null}
Bot Name: Promo Responder
Trigger 1:
Keyword: "1"
Match: exact
Respon: "Paket Starter Rp 99rb/bln include..."
Delay: 3000ms
Trigger 2:
Keyword: "2"
Match: exact
Respon: "Paket Bisnis Rp 299rb/bln include..."
Delay: 3000ms
Trigger 3:
Keyword: "STOP"
Match: exact
Respon: "Anda telah berhenti berlangganan."
Delay: 1000ms
Action: unsubscribe
```
***
## Tips Membuat Campaign Bot Efektif
Gunakan keyword sederhana:
* ✅ `1`, `2`, `3` (paling mudah)
* ✅ `INFO`, `HARGA`, `ALAMAT`
* ❌ `INFO-LENGKAP-PAKET-A` (terlalu panjang)
* ❌ `daftar sekarang` (spasi sulit diketik)
* Respon harus langsung related dengan keyword
* Jangan membingungkan customer
* Set delay 2-5 detik agar terlihat natural
Berikan opsi berhenti:
* Keyword `STOP` atau `UNSUBSCRIBE`
* Respon konfirmasi berhenti
* Respect keinginan customer
1. Kirim campaign ke nomor sendiri
2. Test semua keyword
3. Periksa respon bot
4. Perbaiki jika ada kesalahan
***
## Best Practice Campaign Bot
### 1. Keep it Simple
```
Halo Bara! 🎉
Promo website murah meriah!
Balas angka untuk detail:
1️⃣ Paket Basic - Rp 470rb
2️⃣ Paket Premium - Rp 970rb
3️⃣ Konsultasi Gratis
Terbatas 10 slot saja!
```
```
Halo Bara!
Kami punya promo menarik.
Ketik INFO-LENGKAP untuk brosur
Ketik HARGA-PAKET-A untuk paket basic
Ketik HARGA-PAKET-B untuk paket premium
Ketik JADWAL-KONSULTASI untuk booking
```
*Terlalu banyak pilihan, keyword panjang*
### 2. Respon yang Personal
Gunakan variabel di respon bot:
```markdown theme={null}
Halo {{nama}}! 👋
Berikut detail Paket Basic yang kamu minta:
💰 Harga: Rp 99.000/bln
📦 Include: 5GB hosting, domain .com
⏱️ Durasi: 12 bulan
Minat? Balas *ORDER* untuk pemesanan.
```
### 3. Call-to-Action Jelas
Setiap respon bot harus ada next step:
| Respon Bot | CTA |
| ----------------- | --------------------------------- |
| Info produk | "Balas ORDER untuk memesan" |
| Jadwal konsultasi | "Klik link: \[booking URL]" |
| Lokasi | "Balas JAM untuk jam operasional" |
***
## Monitoring Campaign Bot
Track performa bot di dashboard:
| Metric | Keterangan |
| ----------------- | ---------------------------------------------- |
| **Total Trigger** | Berapa kali keyword digunakan |
| **Most Popular** | Keyword paling banyak dipilih |
| **Response Rate** | % penerima yang membalas |
| **Conversion** | % yang melakukan tindakan (order, daftar, dll) |
***
## Troubleshooting
**Cek:**
1. Bot sudah diaktifkan di campaign?
2. Keyword sesuai (perhatikan case sensitive)?
3. Nomor pengirim masih terhubung?
4. Status bot "Active"?
**Solusi:**
* Kurangi delay di setting bot
* Periksa koneksi internet device
* Jangan buka aplikasi WhatsApp saat bot aktif
**Perbaiki:**
* Sederhanakan instruksi di campaign
* Gunakan keyword angka (1, 2, 3)
* Tambahkan contoh cara membalas
***
## Contoh Lengkap: Campaign + Bot
### Skenario: Promo Jasa Website
**Campaign Message:**
```markdown theme={null}
Assalamualaikum {{nama}}! 🌟
*PROMO TERBATAS!* 🔥
Jasa pembuatan website untuk bisnis
kini hanya *Rp 470.000* (normal 1jt+)
Langsung balas angka untuk info detail:
🥇 *1* - Lihat portofolio kami
💰 *2* - Detail harga & fitur
📞 *3* - Konsultasi gratis
⏰ *Promo berakhir 3 hari lagi!*
_Balas STOP untuk berhenti_
```
**Bot Triggers:**
| Keyword | Respon Bot |
| ------- | ------------------------------------------------------------------------ |
| `1` | Kirim 3 gambar portofolio + "Mau yang seperti mana? Balas 2 untuk harga" |
| `2` | Kirim PDF price list + "Minat? Balas 3 untuk konsultasi" |
| `3` | Link booking kalender + "Pilih jadwal yang tersedia" |
| `STOP` | "Anda telah berhenti dari promo ini. Ketik START untuk aktif kembali." |
***
## Video Tutorial
Membuat bot auto-reply dari nol
Kombinasi campaign dengan bot
Trigger kompleks dan conditional
***
## Next Steps
Pelajari lebih lanjut:
* [Membuat Bot](/bot-group/create-bot) - Tutorial lengkap pembuatan bot
* [Include Bot](/bot-group/include-bot) - Mengaktifkan bot di campaign
* [Trigger System](/bot-group/trigger) - Semua jenis trigger yang tersedia
# Drip Message
Source: https://docs.dripsender.id/campaign/drip-message
Kirim pesan otomatis ke leads baru secara berkala berdasarkan waktu yang Anda tentukan
# Drip Message
Drip Message adalah fitur otomatisasi yang mengirim serangkaian pesan ke leads yang baru masuk ke database Anda. Pesan dikirim secara bertahap berdasarkan waktu yang Anda tentukan - mulai dari beberapa menit hingga beberapa hari setelah lead bergabung.
Fitur ini sangat efektif untuk onboarding leads baru, follow-up bertahap, dan nurturing customer tanpa perlu mengirim pesan manual.
***
## Cara Kerja Drip Message
Konsep sederhana: Ketika lead baru masuk ke database, sistem akan mengirim pesan pertama setelah waktu tertentu (misal: 5 menit), pesan kedua setelah waktu berikutnya (misal: 5 jam), dan seterusnya.
Lead baru dari campaign atau form masuk ke list database yang Anda tentukan
Sistem menghitung waktu sejak lead masuk dan menunggu jadwal pengiriman
Pada waktu yang ditentukan, pesan dikirim ke lead secara otomatis
Timer berikutnya aktif untuk pesan selanjutnya dalam sequence
***
## Contoh Penggunaan
Sambut leads baru dengan pesan selamat datang, panduan penggunaan, dan tips berguna
Kirim reminder produk, testimoni, dan penawaran spesial secara bertahap
Bangun hubungan dengan konten edukatif yang dikirim berkala
Hubungi kembali leads yang sudah lama tidak aktif dengan pesan menarik
***
## Tutorial: Membuat Drip Message
### Step 1: Siapkan Database untuk Leads Baru
Buat list database khusus untuk menampung leads yang baru masuk.
Buka menu **Database** dari sidebar
Klik **+ List Baru** dan beri nama (contoh: "Leads Baru")
List ini akan otomatis menampung leads dari campaign Anda
### Step 2: Aktifkan Drip Message
Setelah list dibuat, aktifkan fitur drip message.
Klik list yang sudah dibuat untuk leads baru
Aktifkan toggle **Drip Message** di bagian atas
Klik **Add New Drip** untuk membuat pesan pertama
### Step 3: Buat Pesan Pertama (Welcome Message)
Buat pesan sambutan yang dikirim beberapa menit setelah lead masuk.
| Field | Keterangan | Contoh |
| --------- | -------------------------------- | -------------- |
| **Judul** | Nama internal untuk identifikasi | Selamat Datang |
| **Waktu** | Kapan pesan dikirim | 5 menit |
| **Tipe** | Menit, Jam, atau Hari | Menit |
Judul drip message tidak ditampilkan ke customer, hanya untuk identifikasi Anda saja.
Tulis pesan selamat datang yang ramah dan informatif:
```
Halo {{nama}}!
Selamat bergabung bersama kami 🎉
Terima kasih telah tertarik dengan produk kami.
Saya akan mengirimkan informasi berguna seputar
[nama produk] dalam beberapa hari ke depan.
Jika ada pertanyaan, silakan balas pesan ini ya!
```
Anda bisa menambahkan:
* Gambar produk atau banner
* Dokumen PDF (brosur/panduan)
* Video pendek
Gunakan gambar untuk meningkatkan engagement pesan welcome Anda.
### Step 4: Buat Pesan Follow-up
Tambahkan pesan kedua dengan interval waktu yang lebih lama.
Klik minimize untuk menyembunyikan pesan pertama yang sudah dibuat
Klik tombol **Add New Drip** untuk pesan berikutnya
Set waktu yang lebih lama, misalnya 5 jam atau 1 hari
| Judul | Waktu | Konten |
| ----------------- | ------ | ---------------------------------- |
| Follow-up 1 | 5 jam | Penawaran produk dengan CTA jelas |
| Follow-up 2 | 1 hari | Testimoni customer atau case study |
| Penawaran Spesial | 3 hari | Diskon khusus untuk leads baru |
### Step 5: Simpan dan Monitor
Setelah semua pesan dibuat, simpan konfigurasi drip message.
Drip Message sudah aktif! Setiap leads baru yang masuk ke database akan otomatis menerima pesan sesuai jadwal yang ditentukan.
***
## Best Practices
Rekomendasi interval waktu:
| Pesan | Waktu | Tujuan |
| ----- | -------- | ----------------------- |
| 1 | 5 menit | Welcome, perkenalan |
| 2 | 4-6 jam | Value pertama, edukasi |
| 3 | 1-2 hari | Soft sell, penawaran |
| 4 | 3-5 hari | Testimoni, social proof |
| 5 | 1 minggu | Final CTA atau promo |
Jangan terlalu sering mengirim pesan. Space out pesan Anda untuk menghindari customer merasa terganggu.
Tips menulis pesan drip yang convert:
* **Personal**: Gunakan variabel `{{nama}}` untuk menyapa
* **Concise**: Pendek tapi bernutrisi
* **Valuable**: Berikan informasi atau benefit di setiap pesan
* **CTA jelas**: Setiap pesan harus punya tujuan spesifik
* **Conversational**: Seperti chat dengan teman, bukan broadcast
Hindari copywriting yang terlalu salesy di pesan awal. Bangun hubungan dulu sebelum jualan.
Untuk menjaga akun WhatsApp tetap aman:
* Jangan kirim terlalu banyak pesan dalam waktu singkat
* Pastikan leads benar-benar opt-in (dari campaign mereka)
* Berikan opsi untuk berhenti berlangganan
* Variasikan konten, jangan spam promosi
Jika leads sering melaporkan atau memblokir, nomor WhatsApp Anda berisiko terkena banned.
***
## Contoh Sequence Drip Message
**Pesan 1 (5 menit)** - Selamat Datang
```
Halo {{nama}}! 👋
Selamat bergabung! Saya [Nama] dari [Brand].
Dalam 3 hari ke depan, saya akan sharing tips
eksklusif tentang [topik] yang bisa langsung
Anda praktikkan.
Stay tuned! 🚀
```
**Pesan 2 (6 jam)** - Quick Win
```
Halo {{nama}}!
Ini tips pertama yang bisa langsung Anda coba:
[Tips singkat + link/resource]
Coba dulu, nanti saya kirim tips lanjutan ya! 😊
```
**Pesan 3 (1 hari)** - Social Proof
```
{{nama}}, tahu nggak?
Ratusan orang sudah sukses dengan metode ini:
💬 "Testimoni customer 1"
💬 "Testimoni customer 2"
Mau hasil serupa? Stay tuned untuk besok! ✨
```
**Pesan 4 (3 hari)** - Special Offer
```
{{nama}}, ini yang ditunggu-tunggu! 🎁
Spesial untuk member baru, diskon 30%
untuk [produk] hanya hari ini.
Kode: NEW30
Link: [link checkout]
Ada pertanyaan? Balas aja pesan ini! 👍
```
***
## Troubleshooting
**Penyebab & Solusi:**
* Toggle Drip Message belum aktif → Aktifkan di pengaturan list
* WhatsApp terputus → Reconnect akun WhatsApp
* Lead masuk sebelum drip diaktifkan → Drip hanya aktif untuk lead baru setelah pengaturan
**Tips meningkatkan open rate:**
* Perbaiki opening line pesan
* Kirim pada waktu yang tepat (09:00-11:00 atau 13:00-16:00)
* Personalisasi dengan variabel nama
* Test different timing dengan segment kecil dulu
**Evaluasi:**
* Terlalu sering kirim pesan? → Tambah interval antar pesan
* Konten tidak relevan? → Sesuaikan dengan audience
* Tidak ada opt-in jelas? → Pastikan leads tahu mereka akan dihubungi
***
## FAQ
Unlimited. Anda bisa membuat sequence sepanjang yang diinginkan, tapi kami rekomendasikan maksimal 5-7 pesan untuk menjaga engagement.
Ya. Dalam satu waktu pengiriman, Anda bisa mengirim beberapa pesan sekaligus (contoh: teks + gambar + dokumen).
Tidak. Drip message hanya aktif untuk leads yang masuk **setelah** fitur diaktifkan. Leads yang sudah ada di database sebelumnya tidak akan menerima drip message.
Ya. Matikan toggle Drip Message untuk pause. Lead baru yang masuk saat pause tidak akan masuk ke sequence.
# Best Practices
Source: https://docs.dripsender.id/campaign/evergreen-campaign/best-practices
Tips, strategi, dan metrik optimal untuk Evergreen Campaign
# Best Practices Evergreen Campaign
Tips dan strategi untuk memaksimalkan hasil dari Evergreen Campaign Anda.
***
## 1. Strategi Pemindahan Database
### Kapan Memindahkan Lead?
Pindahkan lead ke database premium ketika:
* **Sudah melakukan pembelian** - Konfirmasi via bot
* **Sudah registrasi** - Daftar webinar, event, dll
* **Sudah booking** - Appointment atau konsultasi
* **Menjawab kuesioner kualifikasi** - Jawaban menunjukkan kesiapan beli
Selalu **hapus** dari database free setelah pindah ke premium. Ini mencegah lead menerima penawaran yang tidak relevan.
### Struktur Database yang Efektif
Organisasi database untuk funnel yang jelas:
```
Level 1: Cold Leads (Semua kontak)
↓ Campaign + Bot filter
Level 2: Warm Leads (Tertarik) ← Database A
↓ Evergreen Campaign + Konfirmasi
Level 3: Hot Leads (Siap Beli)
↓ Checkout/Beli
Level 4: Customers (Sudah Beli) ← Database B
↓ Onboarding + Upsell
Level 5: Loyal Customers (Repeat)
↓ Referral Program
```
### Naming Convention Database
Gunakan nama yang deskriptif untuk memudahkan management:
| Nama | Fungsi |
| ----------------- | --------------------------- |
| "Diet - Tertarik" | Belum beli, masuk evergreen |
| "Diet - Premium" | Sudah beli, onboarding |
| "Diet - Alumni" | Sudah selesai program |
| "Diet - Drop-off" | Belum beli setelah 6 pesan |
Konsisten dengan naming convention memudahkan tracking dan reporting.
***
## 2. Optimasi Sequence Pesan
80% edukasi/value, 20% penawaran. Jangan terlalu aggressive selling.
Mulai dari info ringan, makin lama makin dalam. Jangan bombard informasi di awal.
Taruh testimoni di pesan tengah (P4), setelah edukasi tapi sebelum hard sell.
Gunakan urgency hanya di pesan akhir (P5-P6). Jangan overuse.
***
## 3. Copywriting untuk Setiap Pesan
| Pesan | Tujuan | Tone | CTA |
| ----- | ------------------ | --------------------- | ------------------------- |
| P1 | Welcome + Edukasi | Ramah, helpful | Tidak ada, atau soft CTA |
| P2 | Value + Soft Offer | Informatif, expertise | "Info lebih lanjut?" |
| P3 | Konfirmasi | Direct | "Sudah/Belum?" |
| P4 | Social Proof | Storytelling | "Lihat hasil member lain" |
| P5 | Hard Sell | Persuasive | "Join sekarang" |
| P6 | Last Chance | Urgency | "Kesempatan terakhir" |
***
## 4. Timing dan Interval Optimal
Cocok untuk produk low-ticket atau impulse buy:
| Pesan | Jeda | Hari |
| ----- | ------- | ---- |
| 1 | 5 menit | H+0 |
| 2 | 6 jam | H+0 |
| 3 | 12 jam | H+1 |
| 4 | 1 hari | H+2 |
| 5 | 1 hari | H+3 |
| 6 | 1 hari | H+4 |
Cocok untuk produk mid-ticket yang butuh consideration:
| Pesan | Jeda | Hari |
| ----- | ------- | ---- |
| 1 | 5 menit | H+0 |
| 2 | 1 hari | H+1 |
| 3 | 2 hari | H+3 |
| 4 | 2 hari | H+5 |
| 5 | 3 hari | H+8 |
| 6 | 2 hari | H+10 |
Cocok untuk high-ticket atau B2B:
| Pesan | Jeda | Hari |
| ----- | ------- | ---- |
| 1 | 5 menit | H+0 |
| 2 | 2 hari | H+2 |
| 3 | 3 hari | H+5 |
| 4 | 5 hari | H+10 |
| 5 | 7 hari | H+17 |
| 6 | 5 hari | H+22 |
***
## 5. Pilih Interval yang Tepat
Rekomendasi interval untuk hasil optimal:
| Tipe Konten | Interval | Alasan |
| ----------- | ---------- | ---------------------------- |
| Welcome | 5-15 menit | Sambut segera setelah opt-in |
| Edukasi | 1-2 hari | Waktu cukup untuk praktik |
| Soft sell | 1 hari | Bangun hubungan dulu |
| Hard sell | 2-3 hari | Jeda sebelum penawaran |
Gunakan interval yang memberikan waktu cukup bagi lead untuk mengonsumsi dan bereaksi terhadap setiap pesan.
***
## 6. Referensi ke Pesan Sebelumnya
Buat pesan terasa berkelanjutan:
```
"Kemarin kita sudah bahas tentang X..."
"Seperti yang saya janjikan di pesan sebelumnya..."
"Setelah Anda coba tips kemarin..."
```
Evergreen Campaign memungkinkan Anda mengasumsikan lead sudah membaca pesan sebelumnya karena ada jeda waktu yang cukup.
***
## 7. Planning Sequence
Rencanakan sequence dari awal hingga akhir:
1. **Tentukan goal akhir** - Apa yang Anda ingin lead lakukan?
2. **Reverse engineer** - Dari goal, tentukan step-step sebelumnya
3. **Tentukan interval** - Berapa lama lead butuh tiap step?
4. **Tulis konten** - Buat copy untuk setiap pesan
5. **Test** - Jalankan test dengan akun sendiri
Hindari membuat sequence yang terlalu panjang (>10 pesan) tanpa testing. Mulai dari 3-5 pesan, lalu expand berdasarkan performa.
***
## 8. Metrik yang Perlu Di-track
Hitung berapa yang convert di setiap pesan:
```
P3 Conversion: (Yang balas "sudah" setelah P3) / (Total terima P3)
P6 Conversion: (Yang balas "sudah" setelah P6) / (Total terima P6)
Contoh:
- 100 orang terima P3, 10 beli → P3 CR: 10%
- 90 orang terima P6 (sisa), 5 beli → P6 CR: 5.5%
- Total CR: 15%
```
Identifikasi di mana lead berhenti merespons:
* **Drop setelah P1**: Pesan 1 tidak engaging
* **Drop setelah P2**: Offer tidak menarik
* **Drop setelah P3**: Harga terlalu mahal atau belum siap
* **Tidak ada yang drop**: Interval terlalu cepat, kasih waktu lebih
Bandingkan performa antar database:
| Database | Jumlah | Beli | CR | Revenue |
| ---------- | ------ | ---- | --- | ------- |
| Diet A | 100 | 15 | 15% | Rp 15jt |
| Fitness A | 80 | 12 | 15% | Rp 24jt |
| Business A | 50 | 8 | 16% | Rp 40jt |
Focus resource ke database dengan CR dan revenue tertinggi.
***
## Checklist Setup Funnel
Gunakan checklist ini untuk memastikan funnel Anda lengkap:
```markdown theme={null}
□ CAMPAIGN AWAL
□ Konten campaign sudah dibuat
□ Keyword "mau gabung" sudah jelas
□ Campaign tersimpan sebagai draft
□ DATABASE
□ Database A (Tertarik) sudah dibuat
□ Database B (Premium) sudah dibuat
□ Evergreen Campaign aktif di kedua database
□ BOT FILTER
□ Bot baru dibuat
□ Scope: Personal
□ Keyword: "mau gabung"
□ Action 1: Reply
□ Action 2: Save to Database A
□ Bot diaktifkan
□ EVERGREEN DATABASE A (6 Pesan)
□ Pesan 1: Edukasi Dasar (1 menit)
□ Pesan 2: Edukasi + Offer (1 hari)
□ Pesan 3: Konfirmasi Beli (1 hari)
□ Pesan 4: Testimoni (1 hari)
□ Pesan 5: Hard Sell (1 hari)
□ Pesan 6: Konfirmasi Final (1 hari)
□ BOT PEMINDAH
□ Bot baru dibuat
□ Scope: Personal
□ Keyword: "sudah join premium"
□ Action 1: Reply
□ Action 2: Save to Database B
□ Action 3: Unsave from Database A
□ Bot diaktifkan
□ EVERGREEN DATABASE B
□ Pesan 1: Welcome Premium (1 menit)
□ Pesan 2: Konten Eksklusif (1 hari)
□ Pesan 3+: Onboarding series (opsional)
□ TESTING
□ Campaign test dikirim
□ Keyword "mau gabung" berfungsi
□ Data masuk ke Database A
□ Evergreen A berjalan
□ Keyword "sudah join premium" berfungsi
□ Data pindah ke Database B
□ Data dihapus dari Database A
□ Evergreen B berjalan
```
**Selamat!** Anda sudah memahami cara setup Evergreen Campaign lengkap dengan funnel marketing. Tinggal copy paste konsep ini untuk campaign Anda sendiri!
# Funnel Marketing Tutorial
Source: https://docs.dripsender.id/campaign/evergreen-campaign/funnel-marketing
Tutorial lengkap membuat funnel marketing dengan Evergreen Campaign - Studi kasus Program Diet Sehat
# Funnel Marketing dengan Evergreen Campaign
Pelajari cara membuat funnel marketing lengkap menggunakan Evergreen Campaign dengan studi kasus **Program Diet Sehat**. Tutorial ini mengikuti alur praktik langsung dari video tutorial.
***
## Persiapan Sebelum Memulai
Sebelum memulai, Anda perlu menyiapkan 2 komponen utama:
Campaign broadcast ke database besar yang berisi penawaran dan keyword untuk mendeteksi ketertarikan
Dua list database: Database A (Free/Tertarik) dan Database B (Premium/Sudah Beli)
### Overview Arsitektur Funnel
```
┌─────────────────────────────────────────────────────────────────────────┐
│ ARSITEKTUR FUNNEL PROGRAM DIET │
├─────────────────────────────────────────────────────────────────────────┤
│ │
│ 📢 CAMPAIGN AWAL │
│ Broadcast ke database utama │
│ Keyword: "mau gabung" │
│ │ │
│ ▼ │
│ ┌──────────────────────────────────────┐ │
│ │ BOT FILTER (Keyword: mau gabung) │ │
│ │ • Reply: Terima kasih │ │
│ │ • Save to Database A │ │
│ └──────────────┬───────────────────────┘ │
│ │ │
│ ▼ │
│ ┌────────────────────────────────────────────────────────────────┐ │
│ │ DATABASE A - TERTARIK │ │
│ │ Evergreen Campaign: 6 Pesan │ │
│ │ ┌────────┬────────┬────────┬────────┬────────┬────────┐ │ │
│ │ │ P1 1m │─►P2 1h │─►P3 1h │─►P4 1h │─►P5 1h │─►P6 1h │ │ │
│ │ │Edukasi │ Edukasi│Konfirm │Testimoni│HardSell│Konfirm │ │ │
│ │ └────────┴────────┴────┬───┴────────┴────────┴────────┘ │ │
│ │ │ │ │
│ │ [balas "sudah join premium"] │ │
│ │ │ │ │
│ │ ▼ │ │
│ │ ┌──────────────────────────────────────┐ │ │
│ │ │ BOT PEMINDAH │ │ │
│ │ │ • Reply: Selamat │ │ │
│ │ │ • Save to Database B │ │ │
│ │ │ • Unsave from Database A ✓ │ │ │
│ │ └──────────────┬───────────────────────┘ │ │
│ │ │ (dihapus dari A) │ │
│ └─────────────────┼──────────────────────────────────────────────┘ │
│ │ │
│ ▼ │
│ ┌────────────────────────────────────────────────────────────────┐ │
│ │ DATABASE B - PREMIUM MEMBER │ │
│ │ Evergreen Campaign: Konten Eksklusif │ │
│ │ ┌────────┬────────┬────────┐ │ │
│ │ │ P1 1m │─►P2 1h │─► ... │ (onboarding series) │ │
│ │ │Welcome │Konten │ Upsell│ │ │
│ │ └────────┴────────┴────────┘ │ │
│ └────────────────────────────────────────────────────────────────┘ │
│ │
└─────────────────────────────────────────────────────────────────────────┘
```
***
## Step 1: Buat Campaign Awal
Campaign awal adalah broadcast yang dikirim ke database besar untuk menarik minat audience.
Navigasi ke menu **Campaign** → **+ Campaign Baru**
Pilih database utama yang ingin dikirimi campaign (misal: "Database Diet - Utama")
**Penting:** Sertakan keyword yang jelas untuk mendeteksi ketertarikan!
```markdown theme={null}
Halo! 👋
Kami sedang buka *Program Diet Sehat* 🥗
Benefit yang akan kamu dapatkan:
✅ Meal plan lengkap 30 hari
✅ Bimbingan 1-on-1 dengan ahli gizi
✅ Support group motivasi
✅ Akses grup eksklusif member
Yang tertarik untuk bergabung,
silakan balas *"mau gabung"* ya!
Kami akan kirim info lengkapnya 😊
```
Klik **Save as Draft** terlebih dahulu karena kita masih perlu setup komponen lain.
***
## Step 2: Buat Database List
Kita membutuhkan 2 list database untuk memisahkan leads berdasarkan statusnya.
Buka menu **Database** → **+ List Baru**
| Field | Nilai |
| --------- | -------------------------------------- |
| Nama List | `Database A - Tertarik Diet` |
| Deskripsi | Leads yang tertarik program diet sehat |
Klik **+ List Baru** lagi untuk database kedua
| Field | Nilai |
| --------- | -------------------------------------- |
| Nama List | `Database B - Premium Member` |
| Deskripsi | Member yang sudah join program premium |
Pastikan kedua database sudah muncul di list:
***
## Step 3: Buat Bot Filter (Keyword: mau gabung)
Bot ini akan mendeteksi siapa yang tertarik dan menyimpannya ke Database A.
Buka menu **Bot** → **+ Bot Baru**
Atur scope dan keyword trigger:
| Setting | Nilai |
| --------- | ------------ |
| Scope | Personal |
| Condition | Equal |
| Keyword | `mau gabung` |
Klik **Add New Action** → pilih **Reply**
```markdown theme={null}
Terima kasih {{nama}}! 🎉
Kami akan kirim informasi lengkap tentang
Program Diet Sehat ke kamu.
Cek pesan selanjutnya ya!
```
Klik **Add New Action** → pilih **Save to List**
| Setting | Nilai |
| ----------- | -------------------------- |
| Target List | Database A - Tertarik Diet |
Beri label bot untuk identifikasi:
| Setting | Nilai |
| ------- | ---------------------------- |
| Label | `Bot - Filter Tertarik Diet` |
| Status | **Aktifkan** |
**Bot Filter selesai dibuat!** Sekarang setiap orang yang balas "mau gabung" akan otomatis disimpan ke Database A dan mendapat balasan.
***
## Step 4: Buat Bot Pemindah Database (Keyword: sudah join premium)
Bot ini akan memindahkan leads dari Database A ke Database B ketika mereka konfirmasi sudah beli.
Buka menu **Bot** → **+ Bot Baru**
| Setting | Nilai |
| --------- | -------------------- |
| Scope | Personal |
| Condition | Equal |
| Keyword | `sudah join premium` |
**Add New Action** → **Reply**
```markdown theme={null}
Terima kasih {{nama}}! 🎉
Selamat bergabung di Kelas Premium Diet Sehat!
Kami akan segera mengirimkan:
✅ Link grup eksklusif member
✅ Akses materi lengkap
✅ Jadwal konsultasi pertama
Cek pesan selanjutnya ya!
```
**Add New Action** → **Save to List**
| Setting | Nilai |
| ----------- | --------------------------- |
| Target List | Database B - Premium Member |
**Add New Action** → **Unsave from List**
| Setting | Nilai |
| ----------- | -------------------------- |
| Target List | Database A - Tertarik Diet |
**Kenapa perlu dihapus dari Database A?** Agar lead tidak menerima penawaran lagi dan tidak masuk ke grup calon customer.
| Setting | Nilai |
| ------- | ------------------------ |
| Label | `Bot - Pemindah Premium` |
| Status | **Aktifkan** |
**Bot Pemindah selesai!** Ketika lead balas "sudah join premium", mereka akan: 1. Dapat balasan selamat, 2. Disimpan ke Database B, 3. Dihapus dari Database A.
***
## Step 5: Setup Evergreen Campaign di Database A
Sekarang kita buat rangkaian 6 pesan yang akan dikirim ke Database A secara berurutan.
Navigasi ke **Database** → pilih **Database A - Tertarik Diet**
Klik tab **Evergreen Campaign** → Aktifkan toggle
Klik **Add New Campaign**
| Field | Nilai |
| ---------- | ------------------------- |
| Judul | `Pesan 1 - Edukasi Dasar` |
| Send After | 1 menit |
**Konten:**
```markdown theme={null}
Halo {{nama}}! 👋
Terima kasih tertarik dengan Program Diet Sehat kami!
Sebagai permulaan, saya akan sharing 3 tips dasar
untuk memulai gaya hidup sehat:
1. 💧 Minum 2L air putih setiap hari
2. 🥗 Tambah sayur di setiap makan
3. 😴 Tidur 7-8 jam per malam
Coba praktikkan dulu ya, besok saya kirim tips lanjutan!
```
Minimize pesan 1 → Klik **Add New Campaign**
| Field | Nilai |
| ---------- | ---------------------------------------- |
| Judul | `Pesan 2 - Edukasi + Offer` |
| Send After | 1 hari setelah pesan sebelumnya terkirim |
**Konten:**
```markdown theme={null}
Halo {{nama}}!
Sudah coba tips kemarin? 💪
Hari ini saya mau share meal plan sederhana untuk pemula:
🍳 Sarapan: Oatmeal + buah
🍛 Makan siang: Nasi merah + ayam + sayur
🥑 Makan malam: Salad + protein
🔥 *SPECIAL OFFER:*
Untuk yang serius diet, kami buka Kelas Premium
Diet Sehat dengan bimbingan 1-on-1!
Minat? Balas "mau gabung" ya!
```
Klik **Add New Campaign**
| Field | Nilai |
| ---------- | ---------------------------------------- |
| Judul | `Pesan 3 - Konfirmasi Beli` |
| Send After | 1 hari setelah pesan sebelumnya terkirim |
**Konten:**
```markdown theme={null}
Hi {{nama}}!
Quick question:
Apakah Anda sudah join Kelas Premium Diet Sehat kami?
👉 Balas *SUDAH* jika sudah join
👉 Balas *BELUM* jika belum
(Yang sudah join akan kami daftarkan ke grup eksklusif)
```
Pesan 3 ini adalah pesan konfirmasi. Kita sudah buat bot khusus untuk menangani respon "sudah join premium".
Klik **Add New Campaign**
| Field | Nilai |
| ---------- | ---------------------------------------- |
| Judul | `Pesan 4 - Testimoni` |
| Send After | 1 hari setelah pesan sebelumnya terkirim |
**Konten:**
```markdown theme={null}
{{nama}}, masih semangat diet kan?
Saya mau share testimoni dari member kami:
💬 "Turun 5kg dalam 1 bulan dengan program ini!"
- Rina, 28 tahun
💬 "Pola makanku berubah total, sekarang lebih energik"
- Budi, 35 tahun
Mereka semua memulai dari hal yang sama - niat dan
bimbingan yang tepat.
Kelas Premium masih buka untuk pendaftaran 😊
```
Klik **Add New Campaign**
| Field | Nilai |
| ---------- | ---------------------------------------- |
| Judul | `Pesan 5 - Hard Sell` |
| Send After | 1 hari setelah pesan sebelumnya terkirim |
**Konten:**
```markdown theme={null}
{{nama}}, ini rahasia sukses diet yang jarang orang tahu:
80% kegagalan diet karena tidak konsisten, BUKAN karena
metodenya salah.
Makanya di Kelas Premium, kami ada:
✅ Daily check-in
✅ Support group
✅ Konsultasi langsung
✅ Meal plan lengkap 30 hari
Biaya? Harga kopi 1 bulan untuk transformasi tubuhmu.
Minat? Balas "sudah join premium" ya!
```
Klik **Add New Campaign**
| Field | Nilai |
| ---------- | ---------------------------------------- |
| Judul | `Pesan 6 - Konfirmasi Final` |
| Send After | 1 hari setelah pesan sebelumnya terkirim |
**Konten:**
```markdown theme={null}
Hi {{nama}}! 👋
Ini pesan terakhir dari saya soal Program Diet Sehat.
Saya mau konfirmasi:
Apakah Anda sudah join Kelas Premium?
👉 *SUDAH* - Saya akan daftarkan ke grup member
👉 *BELUM* - Saya akan kirim tips gratis berkala
Silakan balas *sudah join premium* ya!
```
**Evergreen Campaign Database A selesai!** Sekarang leads yang masuk ke Database A akan otomatis menerima 6 pesan berurutan.
***
## Step 6: Setup Evergreen Campaign di Database B
Buat konten eksklusif untuk member premium yang sudah join.
Navigasi ke **Database** → pilih **Database B - Premium Member**
Klik tab **Evergreen Campaign** → Aktifkan toggle
Klik **Add New Campaign**
| Field | Nilai |
| ---------- | --------------------------- |
| Judul | `Pesan 1 - Welcome Premium` |
| Send After | 1 menit |
**Konten:**
```markdown theme={null}
Selamat datang di Kelas Premium, {{nama}}! 🌟
Kamu sekarang adalah bagian dari komunitas
yang serius dengan kesehatan.
Link grup eksklusif member:
👉 [Link Grup WA]
Segera bergabung ya untuk dapat update terbaru!
```
Klik **Add New Campaign**
| Field | Nilai |
| ---------- | ---------------------------------------- |
| Judul | `Pesan 2 - Konten Eksklusif` |
| Send After | 1 hari setelah pesan sebelumnya terkirim |
**Konten:**
```markdown theme={null}
{{nama}}, ini konten eksklusif untuk member premium! 💎
*Meal Plan Minggu 1 - Level Beginner*
📅 Senin:
Sarapan: Overnight oats + blueberry
Makan: Grilled chicken + quinoa + brokoli
Malam: Salmon + asparagus
📅 Selasa:
... (lanjutkan)
Catat dan siapkan bahan-bahannya ya!
```
**Evergreen Campaign Database B selesai!** Member premium akan menerima konten eksklusif secara berurutan.
***
## Step 7: Testing Funnel
Pastikan semua komponen bekerja dengan baik sebelum digunakan untuk audience nyata.
Buka campaign yang sudah dibuat → Kirim ke nomor WhatsApp Anda sendiri
Balas pesan dengan "mau gabung" dan verifikasi:
* ✅ Dapat balasan otomatis
* ✅ Data masuk ke Database A
* ✅ Pesan 1 Evergreen terkirim (tunggu 1 menit)
Cek Database A, nomor Anda harus sudah masuk:
Balas dengan "sudah join premium" dan verifikasi:
* ✅ Dapat balasan selamat
* ✅ Data pindah ke Database B
* ✅ Data dihapus dari Database A
* ✅ Pesan 1 Premium terkirim (tunggu 1 menit)
Cek kedua database:
| Database | Ekspektasi |
| ---------- | ----------------------------- |
| Database A | Data Anda **sudah tidak ada** |
| Database B | Data Anda **sudah ada** |
**Testing selesai!** Jika semua berjalan sesuai ekspektasi, funnel Anda siap digunakan.
### Diagram Alur Lengkap
```
HARI 1 (Campaign Broadcast)
├── Kirim ke 1000 leads
├── Yang balas "tertarik" → Bot simpan ke Database A (100 orang)
└── Yang tidak balas → Tidak ada action
HARI 1-2 (Evergreen Database A)
├── P1 (5 menit): Edukasi dasar
├── P2 (H+1): Edukasi + Offer
└── P3 (H+2): Konfirmasi beli
├── Jawab "SUDAH" → Pindah ke Database B + Hapus dari A
└── Jawab "BELUM" → Lanjut P4
HARI 3-6 (Lanjutan untuk yang BELUM)
├── P4 (H+4): Testimoni
├── P5 (H+5): Hard sell
└── P6 (H+6): Konfirmasi final
├── Jawab "SUDAH" → Pindah ke Database B + Hapus dari A
└── Jawab "BELUM" → Tetap di A (bisa lanjut campaign lain)
DATABASE B (Premium)
├── Evergreen onboarding (opsional)
├── Grup WA member
└── Upsell sequence (setelah 1 minggu)
```
***
## Strategi Upsell Database B
Database B (yang sudah beli) bisa ditawari produk upsell:
Setelah 1 minggu join, tawarkan suplemen pelengkap
Setelah 1 bulan, tawarkan program diet lanjutan
Untuk yang ingin hasil lebih maksimal
T-shirt, shaker, meal prep container
# Getting Started
Source: https://docs.dripsender.id/campaign/evergreen-campaign/getting-started
Tutorial dasar membuat Evergreen Campaign pertama Anda
# Getting Started dengan Evergreen Campaign
Panduan langkah demi langkah untuk membuat Evergreen Campaign pertama Anda dari nol.
***
## Step 1: Siapkan Database
Buat list database untuk menampung leads yang akan menerima evergreen campaign.
Klik menu **Database** di sidebar
Klik **+ List Baru** dan beri nama sesuai campaign (contoh: "Evergreen Leads")
Aktifkan toggle **Evergreen Campaign** di pengaturan list
***
## Step 2: Buat Pesan Pertama
Pesan pertama selalu menggunakan waktu lead masuk sebagai referensi.
| Field | Nilai | Keterangan |
| ---------- | --------------- | --------------------------- |
| **Judul** | Welcome Message | Untuk identifikasi internal |
| **Waktu** | 5 | Durasi setelah lead masuk |
| **Satuan** | Menit | Menit/Jam/Hari |
Pesan pertama selalu dihitung dari waktu lead masuk ke database.
```
Halo {{nama}}! 👋
Selamat datang! Terima kasih telah bergabung.
Saya akan mengirimkan informasi berguna
secara bertahap dalam beberapa hari ke depan.
Pantau pesan dari kami ya! 😊
```
***
## Step 3: Tambah Pesan Berikutnya
Pesan kedua dan seterusnya akan menggunakan waktu pesan sebelumnya sebagai referensi.
Klik minimize untuk menyembunyikan pesan yang sudah dibuat
Klik **Add New Message** untuk membuat pesan berikutnya
Set waktu yang dihitung **sejak pesan sebelumnya terkirim**
| Field | Nilai | Hasil |
| ------------ | ----------------- | ---------------------------------------- |
| Judul | Follow-up Edukasi | - |
| Waktu | 1 | 1 hari |
| Satuan | Hari | Setelah pesan 1 terkirim |
| **Terkirim** | - | Selasa 12:05 (jika pesan 1: Senin 12:05) |
***
## Step 4: Lanjutkan Sequence
Tambahkan pesan ketiga, keempat, dan seterusnya dengan pola yang sama.
| Urutan | Jeda | Referensi | Waktu Terkirim |
| ------- | ------- | ---------------- | -------------- |
| Pesan 1 | 5 menit | Lead masuk | Senin 12:05 |
| Pesan 2 | 1 hari | Pesan 1 terkirim | Selasa 12:05 |
| Pesan 3 | 2 hari | Pesan 2 terkirim | Kamis 12:05 |
| Pesan 4 | 3 hari | Pesan 3 terkirim | Minggu 12:05 |
| Pesan 5 | 1 hari | Pesan 4 terkirim | Senin 12:05 |
***
## Step 5: Simpan dan Aktifkan
Pastikan semua pesan sudah terkonfigurasi dengan benar sebelum mengaktifkan.
Evergreen Campaign aktif! Setiap lead baru akan menerima pesan sesuai sequence yang telah dibuat.
***
## Contoh Kasus: Email Course 7 Hari
**Struktur Course:**
**Pesan 1 (5 menit)** - Selamat Datang & Outline
```
Halo {{nama}}! 🎉
Selamat bergabung di Mini Course WhatsApp Marketing!
Selama 7 hari ke depan, Anda akan menerima:
📌 Day 1: Optimasi Profil WhatsApp
📌 Day 2: Strategi Broadcast
📌 Day 3: Copywriting
📌 Day 4: dll...
Lesson pertama datang sebentar lagi!
```
**Pesan 2 (4 jam)** - Day 1: Optimasi Profil
```
{{nama}}, ini Lesson 1! 📚
[Konten lengkap tentang optimasi profil WA]
Praktikkan dulu ya, lesson 2 datang besok.
```
**Pesan 3 (1 hari)** - Day 2: Broadcast Strategy
```
Lesson 2 siap, {{nama}}! 🚀
[Konten tentang strategi broadcast]
Ps: Sudah coba optimasi profil kemarin?
```
**Pesan 4 (1 hari)** - Day 3: Copywriting
```
{{nama}}, di Lesson 3 ini kita bahas copywriting...
[Konten lengkap]
```
**Pesan 5 (2 hari)** - Day 4 & 5
```
Double lesson untuk {{nama}}! 💪
[Konten Day 4 & 5]
```
**Pesan 6 (1 hari)** - Day 6: Automation
```
Lesson 6: Automation dengan Dripsender 🤖
[Konten lengkap]
```
**Pesan 7 (1 hari)** - Final: Bonus & Next Step
```
Selamat {{nama}}! 🎓
Anda sudah menyelesaikan Mini Course!
Bonus: [Link/Resource]
Next step: [CTA]
Sukses selalu! 🌟
```
***
## Timeline Visual Perbandingan
| Hari | Pesan | Jam |
| ------ | ----------- | ----- |
| Senin | 1 (Welcome) | 12:05 |
| Selasa | 2 (Day 1) | 12:00 |
| Rabu | 3 (Day 2) | 12:00 |
| Kamis | 4 (Day 3) | 12:00 |
| Jumat | 5 (Day 4) | 12:00 |
Semua pesan terkirim jam 12:00 karena dihitung dari lead masuk jam 12:00.
| Hari | Pesan | Jam |
| ------ | ----------- | ----- |
| Senin | 1 (Welcome) | 12:05 |
| Selasa | 2 (Day 1) | 12:05 |
| Kamis | 3 (Day 2) | 12:05 |
| Sabtu | 4 (Day 3) | 12:05 |
| Minggu | 5 (Day 4) | 12:05 |
Semua pesan terkirim jam 12:05 karena dihitung dari pesan sebelumnya.
# Evergreen Campaign
Source: https://docs.dripsender.id/campaign/evergreen-campaign/index
Kirim pesan berantai yang selalu terasa baru dengan jadwal berbasis waktu pengiriman pesan sebelumnya
# Evergreen Campaign
Evergreen Campaign adalah fitur otomatisasi yang mengirim serangkaian pesan secara berurutan, di mana jadwal pengiriman setiap pesan dihitung berdasarkan **kapan pesan sebelumnya terkirim**, bukan berdasarkan kapan lead masuk ke database.
Nama "Evergreen" dipilih karena pesan terasa selalu baru dan relevan. Anda cukup mengatur sekali di awal, dan sistem akan mengirimkan pesan secara otomatis mengikuti urutan waktu pengiriman.
***
## Skema Kerja: Funnel Marketing dengan Evergreen
Evergreen Campaign paling efektif digunakan untuk **funnel marketing** - mengubah lead dari yang tertarik menjadi pembeli melalui rangkaian edukasi dan penawaran bertahap.
### Alur Kerja Lengkap
```
┌─────────────────────────────────────────────────────────────────────────┐
│ CAMPAIGN AWAL │
│ (Kirim ke 1000 leads - Program Diet Sehat) │
│ │ │
│ ▼ │
│ ┌─────────────────────────────────────┐ │
│ │ Bot mendeteksi yang TERTARIK (100) │ │
│ │ Keywords: "tertarik", "info", etc │ │
│ └──────────────┬──────────────────────┘ │
│ │ │
│ ▼ │
│ ┌─────────────────────────┐ │
│ │ DATABASE A (FREE) │◄── AKTIFKAN EVERGREEN CAMPAIGN │
│ │ 100 leads tertarik │ │
│ └─────────────┬───────────┘ │
│ │ │
│ ┌───────────┼───────────┬───────────┬───────────┬───────────┐ │
│ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼ │
│ ┌─────┐ ┌─────┐ ┌─────┐ ┌─────┐ ┌─────┐ ┌─────┐ │
│ │ P1 │───►│ P2 │───►│ P3 │───►│ P4 │───►│ P5 │───►│ P6 │ │
│ │ 5m │ │ 1h │ │ 1h │ │ 2h │ │ 1h │ │ 1h │ │
│ └─────┘ └─────┘ └─────┘ └─────┘ └─────┘ └─────┘ │
│ Edukasi Edukasi Konfirmasi Edukasi Edukasi Konfirmasi │
│ Lanjut +Offer Beli? Lanjut Lanjut Beli? │
│ │ │
│ ┌─────────────────────────┘ │
│ │ │
│ ▼ │
│ ┌─────────────────────────────────────┐ │
│ │ 10 orang balas "SUDAH BELI" │ │
│ │ Bot: Simpan ke Database B + Hapus │ │
│ │ dari Database A │ │
│ └──────────────┬──────────────────────┘ │
│ │ │
│ ▼ │
│ ┌─────────────────────────┐ ┌─────────────────────────┐ │
│ │ DATABASE B │ │ DATABASE A (SISA 90) │ │
│ │ (PREMIUM/JOIN) │ │ Masih dapat edukasi │ │
│ │ 10 orang │ │ sampai beli │ │
│ │ │ │ │ │
│ │ ► Upsell campaign │ │ ► Lanjut P4, P5, P6 │ │
│ │ ► Evergreen onboarding │ │ ► Bot cek beli lagi │ │
│ │ ► Tidak ditawari lagi │ │ ► Yang beli pindah ke B │ │
│ └─────────────────────────┘ └─────────────────────────┘ │
└─────────────────────────────────────────────────────────────────────────┘
```
### Penjelasan Alur
Kirim campaign ke database besar (misal: 1000 leads). Campaign berisi penawaran program diet sehat.
Aktifkan bot untuk mendeteksi yang balas dengan keyword tertentu ("tertarik", "info", "mau", dll). Yang tertarik otomatis masuk ke **Database A**.
Di Database A, aktifkan Evergreen Campaign dengan 6 pesan edukasi & penawaran bertahap.
Di pesan ke-3 dan ke-6, tanyakan apakah sudah beli. Bot akan mendeteksi jawaban.
Yang sudah beli dipindahkan ke **Database B** (Premium) dan dihapus dari Database A agar tidak ditawari lagi.
Database B bisa diaktifkan Evergreen Campaign lagi untuk upsell produk lain.
***
## Perbedaan Drip Message vs Evergreen Campaign
Setiap pesan dihitung dari waktu lead pertama kali masuk ke database.
**Contoh timeline:**
* Lead masuk: Senin 12:00
* Pesan 1: 5 menit setelah masuk → Senin 12:05
* Pesan 2: 1 hari setelah masuk → Selasa 12:00
* Pesan 3: 3 hari setelah masuk → Kamis 12:00
Semua pesan menggunakan **referensi waktu yang sama**: saat lead masuk database.
Setiap pesan dihitung dari kapan pesan sebelumnya berhasil terkirim.
**Contoh timeline:**
* Lead masuk: Senin 12:00
* Pesan 1: 5 menit setelah masuk → Senin 12:05
* Pesan 2: 1 hari setelah pesan 1 → Selasa 12:05
* Pesan 3: 3 hari setelah pesan 2 → Jumat 12:05
Setiap pesan menggunakan **referensi waktu yang berbeda**: kapan pesan sebelumnya terkirim.
***
## Visualisasi Perbedaan
### Timeline Drip Message
```
Lead Masuk Database
│
▼
Senin 12:00
│
├── 5 menit ──► Pesan 1: Senin 12:05
│
├── 1 hari ───► Pesan 2: Selasa 12:00 (referensi: Senin 12:00)
│
└── 3 hari ───► Pesan 3: Kamis 12:00 (referensi: Senin 12:00)
```
### Timeline Evergreen Campaign
```
Lead Masuk Database
│
▼
Senin 12:00
│
├── 5 menit ──► Pesan 1: Senin 12:05
│
├── 1 hari ──► Pesan 2: Selasa 12:05 (referensi: Senin 12:05)
│
└── 3 hari ──► Pesan 3: Jumat 12:05 (referensi: Selasa 12:05)
```
***
## Kapan Menggunakan Evergreen Campaign?
Ketika setiap pesan perlu jeda waktu setelah pesan sebelumnya dibaca, bukan setelah lead masuk
Campaign edukasi yang membutuhkan waktu cukup untuk lead mencerna setiap pesan
Mengirim penawaran bertahap setelah lead merespons pesan sebelumnya
Proses onboarding yang memerlukan lead menyelesaikan step sebelumnya
***
## Contoh Kasus Penggunaan
**Studi kasus lengkap**: 6 pesan sequence untuk mengubah leads tertarik menjadi member premium dengan bot filter dan pemindahan database otomatis.
**Mini course WhatsApp**: 7 pesan edukasi bertahap tentang WhatsApp Marketing dengan jeda optimal antar lesson.
**Welcome series**: Pesan selamat datang, link grup, akses materi, dan check-in berkala untuk member baru.
***
## Ringkasan: Pilih yang Tepat
* Anda ingin setiap pesan punya jeda waktu setelah pesan sebelumnya
* Konten memerlukan waktu untuk lead mencerna sebelum lanjut
* Sequence terasa seperti percakapan berkelanjutan
* Anda ingin mengirim course, tutorial, atau konten berjenjang
* Anda ingin pesan dikirim berdasarkan waktu lead masuk
* Sequence lebih pendek dan independen
* Timing lebih penting dari konten berkelanjutan
* Mengirim reminder atau follow-up periodik
# Troubleshooting & FAQ
Source: https://docs.dripsender.id/campaign/evergreen-campaign/troubleshooting
Solusi masalah umum dan pertanyaan seputar Evergreen Campaign
# Troubleshooting & FAQ
Solusi untuk masalah umum dan pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Evergreen Campaign.
***
## Troubleshooting
**Pastikan:**
* Urutan pesan sudah benar di dashboard
* Tidak ada pesan dengan waktu yang sama
* Interval antar pesan logis (tidak mundur)
**Cek:**
* Toggle Evergreen Campaign sudah aktif
* Lead masuk ke list yang benar
* Campaign masih dalam status aktif
**Cek:**
* Bot sudah diaktifkan (toggle ON)
* Keyword sesuai (perhatikan spasi dan huruf)
* Scope bot benar (Personal/Group)
* Tidak ada bot lain dengan keyword yang bertabrakan
Pastikan keyword "mau gabung" dan "sudah join premium" ditulis persis seperti yang dikonfigurasi. Bot bersifat case-sensitive.
**Cek:**
* Bot pemindah sudah aktif
* Keyword "sudah join premium" sesuai
* Action urutan: Reply → Save to B → Unsave from A
* Database B sudah dibuat dan tersedia
Urutan action sangat penting! Pastikan "Unsave from Database A" adalah action terakhir agar data tidak hilang jika ada error.
**Evaluasi timing:**
* Review interval antar pesan
* Pertimbangkan waktu optimal pengiriman (09:00-17:00)
* Sesuaikan dengan behavior audience Anda
**Cek:**
* Evergreen Campaign toggle aktif di database tersebut
* Pesan pertama sudah dibuat
* Interval waktu tidak negatif atau nol
* Tidak ada konflik dengan Drip Message (hanya boleh salah satu)
***
## FAQ
Tidak. Satu list database hanya bisa menggunakan satu mode: Drip Message atau Evergreen Campaign. Pilih yang paling sesuai dengan strategi Anda.
Jika pesan sebelumnya gagal terkirim, pesan berikutnya tetap akan dijadwalkan berdasarkan waktu yang seharusnya pesan sebelumnya terkirim. Sistem tidak menunggu retry.
Ya. Anda bisa menonaktifkan toggle Evergreen Campaign. Lead yang sudah dalam sequence akan tetap melanjutkan, tapi lead baru tidak akan masuk sequence.
Sequence akan tetap berjalan sesuai jadwal. Jika Anda ingin menghentikan sequence saat lead reply, pertimbangkan menggunakan fitur Bot Automation.
Tidak ada batasan jumlah pesan, namun kami merekomendasikan maksimal 10 pesan untuk menjaga engagement. Sequence yang terlalu panjang bisa membuat lead fatigue.
Tidak. Setiap lead hanya akan menerima sequence sekali saat pertama kali masuk ke database. Jika lead dikeluarkan lalu dimasukkan lagi, sequence akan berjalan lagi.
***
## Kontak Support
Jika masalah Anda tidak teratasi, silakan hubungi tim support kami:
* **Email**: [support@dripsender.com](mailto:support@dripsender.com)
* **WhatsApp**: [+62 813-7388-7727](https://wa.me/6281373887727)
* **Jam operasional**: Senin-Jumat, 09:00-17:00 WIB
# Loop Message
Source: https://docs.dripsender.id/campaign/loop-message
Panduan lengkap menggunakan fitur Loop Message untuk mengirim pengingat otomatis secara berkala
# Loop Message
## Apa itu Loop Message?
**Loop Message** adalah fitur Dripsender yang memungkinkan Anda mengirimkan pesan yang sama kepada kontak secara berulang-ulang berdasarkan interval waktu yang Anda tentukan. Pesan akan terkirim secara otomatis tanpa perlu setting manual setiap kali.
Cocok untuk pengingat tagihan, cicilan, pembayaran berkala, atau notifikasi rutin lainnya.
## Kasus Penggunaan
Ingatkan customer tentang jatuh tempo pembayaran setiap bulan.
Beritahu member tentang perpanjangan membership yang akan berakhir.
Ingatkan tim untuk mengumpulkan laporan atau tugas secara rutin.
Notifikasi maintenance produk atau layanan secara berkala.
Ingatkan pelanggan tentang renewal subscription layanan.
Kirim promo otomatis setiap periode tertentu ke customer.
## Cara Kerja Loop Message
Tentukan kontak mana yang akan menerima loop message.
Tentukan seberapa sering pesan dikirim (dalam hari atau jam).
Tulis pesan dengan variabel dinamis seperti nama customer.
Loop message akan berjalan otomatis sesuai jadwal.
Kontak menerima pesan pengingat secara berkala.
## Membuat Loop Message
### 1. Pilih Database Kontak
Navigasi ke halaman **Campaign** → **Loop Message** di dashboard Dripsender.
Pilih database kontak yang ingin dikirimi loop message.
Pastikan database sudah berisi kontak yang valid dan aktif.
### 2. Konfigurasi Loop Message
Klik tombol untuk membuat loop message baru.
Berikan nama/judul untuk loop message ini:
```
Contoh: "Tagihan Server Bulanan"
Contoh: "Reminder Cicilan Customer"
Contoh: "Notifikasi Perpanjangan Member"
```
Judul membantu Anda mengidentifikasi loop message di daftar.
Tentukan interval pengiriman dalam satuan **hari**.
| Interval | Kapan Digunakan |
| -------- | -------------------- |
| 7 hari | Pengingat mingguan |
| 14 hari | Pengingat 2 mingguan |
| 30 hari | Pengingat bulanan |
| 90 hari | Pengingat 3 bulanan |
**Cara Hitung:** Waktu dihitung dari saat loop message dibuat. Jika dibuat hari ini dengan interval 29 hari, maka pesan pertama terkirim 29 hari dari sekarang.
### 3. Buat Pesan
Buat pesan yang akan dikirim secara berulang. Anda bisa menggunakan variabel/parameter untuk personalisasi.
| Variabel | Fungsi | Contoh Output |
| ---------------- | -------------------- | ------------- |
| `{name}` | Nama kontak | Halo Kak Budi |
| `{phone}` | Nomor telepon | 08123456789 |
| `{custom_field}` | Field custom lainnya | Sesuai data |
```
Halo Kak {name}!
Saya ingatkan 2 hari lagi waktunya bayar tagihan cicilan server.
Mohon segera lakukan pembayaran ya agar layanan tetap aktif.
Terima kasih!
```
Anda bisa menambahkan pesan tambahan yang akan dikirim setelah pesan pertama.
Pesan kedua berguna untuk informasi pelengkap atau call-to-action.
### 4. Simpan Loop Message
Pastikan semua pengaturan sudah benar:
* [ ] Judul loop message
* [ ] Interval waktu sudah sesuai
* [ ] Pesan sudah lengkap dan benar
* [ ] Variabel atau lainnya sudah digunakan jika perlu
Klik tombol **Save** untuk mengaktifkan loop message.
Loop message berhasil dibuat dan akan berjalan otomatis!
## Mengelola Loop Message
### Melihat Daftar Loop Message
Setelah membuat loop message, Anda akan melihat daftar semua loop yang aktif dengan informasi:
* **Judul**: Nama loop message
* **Interval**: Frekuensi pengiriman
* **Status**: Aktif/Nonaktif
* **Next Send**: Kapan pengiriman berikutnya
### Mengecek Antrian Pengiriman
Klik pada loop message yang ingin dicek.
Anda akan melihat status pengiriman seperti:
```
Status: Waiting in 29 days
```
Artinya pesan akan terkirim 29 hari lagi.
### Membuat Multiple Loop Messages
Anda bisa membuat lebih dari satu loop message untuk keperluan berbeda:
Interval: 30 hari
Target: Klien server
Interval: 7 hari
Target: Customer cicilan
Interval: 90 hari
Target: Member
## Interval Waktu
### Konversi Hari ke Kasus Penggunaan
| Jumlah Hari | Periode | Contoh Penggunaan |
| ----------- | ------------- | ------------------ |
| 1 hari | Harian | Daily reminder |
| 3 hari | 3 hari sekali | Follow up ringan |
| 7 hari | Mingguan | Weekly summary |
| 14 hari | 2 mingguan | Bi-weekly reminder |
| 30 hari | Bulanan | Tagihan bulanan |
| 90 hari | 3 bulanan | Quarterly report |
### Tips Menentukan Interval
Gunakan interval **29-30 hari** untuk mengingatkan jatuh tempo tagihan.
Mengapa 29 hari? Untuk memberikan waktu 1-2 hari sebelum jatuh tempo agar customer bisa mempersiapkan pembayaran.
Gunakan interval **7 hari** untuk cicilan yang jatuh tempo setiap minggu.
Untuk membership tahunan, gunakan interval **330-350 hari** (mengingatkan sebelum expired).
## Contoh Penggunaan Real
### Studi Kasus: Tagihan Server
```
Skenario:
- Klien: PT Maju Jaya
- Layanan: Server Hosting
- Tagihan: Setiap tanggal 30
- Loop Message: Dibuat tanggal 1
- Interval: 28 hari
Hasil:
- Pesan terkirim: Tanggal 29 (H-1 sebelum jatuh tempo)
- Isi pesan: "Halo Kak {name}, besok tanggal 30 waktunya bayar tagihan server..."
- Berikutnya: Terkirim lagi 28 hari setelahnya
```
### Studi Kasus: Reminder Tugas Tim
```
Skenario:
- Target: Tim Marketing
- Tugas: Laporan mingguan
- Jadwal: Setiap hari Jumat
- Loop Message: Dibuat hari Senin
- Interval: 4 hari
Hasil:
- Pesan terkirim: Hari Jumat
- Isi pesan: "Halo {name}, jangan lupa submit laporan mingguan hari ini ya!"
- Berikutnya: Setiap 4 hari (tiap Jumat)
```
## Best Practices
Selalu gunakan untuk personalisasi agar pesan terasa lebih personal.
Atur interval sedikit lebih awal dari jatuh tempo untuk memberikan waktu persiapan.
Tulis pesan singkat dan jelas. Sertakan informasi penting seperti nominal tagihan atau deadline.
Cek status loop message secara berkala untuk memastikan pengiriman lancar.
## Troubleshooting
* Pastikan database masih berisi kontak yang valid
* Cek apakah nomor WhatsApp masih terhubung dengan Dripsender
* Periksa status loop message masih aktif
Jika salah mengatur interval, hapus loop message yang lama dan buat yang baru dengan interval yang benar.
Pastikan menggunakan variabel dengan format yang benar. Cek apakah data nama di database sudah terisi.
## FAQ
Ya, setiap pengiriman loop message menggunakan kuota broadcast Anda seperti pengiriman normal.
Tidak bisa mengubah interval yang sudah dibuat. Anda perlu menghapus loop message lama dan membuat yang baru.
Loop message hanya bisa dikirim ke kontak individual dalam database, tidak bisa ke grup.
Masuk ke daftar loop message, klik icon hapus pada loop yang ingin dihapus, lalu konfirmasi.
Saat ini interval menggunakan satuan hari. Untuk interval jam, Anda bisa menggunakan fitur Schedule Message.
## Selanjutnya
Pelajari fitur campaign lainnya:
Kirim broadcast satu kali ke banyak kontak
Kirim broadcast dengan auto-reply bot
Atur jeda antar pengiriman untuk menghindari banned
# Membuat Campaign
Source: https://docs.dripsender.id/campaign/membuat-campaign
Panduan lengkap membuat dan mengirim campaign WhatsApp broadcast dengan Dripsender - dari setup hingga monitoring hasil
# Membuat Campaign
Campaign adalah fitur broadcast WhatsApp yang memungkinkan Anda mengirim pesan ke ribuan kontak secara bersamaan. Dengan sistem batch sending dan delay control yang cerdas, campaign Anda tetap aman dari pembatasan WhatsApp.
Broadcast penawaran produk baru, diskon, atau promo spesial ke seluruh customer database.
Informasi penting seperti perubahan jam operasional, alamat baru, atau kebijakan baru.
Campaign interaktif dengan bot yang merespon secara otomatis berdasarkan keyword.
Kirim pesan ke banyak grup WhatsApp sekaligus untuk komunitas atau channel announcement.
***
## Cara Kerja Campaign
Tentukan apakah campaign dikirim ke kontak personal (japri) atau grup WhatsApp
Buat konten menarik dengan teks, gambar, atau dokumen
Konfigurasi batch dan delay untuk keamanan akun
Campaign berjalan otomatis sesuai jadwal, pantau progress real-time
***
## Jenis Campaign
Kirim pesan privat ke masing-masing kontak di database. Pesan masuk ke chat pribadi penerima.
**Cocok untuk:**
* Promosi produk personal
* Pengumuman eksklusif
* Follow-up customer
Broadcast ke grup-grup WhatsApp yang Anda kelola sebagai admin.
**Cocok untuk:**
* Komunitas member
* Grup reseller
* Channel announcement
***
## Tutorial Video: Membuat Campaign Personal
Berikut adalah panduan langkah demi langkah membuat campaign personal dengan sistem batch sending.
### Step 1: Akses Menu Campaign
Login ke [Portal Dripsender](https://portal.dripsender.id), lalu pilih menu **Campaign** dari sidebar. Klik tombol **+ Campaign** untuk memulai.
Pastikan WhatsApp Anda sudah terhubung dan statusnya "Connected" sebelum membuat campaign.
***
### Step 2: Pilih Tipe Campaign
Pilih **Campaign 1** untuk personal broadcast. Sistem akan menampilkan form konfigurasi lengkap.
***
### Step 3: Konfigurasi Target Database
Pilih database yang berisi kontak target Anda. Anda bisa mengirim ke beberapa database sekaligus.
Pastikan database sudah diverifikasi dan kontak aktif. Hapus nomor yang tidak valid untuk meningkatkan delivery rate.
Aktifkan fitur ini untuk membagi pengiriman menjadi beberapa kloter. Contoh: 982 kontak dibagi per 100 kontak = 10 batch.
**Keuntungan Batch Sending:**
* Menghindari banned WhatsApp
* Bisa atur jeda antar batch
* Monitoring lebih terkontrol
***
### Step 4: Atur Jadwal Pengiriman
**Penting:** Sesuaikan waktu pengiriman dengan durasi editing campaign Anda. Jika butuh 15 menit untuk edit, set waktu kirim minimal 15 menit dari sekarang.
Klik field waktu dan pilih kapan campaign akan dikirim
Beri tambahan waktu 5-10 menit untuk jaga-jaga saat editing
Pastikan waktu sesuai zona waktu lokal Anda (WIB/WITA/WIT)
***
### Step 5: Buat Konten Campaign
Tulis pesan yang menarik dan personal. Gunakan format WhatsApp:
```markdown theme={null}
*Teks Bold* → untuk penekanan
_Teks Italic_ → untuk kutipan
~Teks Coret~ → untuk informasi lama
```
Preview otomatis akan muncul saat Anda mengetik.
Tambahkan media untuk engagement lebih baik:
* **Gambar:** JPG, PNG, GIF (maks 5MB)
* **Dokumen:** PDF, DOC, XLS
* **Video:** MP4 (maks 16MB)
Klik **Tambah Pesan** untuk mengirim urutan pesan:
1. Pesan 1: Gambar produk
2. Pesan 2: Deskripsi detail
3. Pesan 3: CTA dan kontak
***
### Step 6: Konfigurasi Delay Time
Pengaturan delay yang tepat adalah kunci keamanan akun WhatsApp Anda.
#### Minimal Time per Message
Jarak waktu antar pesan dalam satu kontak (dalam milidetik):
* **2000ms - 5000ms** (2-5 detik)
* Default: 2000ms
#### Minimal Next Contact
Jarak waktu antar kontak berbeda (dalam milidetik):
* **10000ms - 14000ms** (10-14 detik) ← Rekomendasi
* Minimal: 5000ms (5 detik) ← Risiko banned tinggi
10-14 detik per kontak
Delivery rate: 95%+
5-8 detik per kontak
Delivery rate: 85-95%
\<3 detik per kontak
Risiko banned tinggi
***
### Step 7: Simpan Campaign
Simpan tanpa mengirim. Bisa diedit kapan saja.
**Gunakan saat:**
* Masih ragu dengan konten
* Mau review ulang nanti
* Waktu kirim belum ditentukan
Simpan dan aktifkan pengiriman.
**Perhatikan:**
* Pastikan semua setting benar
* Waktu kirim sudah sesuai
* Tidak bisa diedit setelah tersimpan
Setelah tersimpan, campaign akan muncul di daftar dengan status "Waiting" sampai waktu pengiriman tiba.
***
## Campaign dengan Bot (Auto-Response)
Buat campaign interaktif dengan sistem auto-reply. Ketika penerima membalas dengan keyword tertentu, bot akan merespon secara otomatis.
Centang opsi "Sertakan Bot" saat membuat campaign
Tentukan keyword pemicu seperti "1", "2", "INFO", dll
Tulis pesan balasan untuk masing-masing keyword
**Pesan Campaign:**
```
Halo {{nama}}!
Promo spesial hari ini:
Ketik *1* → Info paket Basic
Ketik *2* → Info paket Pro
Ketik *3* → Konsultasi gratis
```
**Respon Bot:**
| Keyword | Aksi |
| ------- | ------------------------ |
| 1 | Kirim detail paket Basic |
| 2 | Kirim detail paket Pro |
| 3 | Kirim jadwal konsultasi |
Lihat detail lengkap di [Include Bot](/bot-group/include-bot).
***
## Monitoring Campaign
Setelah campaign aktif, pantau progress di dashboard:
| Status | Keterangan |
| ----------- | ---------------------------------------- |
| **Waiting** | Menunggu waktu pengiriman |
| **Running** | Sedang dalam proses pengiriman |
| **Sent** | Berhasil terkirim |
| **Failed** | Gagal terkirim (nomor tidak valid/block) |
| **Read** | Pesan sudah dibaca penerima |
***
## Tips Campaign Sukses
Waktu terbaik mengirim campaign:
* **Hari Kerja:** 09:00-11:00 atau 13:00-16:00
* **Hari Libur:** 10:00-12:00
* **Hindari:** 22:00-07:00 (jam tidur)
Gunakan variabel untuk pesan personal:
* `{{nama}}` → Nama kontak
* `{{kota}}` → Kota kontak
* `{{custom_field}}` → Field custom database
Selalu test sebelum broadcast:
1. Kirim ke nomor Anda sendiri
2. Cek tampilan di WhatsApp
3. Pastikan link/media berfungsi
Untuk database besar (1000+):
* Bagi per 100-200 kontak per batch
* Jeda antar batch: 30-60 menit
* Monitor hasil tiap batch
***
## Troubleshooting Campaign
**Penyebab & Solusi:**
* WhatsApp terputus → Reconnect di [Pengaturan](/account/connecting-whatsapp)
* Waktu kirim sudah lewat → Edit dan update jadwal
* Database kosong → Periksa isi list kontak
**Penyebab & Solusi:**
* Delay terlalu cepat → Naikkan ke 10-14 detik
* Nomor tidak valid → Bersihkan database
* Diblokir penerima → Gunakan variasi konten
**Langkah pemulihan:**
1. Hentikan campaign aktif
2. Tunggu 24-48 jam
3. Ganti nomor WhatsApp jika perlu
4. Naikkan delay signifikan untuk campaign berikutnya
***
## Video Tutorial Lengkap
Tutorial membuat campaign sederhana untuk pemula
Kombinasi campaign dengan auto-reply
Strategi batch sending untuk database besar
Mengatasi masalah umum campaign
# Mengaktifkan Chat AI
Source: https://docs.dripsender.id/chat-ai/activation
Panduan lengkap mengaktifkan dan mengkonfigurasi Chat AI di DripSender
## Prasyarat
Sebelum mengaktifkan Chat AI, pastikan semua persyaratan berikut terpenuhi:
WhatsApp device sudah terhubung
Memiliki saldo token AI yang cukup
Sudah menyiapkan informasi bisnis dasar
## Langkah 1: Memastikan Token Tersedia
Masuk ke menu **WhatsApp** > **Chat AI**
Periksa sisa token di bagian atas halaman
Jika token habis, klik **"Beli Token"** untuk membeli paket token
## Langkah 2: Mengaktifkan Chat AI
cara untuk mengaktifkan Chat AI:
1. Di halaman Chat AI, aktifkan toggle switch **"Chat AI"** di bagian atas
2. Konfirmasi aktivasi jika diminta
## Konfigurasi Tab General
Tab General berisi pengaturan dasar yang perlu dikonfigurasi:
### 1. Company Name
Company name digunakan untuk identifikasi dan personalisasi AI.
Di tab General, cari bagian **"Company Name"**
Masukkan nama bisnis atau brand Anda
Nama ini akan digunakan AI saat memperkenalkan diri kepada pelanggan.
### 2. Activation Mode
Activation mode menentukan kapan Chat AI akan merespons pesan.
AI merespons SEMUA pesan yang masuk
**Cocok untuk:**
* Customer service 24/7
* Otomatisasi penuh
* Pelanggan tidak perlu mengetahui cara mengaktifkan AI
AI akan aktif setelah pelanggan mengetikkan **keyword pemicu** terlebih dahulu.
**Cara Kerja:**
1. Pelanggan ketik keyword pemicu (contoh: `bot`)
2. Chat AI langsung aktif dan merespons
3. Setelah aktif, AI tetap **nyala terus** untuk percakapan selanjutnya
4. Tidak perlu menambahkan keyword di awal pesan lagi
**Contoh:**
* Pelanggan: `bot` → AI aktif dan merespons
* Pelanggan: `harga produk A` → AI langsung menjawab (tanpa perlu keyword)
* Pelanggan: `bisa kirim ke Jakarta?` → AI langsung menjawab
**Cocok untuk:**
* Menggabungkan AI dengan balasan manual
* AI hanya untuk skenario tertentu
* Transisi dari manual ke otomatis
### 3. Memilih Engine
Engine adalah versi AI yang digunakan untuk memproses pesan.
| Karakteristik | Kapan Menggunakannya |
| -------------------- | ------------------------------------------ |
| Versi stabil, teruji | Untuk produksi, stabilitas prioritas utama |
| Respons cepat | Penggunaan dasar |
V1 adalah pilihan aman untuk bisnis yang memerlukan stabilitas tinggi.
| Karakteristik | Kapan Menggunakannya |
| ------------------------------- | -------------------- |
| Advanced Reasoning | Pertanyaan kompleks |
| Better Context Understanding | Percakapan mendalam |
| **Token Efficient** (hemat 40%) | Penghematan token |
| File Training & Website Sync | Dokumentasi lengkap |
Fitur File Training Data dan Website Sync **hanya tersedia di Engine V2**.
### 4. Scope Chat AI
Scope menentukan di mana Chat AI akan aktif.
| Scope | Deskripsi | Penggunaan |
| ------------ | ---------------------------------------- | -------------------------------------- |
| **All** | AI aktif di chat personal DAN grup | Untuk otomatisasi penuh |
| **Personal** | AI hanya aktif di chat personal (1-on-1) | Jika grup dikelola manual |
| **Group** | AI hanya aktif di grup | Jika hanya grup yang perlu otomatisasi |
#### Memilih Grup Spesifik (Opsional)
Jika scope = "Group", Anda dapat:
* Pilih **"All Groups"** - AI aktif di semua grup
* Atau pilih grup tertentu dari dropdown multiselect
* Search grup by name untuk memudahkan pemilihan
### 5. Fallback Handover
Fallback handover adalah mekanisme pengalihan percakapan dari AI ke admin manusia.
1. Cari bagian **"Fallback Handover"**
2. Aktifkan toggle switch
Masukkan nomor WhatsApp admin yang akan menerima notifikasi:
* Format: gunakan format internasional (628xxxxxxxxxx)
* Bisa lebih dari satu admin (dipisah dengan koma)
Pesan yang akan dikirim ke admin saat handover terjadi:
```
Halo Admin,
Chat AI tidak dapat menjawab pertanyaan dari {customer_name}.
Pertanyaan: {question}
Silakan takeover percakapan ini.
```
Pesan yang akan dikirim ke pelanggan saat handover terjadi:
```
Maaf, saya belum bisa menjawab pertanyaan Anda.
Saya akan menghubungkan Anda dengan admin kami.
Mohon tunggu sebentar...
```
Aktifkan "Disable Chatbot" untuk mencegah AI mengganggu percakapan saat admin sedang menangani pelanggan.
### 6. Schedule Chatbot
Schedule Chatbot memungkinkan Anda mengatur jam operasional AI.
Cari bagian **"Schedule Chatbot"** dan aktifkan toggle **"Enable Schedule"**
* Pilih **Open Hour** (jam buka) - contoh: 09:00
* Pilih **Close Hour** (jam tutup) - contoh: 17:00
**Di luar jam operasional, Chat AI tidak akan merespons pesan apa pun.**
Pelanggan yang mengirim pesan di luar jam operasional tidak akan menerima respons dari AI. Admin dapat membalas pesan tersebut secara manual saat jam operasional dimulai.
### 7. Exclude List
Exclude list adalah fitur untuk mengecualikan kontak atau grup dari Chat AI berdasarkan [List Database](/database/create-list) yang telah Anda buat. AI tidak akan merespons kontak yang masuk dalam list yang di-exclude.
**Fungsi Exclude List:**
* Menjaga privasi percakapan internal
* Mencegah AI merespons kontak tertentu (misal: admin, partner)
* Mengelola grup yang tidak perlu AI
**Cara setting Exclude List:**
Di tab General Chat AI, cari bagian **"Exclude List"** dan aktifkan toggle **"Enable Exclude List"**
Pastikan Anda sudah membuat [List Database](/database/create-list) berisi kontak yang ingin dikecualikan. Contoh: buat list "Admin Internal" berisi nomor-nomor admin.
Pilih list database yang ingin dikecualikan dari dropdown. List yang tersedia berasal dari database yang telah Anda buat di menu **Database > List**.
Tambahkan multiple lists jika diperlukan
| Skenario | Exclude Item | Cara Buat |
| --------------- | --------------------- | -------------------------------------------- |
| Admin internal | List "Admin Internal" | Buat list di Database, tambahkan nomor admin |
| Vendor/Supplier | List "Vendor" | Buat list berisi nomor vendor tetap |
| VIP Customer | List "VIP Customers" | Buat list berisi kontak VIP |
| Kontak spam | List "Blacklist" | Buat list berisi nomor yang diblokir |
**List berasal dari Database**: List yang muncul di dropdown Exclude List adalah list-list yang telah Anda buat di menu **Database > List**. Pastikan Anda sudah membuat list terlebih dahulu sebelum menggunakannya di sini.
### 8. Pause AI
Pause AI adalah fitur yang memungkinkan pelanggan atau admin menghentikan sementara respons AI.
**Fungsi Pause AI:**
* Pelanggan bisa "pause" AI untuk berbicara dengan admin
* Admin bisa mengambil alih percakapan tanpa gangguan AI
* Mencegah AI merespons saat admin sedang mengetik
#### Cara Setting Pause AI
Cari bagian **"Pause AI"** dan aktifkan toggle **"Enable Pause AI"**
Tambahkan keyword untuk masing-masing kategori:
| Keyword | Fungsi | Contoh |
| ---------- | ------------------------------------ | ------------------------------------- |
| **Pause** | Menghentikan AI, masuk mode takeover | "pause", "stop ai", "hubungkan admin" |
| **Resume** | Mengaktifkan kembali AI | "resume", "lanjutkan", "aktifkan ai" |
| **Ignore** | Pesan diabaikan AI (tidak direspons) | "ignore", "skip" |
1. Klik tombol **"+ Add Keyword"** pada kategori yang diinginkan
2. Masukkan kata kunci
3. Pilih **Match Type**:
* **Exact** - Harus sama persis
* **Contains** - Mengandung kata tersebut
* **Starts With** - Diawali dengan kata tersebut
4. Pilih **Action** (untuk Pause keyword):
* **Pause Only** - Hanya pause AI
* **Pause + Notify Admin** - Pause dan kirim notifikasi ke admin
* **Pause + Handover** - Pause dan alihkan ke admin
5. Klik **Save**
#### Detail Ketiga Keyword
**Pause Keyword:**
* Digunakan untuk menghentikan AI sementara
* Saat di-pause, AI tidak akan merespons pesan apapun dari kontak tersebut
* Biasanya digunakan saat pelanggan ingin bicara dengan admin manusia
**Resume Keyword:**
* Digunakan untuk mengaktifkan kembali AI yang sedang di-pause
* Setelah resume, AI akan kembali merespons pesan normal
* Pelanggan atau admin bisa menggunakan keyword ini
**Ignore Keyword:**
* Pesan yang mengandung keyword ini akan diabaikan oleh AI
* AI tidak akan memproses atau merespons
* Berguna untuk perintah internal atau pesan yang tidak perlu direspons
Hubungan dengan Fallback Handover: Pause AI dan Fallback Handover saling melengkapi. Pause AI untuk kontrol manual, Fallback Handover untuk otomatisasi ketika AI tidak bisa menjawab.
\[gambar-11]
### 9. Chatbot Limit
Chatbot Limit mengontrol waktu tunggu (delay) sebelum chatbot merespons pesan pengguna.
**Fungsi Chatbot Limit:**
* Memberikan jeda waktu sebelum AI merespons untuk terlihat lebih natural
* Mensimulasikan waktu mengetik seperti manusia
* Mencegah respons yang terlalu instan (terlihat seperti bot)
#### Cara Setting Chatbot Limit
Cari bagian **"Chatbot Limit"** dan aktifkan toggle switch
Masukkan nilai **Delay Time (second)**:
* Default: 3 detik
* Range: 1-60 detik (tergantung kebutuhan)
* Rekomendasi: 2-5 detik untuk kesan natural
Klik **"Save"** untuk menyimpan konfigurasi
**Delay Time** adalah waktu tunggu sebelum chatbot merespons pesan pengguna. Semakin tinggi nilai, semakin lama chatbot menunggu sebelum mengirim respons.
#### Rekomendasi Delay Time
| Skenario | Delay Time | Keterangan |
| --------------- | ---------- | -------------------------------------------------------- |
| Respons cepat | 1-2 detik | Untuk FAQ sederhana, jawaban singkat |
| Natural | 3-5 detik | Untuk respons yang terlihat seperti manusia |
| Respons panjang | 5-8 detik | Untuk jawaban detail, memberi kesan AI sedang "mengetik" |
### 10. AI Response Settings
Pengaturan ini mengontrol karakteristik respons yang dihasilkan AI.
#### Cara Setting AI Response Settings
Jumlah pesan terakhir yang diingat AI sebagai konteks percakapan.
**Cara setting:**
* input number
* Range: 1 - 50 messages
* Default: 3 messages
**Rekomendasi:**
| Skenario | Context Length |
| ------------------- | -------------- |
| Percakapan singkat | 3-5 messages |
| Percakapan standar | 5-7 messages |
| Percakapan kompleks | 10-15 messages |
Context length yang lebih tinggi memberikan respons lebih kontekstual tetapi menggunakan lebih banyak token.
Batas maksimal karakter untuk setiap respons AI.
**Cara setting:**
* Input number pada field "Response Length Character"
* Range: 100 - 5000 characters
* Default: 1000 characters
**Rekomendasi:**
| Platform | Response Length |
| ---------------- | -------------------- |
| WhatsApp (cepat) | 500-1000 characters |
| Detail product | 1500-2000 characters |
| Dokumentasi | 3000+ characters |
Mode menentukan gaya dan kreativitas respons AI.
**Cara setting:**
1. Pilih mode dari dropdown "Mode"
2. Sesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda
| Mode | Karakteristik | Kapan Menggunakannya |
| ------------ | ------------------------------------------ | ----------------------------------------- |
| **Precise** | Respons faktual, konsisten, rendah variasi | Untuk informasi teknis, harga, kebijakan |
| **Balanced** | Kombinasi faktual dan natural | Untuk penggunaan umum, customer service |
| **Creative** | Respons variatif, natural, human-like | Untuk marketing, storytelling, engagement |
#### Detail Mode:
**Precise Mode:**
* Respons sangat konsisten
* Cenderung formal dan to-the-point
* Cocok untuk: FAQ, informasi produk, kebijakan
**Balanced Mode:**
* Respons natural namun tetap informatif
* Campuran formal dan conversational
* Cocok untuk: Customer service umum
**Creative Mode:**
* Respons lebih variatif dan human-like
* Bisa menggunakan emoji dan bahasa sehari-hari
* Cocok untuk: Marketing, engagement, brand personality
***
## Training Data
Training Data adalah informasi yang diberikan kepada AI untuk memahami bisnis, produk, dan layanan Anda. Data yang baik akan menghasilkan respons yang akurat dan relevan.
### Apa itu Training Data?
Training Data adalah pengetahuan dasar yang dimiliki AI tentang bisnis Anda. Ini mencakup:
Visi, misi, sejarah, dan nilai-nilai perusahaan
Detail produk, fitur, spesifikasi, dan manfaat
Informasi harga, paket, dan penawaran khusus
Kebijakan pengiriman, refund, dan syarat ketentuan
Pertanyaan yang sering diajukan pelanggan
Workflow, cara pemesanan, dan prosedur layanan
### Mengakses Tab Training Data
Masuk ke menu **WhatsApp** > **Chat AI**
Klik tab **"Training Data"**
Anda akan melihat beberapa section:
* Training Data (text)
* File Training Data
* Website Sync
* AI Behaviour
### 1. Training Data (Text)
Ini adalah metode utama untuk melatih AI dengan informasi bisnis Anda.
#### Cara Mengisi Training Data
Di section **"Training Data"**, temukan textarea besar
Masukkan informasi bisnis Anda dengan format yang terstruktur
Klik **"Save"** untuk menyimpan perubahan
#### Format Training Data yang Efektif
Gunakan format berikut untuk hasil terbaik:
```markdown theme={null}
# NAMA PERUSAHAAN
[Nama lengkap perusahaan/brand]
# DESKRIPSI
[Deskripsi singkat tentang apa yang dilakukan perusahaan]
# PRODUK/LAYANAN
## [Nama Produk 1]
- Deskripsi: [Penjelasan produk]
- Harga: [Range harga atau harga spesifik]
- Fitur: [Fitur utama]
## [Nama Produk 2]
- Deskripsi: [Penjelasan produk]
- Harga: [Range harga atau harga spesifik]
- Fitur: [Fitur utama]
# FAQ
Q: [Pertanyaan umum 1]
A: [Jawaban lengkap]
Q: [Pertanyaan umum 2]
A: [Jawaban lengkap]
# KEBIJAKAN
- [Kebijakan pengiriman]
- [Kebijakan refund]
- [Kebijakan lainnya]
# KONTAK
- Email: [email@company.com]
- Telepon: [nomor telepon]
- Jam Operasional: [jam buka - tutup]
```
#### Best Practices Training Data
1. **Gunakan Bahasa yang Jelas**
* Hindari jargon yang tidak perlu
* Gunakan bahasa yang dimengerti pelanggan
2. **Berikan Informasi Lengkap**
* Sebutkan harga, fitur, kelebihan
* Jelaskan proses pembelian
3. **Struktur dengan Baik**
* Gunakan heading dan bullet points
* Pisahkan informasi per kategori
4. **Update Secara Berkala**
* Perbarui saat ada produk baru
* Update harga dan promo terkini
5. **Sertakan Contoh Percakapan**
```
Contoh interaksi:
Pelanggan: "Apa bedanya Paket A dan Paket B?"
Respons yang diharapkan: "Paket A cocok untuk... sedangkan Paket B..."
```
1. **Informasi yang Ambigu**
* ❌ "Harga sekitar 100ribuan"
* ✅ "Harga: Rp 100.000 - Rp 150.000"
2. **Data yang Kontradiktif**
* Pastikan tidak ada informasi yang saling bertentangan
3. **Terlalu Panjang tanpa Struktur**
* Pecah menjadi section yang jelas
4. **Informasi Pribadi Sensitif**
* Jangan sertakan data internal/confidential
### 2. Generator Training Data (AI Generator)
DripSender menyediakan fitur **AI Generator** untuk membantu membuat Training Data secara otomatis. Generator ini akan membuatkan konten training data berdasarkan informasi bisnis yang Anda masukkan melalui panduan langkah demi langkah.
Di field Training Data, klik ikon **petir (⚡)** di pojok kanan bawah textarea
Sebuah modal panduan bertahap akan muncul dengan **5 langkah**:
| Langkah | Isi |
| ------------------------ | -------------------------------------------------------------- |
| **1. Informasi Bisnis** | Nama bisnis, kategori, deskripsi, alamat, kontak, media sosial |
| **2. Produk & Layanan** | Nama produk, harga, deskripsi, gambar produk |
| **3. Proses Pesanan** | Langkah-langkah cara pelanggan melakukan pemesanan |
| **4. Metode Pembayaran** | Transfer bank, e-wallet, COD beserta nomor rekening/akun |
| **5. Testimoni** | Testimoni pelanggan beserta rating bintang |
1. Isi setiap langkah sesuai informasi bisnis Anda, lalu klik **"Selanjutnya"**
2. Di langkah terakhir, klik tombol **"Generate"**
3. AI akan menghasilkan draft Training Data secara otomatis
4. Review hasilnya dan edit sesuai kebutuhan
5. Klik **"Gunakan"** untuk memasukkan hasil ke field Training Data
#### Best Practice Menggunakan Generator
* **Isi semua langkah selengkap mungkin** — Semakin detail informasi yang dimasukkan (harga, deskripsi produk, nomor rekening), semakin baik kualitas hasil yang dihasilkan AI
* **Selalu review output** — Hasil generator adalah titik awal. Selalu periksa dan sesuaikan dengan kondisi bisnis aktual Anda sebelum menyimpan
* **Tambahkan FAQ secara manual** — Generator tidak mengetahui pertanyaan yang sering ditanyakan pelanggan spesifik Anda. Tambahkan sendiri based on pengalaman nyata
* **Manfaatkan fitur gambar produk** — Saat mengisi data produk di langkah 2, pilih gambar dari galeri media untuk memperkaya konten yang dihasilkan
* **Update berkala** — Jalankan ulang generator atau edit manual jika ada produk baru, perubahan harga, atau perubahan kebijakan bisnis
### 3. Custom Parameter
Custom Parameter adalah variabel dinamis yang Anda definisikan sendiri dan bisa digunakan di dalam teks Training Data. Dengan Custom Parameter, Anda cukup mengubah nilai di satu tempat dan semua bagian Training Data yang merujuk variabel tersebut otomatis terupdate.
Ini sangat berguna untuk informasi yang sering berubah seperti harga, jam operasional, nomor WhatsApp admin, atau link promo.
#### Cara Membuat Custom Parameter
Di field Training Data, klik ikon **`{ }`** (kode) di pojok kanan bawah textarea
1. Panel **Custom Parameters** akan terbuka
2. Klik tombol **"Add Parameter"**
3. Isi form berikut:
* **Parameter Name** — nama variabel (contoh: `harga_madu`, `jam_buka`, `no_admin`)
* **Parameter Type** — `General` untuk teks biasa, `Link` untuk URL
* **Parameter Value** — nilai yang akan digunakan (contoh: `Rp 85.000`, `09.00–17.00 WIB`)
4. Klik **"Create Parameter"** untuk menyimpan
#### Cara Menggunakan Custom Parameter
**Cara 1 — Insert dari panel:**
1. Buka panel Custom Parameters (klik ikon `{ }`)
2. Temukan parameter yang ingin digunakan
3. Klik tombol **"Insert"** pada parameter tersebut
4. Teks referensi parameter otomatis masuk ke posisi kursor di textarea
**Cara 2 — Shortcut keyboard:**
Ketik `{params:` langsung di dalam textarea, panel Custom Parameters akan terbuka otomatis.
**Format referensi parameter di Training Data:**
```
Jam operasional kami: {params:ID_PARAMETER}
Harga produk unggulan: {params:ID_PARAMETER}
Nomor WhatsApp admin: {params:ID_PARAMETER}
```
ID parameter adalah angka unik yang digenerate sistem saat parameter dibuat. Anda tidak perlu mengetik ID-nya secara manual — cukup gunakan tombol "Insert" dari panel.
#### Keuntungan Menggunakan Custom Parameter
| Keuntungan | Penjelasan |
| -------------------------- | ------------------------------------------------------------- |
| **Mudah diperbarui** | Ubah nilai di satu tempat, semua referensi otomatis terupdate |
| **Mencegah inkonsistensi** | Tidak ada risiko lupa mengupdate harga di salah satu bagian |
| **Efisien** | Informasi yang sering berubah cukup dikelola dari satu tempat |
| **Link tracking** | Parameter bertipe "Link" mendukung tracking klik |
### 4. Media Training Data
Media Training Data adalah kemampuan untuk menyisipkan referensi file media (gambar, video, audio, dokumen) ke dalam teks Training Data. Dengan ini, AI bisa merujuk atau menyertakan media tertentu saat menjawab pertanyaan pelanggan — misalnya mengirimkan gambar produk atau katalog saat pelanggan menanyakan suatu item.
#### Cara Menyisipkan Media
1. Posisikan kursor di tempat yang ingin disisipkan referensi media
2. Klik ikon **gambar** di pojok kanan bawah textarea
1. Panel **Media Gallery** akan terbuka menampilkan semua file yang sudah diupload
2. Cari file yang diinginkan menggunakan fitur search atau urutkan berdasarkan nama/tanggal/ukuran
3. Klik file yang diinginkan
4. Referensi media otomatis disisipkan ke posisi kursor
**Format referensi media yang disisipkan:**
```
{media:ID_MEDIA}
```
**Contoh penggunaan dalam Training Data:**
```
PRODUK UNGGULAN
================
1. Madu Murni 500gr - Rp 85.000
Gambar produk: {media:142}
2. Vitamin C 1000mg - Rp 45.000
Foto kemasan: {media:143}
Katalog lengkap produk: {media:101}
```
Saat AI membalas pelanggan, referensi `{media:ID}` akan dikonversi menjadi file media yang dikirim ke WhatsApp pelanggan. Pastikan AI Behaviour Anda menginstruksikan AI kapan dan bagaimana mengirimkan media.
#### Cara Upload Media Baru
Jika file yang diinginkan belum ada di galeri:
1. Buka panel Media Gallery (klik ikon gambar)
2. Klik tombol **"Upload New"**
3. Drag & drop file atau klik untuk memilih dari perangkat
4. File yang didukung: gambar (JPG, PNG, GIF, WebP), video (MP4, MOV), audio (MP3, WAV), dokumen (PDF, DOCX, XLSX), arsip (ZIP)
5. Ukuran maksimal: **10 MB per file**
6. File yang berhasil diupload langsung tersedia untuk dipilih
#### Shortcut Keyboard
Ketik `{media:` langsung di dalam textarea, panel Media Gallery akan terbuka otomatis.
### 5. File Training Data (Engine V2 Only)
File Training Data adalah fitur yang memungkinkan Anda mengupload **dokumen berformat PDF atau DOCX** sebagai sumber pengetahuan tambahan untuk AI.
**Fungsi:**
* Upload dokumen panjang tanpa perlu mengetik manual
* Cocok untuk: katalog produk, SOP layanan, kebijakan perusahaan, buku panduan
* AI akan membaca dan mengekstrak informasi dari dokumen tersebut
Fitur File Training Data **hanya tersedia untuk Engine V2**. Pastikan engine telah diubah ke v2 di tab General terlebih dahulu.
| Syarat | Detail |
| ------------------- | ---------------------------------------------- |
| **Engine** | Wajib menggunakan Engine V2 |
| **Format file** | PDF atau DOCX (.pdf, .docx) |
| **Ukuran maksimal** | 5 MB per file |
| **Bahasa** | Direkomendasikan Bahasa Indonesia atau Inggris |
#### Cara Upload File Training Data
1. Masuk ke tab **"Training & Data"**
2. Temukan section **"File Training Data"**
3. Klik tombol **"Upload File"**
4. Pilih file PDF atau DOCX dari perangkat Anda (maks. 5MB)
5. File akan diupload dan sistem akan memprosesnya secara otomatis
**Status pemrosesan file:**
| Status | Arti |
| -------------- | ---------------------------------------------------------------------- |
| **Pending** | File baru diupload, menunggu diproses |
| **Memproses** | Sistem sedang membaca dan mengekstrak konten file |
| **✅ X chunks** | File berhasil diproses (angka menunjukkan jumlah bagian yang diindeks) |
| **❌ Gagal** | Proses gagal, coba upload ulang |
#### Reindex Training Data
Setelah mengubah atau menambah file baru di Engine V2, Anda **perlu melakukan Reindex** agar AI dapat membaca data terbaru.
1. Klik tombol **"Reindex"** di pojok kanan section Training Data
2. Tunggu proses selesai (biasanya beberapa menit)
3. Status terakhir reindex akan ditampilkan di bawah tombol
**Jangan lupa reindex setiap kali menambah atau mengubah File Training Data!**
### 6. Website Sync (Engine V2 Only)
Website Sync adalah fitur yang memungkinkan AI **membaca dan mengindeks konten dari website Anda** sebagai Training Data tambahan. AI akan langsung menggunakan informasi dari halaman website Anda untuk menjawab pertanyaan pelanggan.
**Fungsi:**
* Sinkronisasi informasi produk/layanan dari website secara otomatis
* Tidak perlu copy-paste konten website ke Training Data manual
* Konten selalu up-to-date sesuai kondisi website Anda
Fitur Website Sync **hanya tersedia untuk Engine V2**.
| Syarat | Detail |
| ----------- | --------------------------------------------- |
| **Engine** | Wajib menggunakan Engine V2 |
| **Website** | Harus bisa diakses publik (tidak di-password) |
| **Format** | Website dengan konten teks HTML standar |
#### Cara Menambahkan Website untuk Sync
1. Masuk ke tab **"Training & Data"**
2. Temukan section **"Website Sync"**
3. Klik tombol **"Add Website"**
4. Di drawer yang muncul, masukkan **URL website** yang ingin disinkronisasi
5. Klik **"Simpan"** atau **"Sync"**
6. Sistem akan mulai mengindeks konten website secara otomatis
**Setelah menambahkan website:**
* Daftar website yang disinkronisasi akan tampil di bawah section Website Sync
* Anda bisa me-refresh atau sync ulang dari daftar tersebut
Daftarkan halaman produk, halaman FAQ, halaman "Tentang Kami", dan halaman kebijakan untuk hasil terbaik.
## AI Behaviour
AI Behaviour adalah instruksi yang menentukan kepribadian, karakter, gaya komunikasi, dan batasan perilaku Chat AI Anda. Jika Training Data adalah "apa yang AI ketahui", maka AI Behaviour adalah "bagaimana AI bertindak dan berkomunikasi".
Bayangkan AI Behaviour sebagai "panduan karyawan baru" — Anda memandu AI tentang cara berbicara dengan pelanggan, nada yang harus digunakan, topik apa yang boleh atau tidak boleh dibahas, dan bagaimana menangani situasi tertentu.
### Mengapa AI Behaviour Penting?
Tanpa AI Behaviour yang jelas, AI akan merespons dengan gaya generik yang mungkin tidak mencerminkan brand Anda. Dengan AI Behaviour yang baik:
* AI memiliki "suara" yang konsisten dengan brand Anda
* AI tahu cara menyambut pelanggan sesuai standar bisnis Anda
* AI tahu topik apa yang harus dihindari
* AI bisa diarahkan untuk selalu mengarahkan ke konversi (penjualan)
* Pengalaman pelanggan lebih personal dan terasa manusiawi
### Cara Membuka AI Behaviour
Masuk ke halaman **Chat AI**
Klik tab **"Training & Data"**
Scroll ke bawah hingga menemukan section **"AI Behaviour"**
Temukan field **"AI Behaviour Instructions"**
### Cara Mengisi AI Behaviour
Di field AI Behaviour, tuliskan instruksi untuk AI dalam bahasa natural. Instruksi ini akan selalu dibaca AI sebelum merespons pelanggan.
#### Komponen Penting dalam AI Behaviour
**1. Identitas dan Persona**
```
Kamu adalah Sari, asisten virtual dari Toko Sehat Ibu.
Kamu ramah, sopan, dan selalu semangat membantu pelanggan.
```
**2. Nada dan Gaya Bahasa**
```
Gunakan bahasa Indonesia yang santai tapi tetap profesional.
Gunakan kata "Kak" untuk menyapa pelanggan.
Boleh menggunakan emoji yang sesuai untuk membuat percakapan lebih hangat. 😊
```
**3. Fokus dan Batasan Topik**
```
Fokus hanya pada pertanyaan seputar produk, pemesanan, dan layanan Toko Sehat Ibu.
Jika ditanya hal di luar konteks bisnis (politik, agama, dll), sampaikan dengan sopan
bahwa kamu hanya bisa membantu seputar produk kami.
```
**4. Cara Menangani Keluhan**
```
Jika pelanggan menyampaikan keluhan, dengarkan dengan empati dan jangan defensif.
Selalu sampaikan permintaan maaf terlebih dahulu, kemudian tawarkan solusi.
Jika masalah tidak bisa diselesaikan oleh AI, tawarkan untuk dihubungkan ke admin.
```
**5. Arahan untuk Konversi**
```
Ketika pelanggan menunjukkan minat terhadap produk, arahkan mereka untuk segera melakukan pemesanan.
Ingatkan tentang promo atau penawaran yang sedang berlangsung jika relevan.
Selalu akhiri percakapan dengan tawaran bantuan lebih lanjut.
```
### Generator AI Behaviour
Sama seperti Training Data, AI Behaviour juga dilengkapi dengan **AI Generator** yang membantu Anda membuat instruksi perilaku secara otomatis melalui panduan langkah demi langkah.
Di field AI Behaviour, klik ikon **petir (⚡)** di pojok kanan bawah textarea
Sebuah modal panduan bertahap akan muncul dengan **4 langkah**:
| Langkah | Isi |
| --------------------------------------- | ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- |
| **1. Kepribadian AI & Gaya Komunikasi** | Target market, nada komunikasi, ciri-ciri kepribadian, ciri unik, tujuan utama AI, dan batasan perilaku |
| **2. Kemampuan Layanan Pelanggan** | Daftar hal yang **boleh** dilakukan AI dan hal yang **tidak boleh** dilakukan AI |
| **3. Panduan Perjalanan Pelanggan** | Cara membantu pemilihan produk, teknik memelihara calon pelanggan, teknik penutupan (closing), dan penanganan keberatan |
| **4. Buat & Periksa** | Ringkasan konfigurasi, validasi checklist, tombol generate, dan preview output |
1. Isi setiap langkah sesuai kebutuhan bisnis Anda, lalu klik **"Selanjutnya"**
2. Di langkah 4, klik tombol **"Buat Data Latihan"**
3. AI akan menghasilkan draft AI Behaviour secara otomatis
4. Review output di panel yang muncul
5. Klik **"Masukkan Perilaku AI"** untuk memasukkan hasil ke field AI Behaviour
#### Detail Setiap Langkah Generator
**Langkah 1 — Kepribadian AI & Gaya Komunikasi:**
* **Target Market** — Siapa target pelanggan Anda (contoh: "Wanita 25-40 tahun yang berminat dengan fashion")
* **Nada Komunikasi** — Pilih dari: Mesra & Mudah Didekati / Profesional & Formal / Santai & Rileks / Bersemangat & Bertenaga / Empati & Memahami / Yakin & Tegas
* **Ciri-ciri Kepribadian** — Sifat-sifat AI (contoh: membantu, sabar, berpengetahuan)
* **Ciri-ciri Unik** — Keunikan khas atau frasa favorit AI
* **Tujuan Utama** — Apa yang ingin dicapai AI setiap interaksi
* **Batasan Perilaku** — Hal-hal yang tidak boleh dilakukan AI (bisa tambah lebih dari satu)
**Langkah 2 — Kemampuan Layanan Pelanggan:**
* **Boleh dilakukan** — Daftar kapabilitas AI (contoh: "Jawab pertanyaan produk", "Proses pesanan")
* **Tidak boleh dilakukan** — Batasan tegas (contoh: "Tidak boleh proses pengembalian dana")
**Langkah 3 — Panduan Perjalanan Pelanggan:**
* **Pemilihan Produk** — Cara AI membantu pelanggan memilih produk yang sesuai
* **Teknik Memelihara** — Cara AI membangun hubungan dan kepercayaan calon pelanggan
* **Teknik Penutupan** — Cara AI mendorong pelanggan untuk membeli
* **Penanganan Keberatan** — Cara AI menangani keberatan harga atau keraguan produk
**Langkah 4 — Buat & Periksa:**
* Menampilkan ringkasan konfigurasi (target market, nada, tujuan)
* Checklist validasi — indikator hijau jika field wajib sudah diisi
* Tombol generate dan tampilan output hasil
#### Best Practice Menggunakan Generator
* **Isi langkah 1 dengan detail** — Nada komunikasi dan tujuan utama adalah field wajib; generator tidak akan berjalan tanpa keduanya
* **Manfaatkan "Batasan Perilaku"** — Tambahkan aturan spesifik bisnis Anda, bukan hanya batasan umum
* **Isi langkah 2 secara lengkap** — Semakin jelas batasan "boleh/tidak boleh", semakin terkontrol perilaku AI
* **Langkah 3 adalah kunci konversi** — Isi bagian closing dan objection handling dengan strategi penjualan aktual Anda
* **Selalu review output** — Hasil generator adalah template awal. Edit sesuai kebutuhan spesifik bisnis sebelum digunakan
### Custom Parameter di AI Behaviour
Custom Parameter juga dapat digunakan di dalam AI Behaviour untuk membuat instruksi lebih fleksibel dan mudah dikelola.
#### Cara Menggunakan Custom Parameter
Sama seperti di Training Data, gunakan tombol **`{ }`** di pojok kanan bawah textarea untuk membuka panel Custom Parameters, lalu klik "Insert" pada parameter yang diinginkan.
**Contoh penggunaan di AI Behaviour:**
```
Jika pelanggan membutuhkan bantuan mendesak, arahkan ke admin kami
di nomor {params:ID_NOMOR_ADMIN}.
Promo yang sedang berlangsung: {params:ID_PROMO_AKTIF}
Jam layanan: {params:ID_JAM_LAYANAN}
```
Nilai `{params:ID}` akan diganti otomatis dengan nilai parameter yang Anda definisikan di Custom Parameters. Gunakan tombol "Insert" dari panel — Anda tidak perlu mengetik ID secara manual.
#### Keuntungan Custom Parameter di AI Behaviour
* Informasi yang sering berubah (nama admin, nomor kontak, jam operasional, promo aktif) mudah diperbarui dari satu tempat
* AI Behaviour lebih bersih dan tidak perlu diedit setiap kali ada perubahan data operasional
### Contoh AI Behaviour yang Baik
Berikut contoh AI Behaviour lengkap untuk toko online:
```
IDENTITAS & PERSONA
===================
Kamu adalah Bella, asisten virtual yang ramah dari Toko Cantik Online.
Kamu bertugas membantu pelanggan menemukan produk kecantikan yang sesuai,
menjawab pertanyaan, dan memastikan pengalaman belanja yang menyenangkan.
NADA & GAYA BAHASA
==================
- Gunakan bahasa Indonesia yang hangat, santai, dan bersahabat
- Sapa pelanggan dengan "Kak"
- Boleh gunakan emoji yang relevan (😊 💄 ✨ 🛍️)
- Hindari menggunakan kata-kata formal atau kaku
- Jawab dengan ringkas tapi informatif — hindari jawaban yang terlalu panjang
CARA MERESPONS
==============
1. Selalu sapa pelanggan di awal percakapan
2. Pahami kebutuhan pelanggan sebelum langsung menawarkan produk
3. Berikan rekomendasi produk yang sesuai dengan kebutuhan yang disebutkan
4. Cantumkan harga dengan jelas ketika menjelaskan produk
5. Akhiri dengan tawaran bantuan: "Ada yang bisa Bella bantu lagi, Kak?"
BATASAN TOPIK
=============
- Fokus hanya pada produk dan layanan Toko Cantik Online
- Jika ditanya di luar topik bisnis, sampaikan: "Maaf Kak, Bella hanya bisa
bantu seputar produk dan layanan Toko Cantik ya 😊"
- Jangan berikan opini pribadi tentang produk kompetitor
- Jangan membuat janji yang tidak ada di Training Data
PENANGANAN KELUHAN
==================
- Dengarkan keluhan dengan empati
- Mulai dengan kalimat: "Maaf sekali atas ketidaknyamanannya, Kak..."
- Tawarkan solusi yang ada (retur, penggantian, konfirmasi ke admin)
- Jika tidak bisa diselesaikan, ucapkan: "Bella koordinasikan dulu dengan
tim kami ya Kak, agar segera diproses"
MENDORONG KONVERSI
==================
- Ketika pelanggan menunjukkan ketertarikan, tanyakan: "Mau langsung order
sekarang, Kak? Kita bantu proses pesanannya 😊"
- Ingatkan jika ada promo atau free ongkir
- Jika ragu, tawarkan pilihan: "Kak bisa order satuan dulu untuk dicoba"
```
### Best Practice Menulis AI Behaviour
1. **Tentukan persona dengan jelas** — Berikan AI nama, karakter, dan "latar belakang" yang konsisten
2. **Spesifik tentang gaya bahasa** — Formal atau santai? Pakai kata apa untuk menyapa? Boleh emoji atau tidak?
3. **Berikan contoh kalimat** — Jika ada kata sambutan atau kalimat penutup standar, tulis langsung sebagai contoh
4. **Tulis aturan escalation** — Kapan AI harus menyarankan kontak admin atau arahkan ke fallback
5. **Tentukan batasan topik** — Apa yang boleh dan tidak boleh dibahas AI
6. **Instruksikan untuk selling** — Jika AI seharusnya mendorong konversi, tulis instruksinya secara eksplisit
1. **Jangan terlalu umum** — "Jadilah AI yang baik" tidak cukup — berikan instruksi yang konkret dan spesifik
2. **Jangan bertentangan dengan Training Data** — Pastikan AI Behaviour sinkron dengan informasi di Training Data
3. **Jangan buat aturan yang berbenturan** — Hindari instruksi yang saling kontradiktif
4. **Jangan biarkan kosong** — AI tanpa Behaviour akan bersikap generik dan tidak mencerminkan brand Anda
### Menguji AI Behaviour
Setelah mengisi AI Behaviour, uji segera dengan mengirim beberapa pesan percobaan melalui WhatsApp:
Sapa dengan berbagai cara (formal, santai, Bahasa Inggris)
Tanya pertanyaan tentang produk
Simulasikan keluhan pelanggan
Tanya topik di luar bisnis untuk memastikan AI tidak "out of scope"
Coba alur pemesanan dari awal sampai konfirmasi
Jika ada respons yang tidak sesuai, kembali edit AI Behaviour dan tambahkan aturan yang lebih spesifik.
AI Behaviour yang baik adalah hasil dari iterasi. Terus perbaiki berdasarkan pengalaman nyata percakapan dengan pelanggan.
### Perbedaan Training Data vs AI Behaviour
| Aspek | Training Data | AI Behaviour |
| --------------------------- | ------------------------------ | ------------------------------------ |
| **Fungsi** | Apa yang AI ketahui | Bagaimana AI bersikap |
| **Isi** | Fakta, produk, harga, FAQ | Persona, nada, aturan komunikasi |
| **Pertanyaan yang dijawab** | "Apa harga produk X?" | "Bagaimana AI menjawab pertanyaan?" |
| **Dampak** | Akurasi informasi | Konsistensi gaya dan kepribadian |
| **Update** | Saat ada perubahan data bisnis | Saat ingin mengubah karakter/tone AI |
Kedua komponen ini saling melengkapi dan **keduanya harus diisi** untuk hasil terbaik.
## Merchant Mode
**Merchant Mode** adalah fitur yang mengubah Chat AI Anda menjadi **Sales Agent** yang dapat menangani transaksi penjualan secara otomatis melalui WhatsApp. Fitur ini memungkinkan AI untuk:
* Menampilkan dan menjelaskan produk kepada pelanggan
* Menambahkan produk ke keranjang belanja
* Menghitung ongkos kirim otomatis (untuk produk fisik)
* Memproses pembayaran melalui Payment Gateway atau manual transfer
* Membuat dan mengelola pesanan
**Status:** Fitur ini masih dalam tahap **Beta (Uji Coba)** dan dapat digunakan secara gratis hingga fitur ini dirilis resmi sebagai add-on premium.
### Bagaimana Fitur Ini Bekerja?
Alur kerja Merchant Mode dari awal hingga pembuatan order:
#### 1. AI Menampilkan Produk
Ketika pelanggan menanyakan produk, AI akan menampilkan produk yang tersedia dengan informasi lengkap:
* Nama produk
* SKU
* Deskripsi
* Harga
* Gambar (jika tersedia)
* Stok tersedia
* Berat produk
#### 2. Add to Cart
Pelanggan dapat meminta AI untuk menambahkan produk ke keranjang:
* AI mengkonfirmasi produk yang dipilih
* Menanyakan jumlah/quantity
* Menghitung subtotal
#### 3. Perhitungan Ongkir (Khusus Produk Fisik)
Untuk produk fisik, AI akan:
* Menanyakan alamat pengiriman pelanggan
* Menghitung ongkos kirim berdasarkan lokasi asal (Origin Data), berat produk, dan kurir yang tersedia
* Menampilkan pilihan kurir dengan estimasi harga dan waktu pengiriman
Bagian pengiriman **tidak berlaku** untuk tipe merchant Produk Digital.
#### 4. Pembayaran
AI menawarkan dua sistem pembayaran (dikonfigurasi di tab Pengaturan):
**A. Payment Gateway (BETA - Sandbox Mode)**
| Metode | Fee |
| ------------------------------- | ----------------- |
| Kartu Kredit | Rp2.000 + 2.9% |
| Transfer Virtual Account | Rp4.000 |
| Minimarket (Alfamart/Indomaret) | Rp5.000 - Rp5.500 |
| E-Wallet | 1.5% - 2% |
| QRIS | 0.63% |
Payment Gateway saat ini berjalan dalam mode **Sandbox**. Transaksi tidak memproses uang sungguhan — gunakan hanya untuk pengujian.
**B. Manual (Transfer Bank / COD)**
* Transfer Bank manual dengan rekening yang Anda konfigurasi sendiri
* COD (Bayar di Tempat)
#### 5. Pembuatan Order
Setelah pembayaran dikonfirmasi:
* AI membuat invoice/order
* Mengirimkan detail order ke pelanggan
* Menyimpan data order di sistem
* Mengupdate stok produk
### Cara Aktivasi Fitur Merchant
1. Navigasi ke menu **WhatsApp** > **Chat AI**
2. Klik tab **Merchant**
1. Anda akan melihat banner **"Fitur Tahap Uji Coba (Beta)"** di bagian atas
2. Klik toggle **Fitur Merchant** untuk mengaktifkannya, atau klik tombol **"Aktifkan Fitur Merchant"** di area tengah
Setelah toggle diaktifkan, tampilan berubah menjadi 3 sub-tab konten:
* **Overview** — Statistik ringkasan dan kartu konfigurasi
* **Pesanan** — Daftar semua order masuk
* **Pengaturan** — Konfigurasi produk, pengiriman, dan pembayaran
### Tab Overview
Tab Overview menampilkan ringkasan performa dan status konfigurasi merchant Anda.
#### Statistik yang Ditampilkan
| Kartu | Keterangan |
| -------------------- | ----------------------------------------------- |
| **Total Pesanan** | Jumlah seluruh pesanan yang masuk |
| **Lunas** | Pesanan berstatus paid, shipped, atau completed |
| **Total Pendapatan** | Akumulasi revenue dari pesanan lunas |
#### Kartu Konfigurasi Cepat
Di bawah statistik terdapat 3 kartu ringkasan yang bisa diklik untuk langsung menuju tab Pengaturan:
* **Tipe Merchant** — Menampilkan tipe aktif (Produk Fisik / Produk Digital / Kombinasi)
* **Sistem Pembayaran** — Menampilkan mode aktif (Payment Gateway / Manual Transfer) dan jumlah metode aktif
* **Pengiriman** — Menampilkan Origin Data dan jumlah kurir yang dipilih
### Tab Pesanan
Tab Pesanan menampilkan daftar semua transaksi yang ditangani oleh AI Agent.
#### Cara Melihat dan Mencari Pesanan
Buka tab **Merchant** > klik sub-tab **"Pesanan"**
Gunakan **kotak pencarian** untuk mencari berdasarkan:
* Nama pelanggan
* Nomor telepon
* ID pesanan/order
Gunakan **filter status** untuk menampilkan pesanan berdasarkan status tertentu
#### Status Pesanan
| Status | Label | Warna |
| ----------- | ------------------- | ------- |
| `pending` | Menunggu Pembayaran | Kuning |
| `paid` | Lunas | Hijau |
| `shipped` | Dikirim | Cyan |
| `completed` | Selesai | Biru |
| `cancelled` | Dibatalkan | Merah |
| `failed` | Gagal | Merah |
| `expired` | Kadaluarsa | Abu-abu |
#### Cara Update Status Pesanan
Temukan pesanan yang ingin diupdate
Klik tombol **"..."** (titik tiga/dropdown) di sebelah kanan pesanan
Pilih aksi yang diinginkan:
* **Tandai Dibayar** — untuk pesanan pending
* **Tandai Selesai** — untuk pesanan paid/shipped
* **Batalkan Pesanan** — untuk membatalkan
* **Hapus Pesanan** — menghapus permanen dari sistem
Modal konfirmasi akan muncul — klik **"Ya, Lanjutkan"** untuk melanjutkan
Status terupdate secara real-time
#### Detail Pesanan
Klik pada baris pesanan untuk melihat detail lengkap (expanded view):
* **Produk Dipesan** — Daftar produk dengan gambar, nama, harga, dan quantity
* **Informasi Pelanggan** — Nama, nomor telepon, alamat pengiriman
* **Informasi Pengiriman** — Kurir yang dipilih, nomor resi (jika ada)
* **Informasi Pembayaran** — Metode pembayaran yang digunakan
* **Rincian Harga** — Subtotal produk, ongkos kirim, total keseluruhan
### Tab Pengaturan
Tab Pengaturan memiliki tiga bagian konfigurasi utama.
#### 1. Daftar Produk
Kelola semua produk yang tersedia untuk AI jual di WhatsApp.
**Cara menambah produk:**
Klik tombol **"Tambah Produk"** (tombol biru di kanan atas)
Isi detail produk: nama, SKU, harga, stok, berat, deskripsi, dan gambar
Klik **Simpan**
**Cara import produk massal:**
1. Klik tombol **"Import CSV"**
2. Upload file CSV sesuai template yang tersedia
**Data produk yang ditampilkan di tabel:**
* Gambar produk
* Nama & deskripsi
* SKU
* Harga
* Stok (badge hijau jika > 0, merah jika habis)
* Berat (dalam gram)
**Cari produk** menggunakan kotak pencarian — bisa cari berdasarkan nama, SKU, atau deskripsi.
**Perhatikan badge "Tidak Didukung"** — Produk yang tidak sesuai dengan Tipe Merchant aktif akan ditampilkan dengan tanda ini dan dinonaktifkan dari AI. Contoh: produk fisik tidak akan aktif jika Tipe Merchant diset ke "Produk Digital".
#### 2. Company Information & Tipe Merchant
Pilih tipe merchant sesuai jenis produk yang Anda jual:
| Tipe | Label | Keterangan |
| ------------------ | ------------------ | --------------------------------------------------------------- |
| `physical_product` | **Produk Fisik** | Barang yang dikirim secara fisik — mendukung perhitungan ongkir |
| `digital_product` | **Produk Digital** | File atau layanan digital — bagian pengiriman dinonaktifkan |
| `combined` | **Kombinasi** | Jual fisik dan digital sekaligus — semua produk didukung |
#### 3. Shipping Configuration (Khusus Produk Fisik)
Bagian ini **otomatis dinonaktifkan (grayed out)** jika Tipe Merchant diset ke "Produk Digital".
**Origin Data (Asal Pengiriman):**
* Cari dan pilih alamat asal pengiriman
* Digunakan sebagai titik awal penghitungan ongkir
**Kurir yang Didukung (pilih satu atau lebih):**
| Kurir | | |
| -------------- | ------------- | ------------- |
| JNE | SiCepat | IDExpress |
| SAP Express | J\&T Express | Ninja Express |
| TIKI | Lion Parcel | Anteraja |
| POS Indonesia | NCS | REX |
| RPX | Sentral Cargo | Star Cargo |
| Wahana Express | DSE | |
#### 4. Payment Configuration
**Toggle sistem pembayaran:**
* **Payment Gateway** — Pelanggan bayar online via multiple metode (Sandbox mode)
* **Manual Transfer** — Pelanggan transfer ke rekening yang dikonfigurasi
**Jika memilih Manual:**
Klik tombol **"Tambah Metode Pembayaran"**
Pilih tipe: **Transfer Bank** atau **COD (Bayar di Tempat)**
* Untuk Transfer Bank: isi nama bank, nama pemilik rekening, dan nomor rekening
* Bisa menambahkan lebih dari satu rekening
**Jika memilih Payment Gateway:**
* Centang metode payment yang ingin diaktifkan dari daftar yang tersedia
* Setiap metode menampilkan fee yang dikenakan
### Tips Menggunakan Merchant Mode
Pilih sesuai jenis produk agar produk yang tidak relevan tidak ditampilkan ke pelanggan
Pastikan stok selalu akurat agar tidak terjadi overselling
Pilih kurir yang paling sesuai dengan area pengiriman Anda
Wajib diisi agar perhitungan ongkir bisa berjalan dengan benar
Gunakan mode sandbox untuk mencoba alur pembayaran sebelum live
Cek tab Pesanan secara berkala untuk pesanan yang masih pending
### Troubleshooting
* Pastikan produk sudah ditambahkan di tab **Pengaturan > Daftar Produk**
* Periksa apakah produk mendapat badge **"Tidak Didukung"** — sesuaikan Tipe Merchant jika perlu
* Pastikan **Origin Data** (alamat asal) sudah diatur
* Pastikan **berat produk** sudah diisi (dalam gram)
* Pastikan minimal satu **kurir** sudah dipilih
* Pastikan Tipe Merchant bukan **"Produk Digital"**
* Jika menggunakan payment gateway, pastikan masih dalam mode Sandbox untuk testing
* Untuk payment manual, periksa apakah rekening bank sudah dikonfigurasi
**Catatan Penting:** Karena fitur ini masih dalam tahap Beta, mungkin terdapat bug atau perubahan fitur sewaktu-waktu. Feedback Anda sangat berharga untuk pengembangan fitur ini.
## Chat AI Actions
**Chat AI Actions** adalah kumpulan fitur tambahan yang memperluas kemampuan Chat AI Anda di luar percakapan biasa. Dengan Actions, AI tidak hanya menjawab pertanyaan pelanggan — tapi juga dapat melakukan **tindakan otomatis** berdasarkan konteks percakapan, seperti mengalihkan ke agent manusia, menambahkan kontak ke daftar, atau memberikan notifikasi ke tim Anda.
### Daftar Actions yang Tersedia
Mengalihkan percakapan dari AI ke agent manusia saat kondisi tertentu terpenuhi
Mengirimkan pesan tindak lanjut otomatis berdasarkan kondisi
Menambahkan kontak ke daftar/list tertentu secara otomatis
Menambahkan semua kontak yang chat ke daftar harian
***
### Human Handover
**Human Handover** adalah fitur yang memungkinkan Chat AI untuk **secara otomatis mengalihkan percakapan** dari mode AI ke **agent manusia** ketika kondisi tertentu terpenuhi.
Ketika Human Handover terpicu, sistem akan:
1. Mengirimkan **notifikasi** ke agent/admin yang ditunjuk
2. Mengirim **pesan informasi** ke pelanggan (opsional)
3. **Menonaktifkan chatbot** sementara untuk percakapan tersebut (opsional)
4. Agent manusia dapat langsung mengambil alih
#### Cara Aktivasi Human Handover
Navigasi ke **WhatsApp** > **Chat AI** > tab **Actions**
Temukan section **Human Handover** dan aktifkan toggle
Lakukan konfigurasi sesuai kebutuhan
#### 1. Menyetting Takeover Conditions
**Takeover Conditions** adalah deskripsi kondisi atau situasi yang memicu Human Handover. AI akan mengevaluasi setiap pesan pelanggan — apabila situasinya sesuai dengan salah satu kondisi yang didefinisikan, handover akan terpicu.
**Cara Menambahkan Takeover Conditions:**
1. Di atas area Takeover Conditions, klik tombol **"Add"** (merah)
2. Sebuah textarea akan muncul — ketik deskripsi kondisi yang diinginkan
3. Ulangi untuk menambahkan kondisi lain (bisa lebih dari satu)
4. Untuk menghapus kondisi, klik ikon **tempat sampah** di sebelah kanan textarea
**Contoh Takeover Conditions yang Efektif:**
| Kategori | Contoh Kondisi |
| ----------------- | ------------------------------------------------------------------------------- |
| **Komplain** | "Pelanggan mengeluh, kecewa, atau meminta refund/retur barang" |
| **Mintá Agent** | "Pelanggan meminta berbicara dengan manusia atau admin secara langsung" |
| **Urgensi** | "Pelanggan menyampaikan situasi mendesak atau darurat" |
| **B2B** | "Pelanggan menanyakan kerjasama, reseller, grosir, atau pembelian partai besar" |
| **Emosi Negatif** | "Pelanggan mengekspresikan kemarahan, mengancam, atau menyatakan penipuan" |
#### 2. Memilih Tipe Notifikasi
**Tipe Notifikasi** menentukan **kepada siapa** notifikasi akan dikirim ketika Human Handover terpicu.
Mengirim notifikasi ke **semua** nomor admin yang terdaftar secara **bersamaan**.
**Cocok untuk:**
* Tim kecil yang semua anggotanya bisa merespons
* Situasi yang memerlukan respons secepat mungkin dari siapa saja
* Backup coverage 24/7
Mengirim notifikasi ke **satu admin secara bergantian** sesuai urutan rotasi.
**Cocok untuk:**
* Distribusi beban kerja yang merata
* Tim dengan kemampuan/skill setara
* Mencegah satu admin kelebihan beban
Mengirim notifikasi ke admin tertentu **berdasarkan kondisi spesifik** yang Anda definisikan.
**Cocok untuk:**
* Tim besar dengan spesialisasi berbeda (Sales, CS, Support Teknis)
* Perusahaan dengan departemen yang menangani topik berbeda
* Optimasi penanganan berdasarkan keahlian
#### 3. Konfigurasi Smart Notification (Jika Tipe Smart Routing)
Jika Anda memilih **Smart Routing**, Anda perlu mengonfigurasi pasangan **nomor admin + kondisi**:
1. Klik tombol **"Add"** di bagian Smart Notifications
2. Setiap konfigurasi terdiri dari dua field:
* **Admin Numbers** — Nomor WhatsApp admin yang menerima notifikasi (bisa lebih dari satu)
* **Condition** — Deskripsi situasi yang membuat admin ini menerima notifikasi
3. Hapus konfigurasi dengan tombol merah di kanan atas kartu
4. Tambahkan konfigurasi sebanyak yang diperlukan
**Contoh Konfigurasi Smart Routing:**
```yaml theme={null}
Konfigurasi 1:
Admin: ["082111111111", "082222222222"] # CS Team
Condition: "Pelanggan komplain, minta refund, atau mengalami masalah produk"
Konfigurasi 2:
Admin: ["083333333333"] # Sales Manager
Condition: "Pelanggan menanyakan reseller, grosir, atau kerjasama bisnis"
```
**Format nomor yang valid:**
* ✅ `08123456789`
* ✅ `628123456789`
* ✅ `+628123456789`
* ❌ `0812-3456-7890` (dengan strip)
#### 4. Message to Agent (Pesan ke Agent)
**Message to Agent** adalah template pesan yang akan dikirimkan ke admin/agent ketika Human Handover terpicu. Gunakan **dynamic variables** untuk menyisipkan data otomatis:
| Variable | Deskripsi |
| ---------------- | ------------------------------------- |
| `{user_phone}` | Nomor telepon pelanggan |
| `{reason}` | Alasan/konteks handover |
| `{user_message}` | Pesan terakhir yang dikirim pelanggan |
**Contoh Template:**
```
Notifikasi Handover!
Dari: {user_phone}
Konteks: {reason}
Pesan terakhir pelanggan:
"{user_message}"
Link chat: https://wa.me/{user_phone}
Mohon segera ditindaklanjuti.
```
#### 5. Message to User (Pesan ke User)
**Message to User** adalah pesan yang dikirim ke **pelanggan** ketika handover terpicu. Tujuannya untuk memberi tahu pelanggan bahwa percakapan mereka sedang dialihkan ke agent manusia.
**Contoh Pesan:**
```
Halo!
Permintaan Anda sedang kami proses dan akan dialihkan
ke tim kami untuk penanganan lebih lanjut.
Mohon tunggu sebentar, agent kami akan segera membantu Anda.
Terima kasih atas kesabarannya!
```
#### 6. Disable Chatbot ketika Takeover Triggered
**Disable Chatbot** adalah fitur yang membuat AI **berhenti merespons** untuk percakapan tertentu setelah Human Handover terpicu.
| Pilihan | Keterangan |
| -------------------- | ---------------------------------------------------------------- |
| **Permanent** | Chatbot nonaktif sampai admin mengaktifkan kembali secara manual |
| **5 menit - 24 jam** | Chatbot aktif kembali otomatis setelah durasi yang dipilih |
**Rekomendasi:**
* **Aktifkan + Permanent** → untuk komplain serius, negosiasi, atau situasi sensitif
* **Aktifkan + Durasi tertentu** → jika hanya butuh jeda sementara, AI bisa lanjut setelah agent selesai
* **Nonaktifkan** → jika handover hanya untuk notifikasi, tapi AI masih bisa menjawab pertanyaan dasar
***
### Auto Followup
**Status: Segera Hadir** — Fitur ini masih dalam pengembangan. Toggle ditampilkan dengan badge **"Soon"** dan belum bisa diaktifkan.
**Auto Followup** adalah fitur yang memungkinkan Chat AI untuk **mengirimkan pesan tindak lanjut secara otomatis** kepada pelanggan berdasarkan kondisi tertentu.
**Cara Kerja Auto Followup:**
```
Kondisi terpenuhi (pelanggan tidak membalas setelah pesan terakhir)
↓
Auto Followup dijadwalkan
↓
Pada waktu yang ditentukan → Pesan dikirim otomatis
↓
(Opsional) Pesan followup berikutnya dijadwalkan
↓
Sequence selesai
```
#### Cara Menyetting Auto Followup
Buka tab **Actions** dan aktifkan toggle **Auto Followup**
Pilih kapan kondisi Auto Followup dianggap terpenuhi
Konfigurasi schedule, contact list, dan working hours
#### 1. Memilih Trigger Mode
**Trigger Mode** menentukan **kapan** kondisi Auto Followup dianggap terpenuhi — yaitu: setelah pesan dari siapa yang tidak dibalas oleh pelanggan.
| Opsi | Deskripsi | Kapan Digunakan |
| ----------------------------------------- | --------------------------------------------------------------------------------- | --------------------------------------------------------------------------- |
| **Last message sent by human or chatbot** | Terpicu jika pesan terakhir dari siapapun (AI atau admin) tidak dibalas pelanggan | Untuk followup umum tanpa membedakan pengirim terakhir |
| **Last message sent by chatbot only** | Terpicu hanya jika pesan terakhir khusus dari AI yang tidak dibalas pelanggan | Untuk memastikan followup terjadi setelah AI merespons, bukan setelah admin |
#### 2. Mengatur Followup Conditions
Kondisi membatasi **siapa** yang mendapat Auto Followup:
**A. Schedule Followup**
Menentukan **jam-jam aktif** ketika Auto Followup boleh berjalan. Di luar jam yang dipilih, followup tidak akan dikirimkan.
> **Contoh:** Pilih jam 08:00 sampai 17:00 agar followup hanya terkirim di jam kerja.
**B. Contact List Conditions**
Membatasi Auto Followup berdasarkan **list kontak** tempat pelanggan berada.
| Tipe | Fungsi |
| ----------------- | ------------------------------------------------------------- |
| **Include Lists** | Followup **HANYA** berjalan untuk kontak yang ada di list ini |
| **Exclude Lists** | Followup **TIDAK** berjalan untuk kontak yang ada di list ini |
**Contoh:**
```
Include: "New Leads", "Prospects"
Exclude: "Customers", "Blacklist"
```
**C. Labels Conditions**
Membatasi Auto Followup berdasarkan **label WhatsApp Business** yang dimiliki kontak.
**Contoh:**
```
Include Labels: "Interested"
Exclude Labels: "DND", "Already Purchased"
```
**D. Additional Conditions**
Kondisi teks tambahan yang lebih fleksibel berbasis deskripsi situasi.
**Contoh:**
```
Include Conditions: "pelanggan sudah menyebutkan budget"
Exclude Conditions: "pelanggan sudah konfirmasi tidak tertarik"
```
#### 3. Mengatur Text Followup
**Text Followup** adalah daftar pesan teks yang akan dikirimkan secara berurutan kepada pelanggan. Anda bisa membuat satu atau lebih pesan dengan interval waktu (delay) yang berbeda-beda.
**Cara Menambahkan:**
1. Di bagian **"Text Followup Messages"**, klik tombol **"Add Message"**
2. Isi dua field:
* **Message Text** — Ketik isi pesan yang akan dikirim
* **Delay** — Pilih kapan pesan ini dikirim (relatif dari pesan sebelumnya atau dari trigger)
3. Ulangi untuk menambahkan lebih banyak pesan ke dalam sequence
**Contoh Sequence 3 Pesan:**
| Pesan | Delay |
| --------------------------------------------------------------------------------------- | ------ |
| "Halo! Terima kasih sudah bertanya. Ada informasi lain yang bisa kami bantu?" | 2 jam |
| "Kami masih di sini jika ada pertanyaan. Jangan ragu untuk menghubungi kami!" | 1 hari |
| "Ini pesan terakhir dari kami. Jika sewaktu-waktu butuh bantuan, silakan chat kembali." | 3 hari |
**Tips:**
* Minimal 2 jam antar pesan agar tidak terkesan spam
* Maksimal 2–3 pesan per sequence sudah cukup
* Akhiri sequence dengan pesan penutup yang ramah
***
### Add to List
**Add to List** adalah fitur yang memungkinkan Chat AI untuk **secara otomatis menambahkan kontak ke dalam list tertentu** berdasarkan konteks percakapan. Anda tidak perlu mengatur kata kunci — cukup jelaskan kondisi pemicu lewat **reason**, dan AI akan menentukan kapan kontak perlu dimasukkan ke list tersebut.
#### Cara Setting Add to List
Buka tab **Actions** dan aktifkan toggle **Add to List**
Klik **"Add Configuration"**
Pilih list tujuan dari dropdown
Jelaskan kondisi yang memicu penambahan ini
#### Field 1: List ID — Pilih List Tujuan
**List ID** adalah identifier untuk list kontak tempat kontak akan ditambahkan. Pilih dari dropdown yang menampilkan semua list yang sudah Anda buat.
Jika list belum ada, buat terlebih dahulu:
* Buka menu **WhatsApp** → **Lists**
* Buat list baru dengan nama yang deskriptif
* Kembali ke Chat AI → Actions → Add to List — list baru akan muncul di dropdown
**Contoh nama list yang baik:**
| Nama List | Penggunaan |
| -------------------- | ------------------------- |
| "Hot Leads" | Kontak yang siap membeli |
| "Price Inquiries" | Yang hanya tanya harga |
| "Support Tickets" | Yang punya masalah teknis |
| "Reseller Prospects" | Yang menanyakan kerjasama |
#### Field 2: Reason — Alasan Penambahan
**Reason** adalah deskripsi kondisi yang menjelaskan kepada AI **kapan** kontak harus dimasukkan ke list tersebut.
**Contoh Reason yang Efektif:**
| List | Reason |
| ------------------ | ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- |
| Hot Leads | "Pelanggan menggunakan kata-kata yang menunjukkan kesiapan membeli seperti 'pesan sekarang', 'mau beli', 'transfer ke mana'" |
| Product A Interest | "Pelanggan menanyakan spesifikasi, foto, harga, atau ketersediaan stok Produk A secara spesifik" |
| Support Ticket | "Pelanggan mengalami masalah, error, atau kerusakan pada produk dan membutuhkan bantuan" |
| Reseller | "Pelanggan menanyakan tentang menjadi reseller, agen, atau pembelian dalam jumlah besar untuk dijual kembali" |
**Tips menulis reason yang baik:**
* **Spesifik** — jelaskan situasi konkret, bukan kategori umum
* **Deskriptif** — beri cukup konteks agar AI bisa menilai
* **Singkat** — 1–3 kalimat cukup
* **Hindari:** "Kontak baru" atau "Pelanggan chat" (terlalu umum, tidak berguna)
#### Mutually Exclusive Lists
Secara default, ketika kontak ditambahkan ke satu list dari konfigurasi Add to List, kontak akan **otomatis dihapus dari list-list lain** yang juga dikonfigurasi di Add to List. Ini memastikan tidak ada kontak yang berada di dua list yang saling bertentangan.
**Contoh:**
```
Config 1: List "Cold Leads"
Config 2: List "Hot Leads"
Awalnya kontak ada di "Cold Leads"
→ AI memutuskan kontak masuk ke "Hot Leads"
→ Kontak DIHAPUS dari "Cold Leads"
→ Kontak DITAMBAHKAN ke "Hot Leads"
→ Kontak hanya ada di satu list
```
***
### Add to Daily List
**Add to Daily List** adalah fitur yang secara otomatis **menambahkan semua kontak yang berinteraksi dengan Chat AI ke dalam daftar harian (daily leads list)**.
Ketika fitur ini aktif, setiap kontak yang mengirim pesan ke Chat AI akan langsung masuk ke daily list — tanpa perlu mengatur kondisi atau konfigurasi apapun.
#### Perbedaan Add to List vs Add to Daily List
| Aspek | Add to List | Add to Daily List |
| --------------------- | ----------------------------------- | -------------------------- |
| **Siapa yang masuk?** | Kontak yang memenuhi kondisi reason | Semua kontak yang chat |
| **Konfigurasi** | Perlu set List ID + Reason | Tidak perlu konfigurasi |
| **Durasi** | Permanen | Sementara (per hari) |
| **Tujuan** | Segmentasi spesifik | Tracking harian menyeluruh |
| **Auto-reset** | Tidak | Ya, setiap hari |
#### Cara Aktivasi
Buka tab **Actions** di Chat AI
Temukan section **Add to Daily List** dan aktifkan toggle
Setelah aktif, muncul konfirmasi:
> *"When enabled, all contacts that interact with the AI will be automatically added to your daily leads list for follow-up and tracking purposes."*
**Tidak ada konfigurasi tambahan.** Aktifkan toggle → selesai.
***
## Advanced Settings
Advanced Settings adalah konfigurasi fitur-fitur canggih Chat AI untuk pengalaman yang lebih natural.
### AI Sensory Pack
AI Sensory Pack adalah kumpulan kemampuan AI yang memungkinkan chatbot untuk "merasakan" dan memahami berbagai jenis input.
#### 1. AI Whisper (Voice Recognition)
Mengkonversi pesan suara (voice note) menjadi teks secara otomatis.
**Status Default:** Aktif (always enabled)
#### 2. AI Vision (Image Analysis)
Memberikan kemampuan kepada chat AI untuk menganalisis dan memahami gambar.
**Status Default:** Aktif (always enabled)
#### 3. Human Tone
Mengubah gaya komunikasi AI menjadi lebih natural dan mirip manusia.
**Contoh Perbedaan:**
| Tanpa Human Tone | Dengan Human Tone |
| ------------------------------- | -------------------------------------------------------------- |
| "Pesanan Anda sedang diproses." | "Hai! Pesanan kamu lagi kami siapin nih, mohon ditunggu ya 😊" |
| "Produk tersedia." | "Wah, produk yang kamu cari ada nih! Mau langsung order?" |
Human Tone sangat cocok untuk bisnis B2C. Untuk bisnis formal/B2B, pertimbangkan untuk menonaktifkan fitur ini.
### Structured Reply
Structured Reply memungkinkan AI untuk mengirimkan media dan membagi respons panjang menjadi beberapa bubble pesan.
Buka tab **Advanced** pada pengaturan Chat AI
Cari bagian **Structured Reply**
Klik toggle untuk mengaktifkan fitur
**Konfigurasi:**
| Setting | Fungsi | Rekomendasi |
| -------------------------- | ---------------------------- | ---------------- |
| **Max Bubble** | Jumlah maksimum bubble pesan | 3-5 bubble |
| **Max Bubble Char Length** | Maksimum karakter per bubble | 500-800 karakter |
| **Delay Per Message** | Jeda antar pesan (detik) | 1-2 detik |
**Penggunaan Media:**
Dengan Structured Reply aktif, AI dapat mengirimkan media dengan format:
```
[[media=123]]
```
Dimana `123` adalah ID dari media yang tersimpan di sistem.
***
## Menyimpan Pengaturan
Setelah semua konfigurasi selesai:
Review semua pengaturan
Klik tombol **"Save"** atau **"Simpan"** di bagian bawah setiap tab
Tunggu konfirmasi "Saved successfully"
Aktifkan toggle **"Chat AI"** di bagian atas jika belum aktif
## Verifikasi Aktivasi
Untuk memastikan Chat AI berfungsi dengan baik:
Kirim pesan test ke nomor WhatsApp bisnis Anda
Periksa apakah AI merespons sesuai konfigurasi
Cek riwayat percakapan di tab **History**
Monitor penggunaan token
# Best Practices Chat AI
Source: https://docs.dripsender.id/chat-ai/best-practices
Kumpulan best practices untuk mengoptimalkan performa Chat AI DripSender di bisnis Anda
# Best Practices Chat AI
Panduan ini merangkum praktik terbaik dari pengalaman pengguna Chat AI DripSender di berbagai jenis bisnis.
***
## 1. Training Data
### ✅ Lakukan Ini
Training data yang terstruktur membuat AI lebih mudah menavigasi informasi:
```markdown theme={null}
# PRODUK
## Produk A
- Harga: Rp X
- Fitur: ...
## Produk B
- Harga: Rp Y
- Fitur: ...
# KEBIJAKAN
## Pengiriman
...
```
Gunakan pertanyaan persis seperti yang sering ditanyakan pelanggan:
```markdown theme={null}
Q: Ongkir ke Makassar berapa?
A: Ongkos kirim ke Makassar tergantung kurir dan berat produk. Untuk perkiraan, order lewat chat ini dan sistem akan menghitung otomatis.
Q: Apakah COD tersedia?
A: Saat ini kami belum melayani COD. Tersedia transfer bank dan QRIS.
```
Jadwalkan review bulanan untuk memastikan:
* Harga masih akurat
* Produk baru sudah ditambahkan
* Promo yang sudah berakhir dihapus
* Kebijakan masih relevan
```markdown theme={null}
# CONTOH PERCAKAPAN
Pelanggan: "Produk A vs B lebih bagus mana?"
Respons yang diharapkan: "Untuk kebutuhan [X], Produk A lebih cocok karena [alasan]. Untuk kebutuhan [Y], Produk B lebih baik karena [alasan]."
```
Upload PDF/DOCX untuk:
* Manual produk yang panjang
* Katalog dengan banyak produk
* Dokumen SLA dan kebijakan detail
* Brosur dengan spesifikasi teknis
File Training Data hanya tersedia di **Engine V2**. Wajib klik **Reindex** setelah upload.
### ❌ Hindari Ini
| Yang Buruk | Yang Baik |
| ------------------------------------------------- | ----------------------------------------- |
| "Harga sekitar 100ribuan" | "Harga: Rp 95.000 – Rp 125.000" |
| Informasi yang kontradiktif di dua tempat | Satu sumber kebenaran yang konsisten |
| Training data tanpa struktur (1 paragraf panjang) | Dipecah per kategori dengan heading |
| Informasi sensitif internal (password, margin) | Hanya informasi yang aman untuk pelanggan |
| Promo yang sudah berakhir | Update setiap kali promo berubah |
***
## 2. AI Behaviour
### Prinsip Behaviour yang Efektif
**Buruk:** "Jadilah ramah dan helpful"
**Baik:** "Kamu adalah Rina, customer service dari \[Brand]. Kamu selalu menyapa dengan hangat, patient dalam menjelaskan, dan fokus pada solusi."
**Buruk:** "Gunakan bahasa yang sopan"
**Baik:** "Gunakan bahasa Indonesia formal. Sapa dengan 'Anda'. Boleh emoji maksimal 2 per pesan. Hindari kata singkatan (gak, udah, dll)."
Pikirkan situasi yang mungkin terjadi:
* Pelanggan marah atau kasar
* Pertanyaan di luar topik bisnis
* Permintaan diskon
* Keluhan serius
Minimal test 5 skenario berbeda sebelum go live.
### Template AI Behaviour per Jenis Bisnis
```markdown theme={null}
# KE_PRIBADIAN
Profesional, to-the-point, dan knowledge-driven.
Sapa dengan title formal.
# GAYA_BAHASA
Formal, minim emoji, gunakan bullet points untuk info kompleks.
# CARA_MERESPONS
Langsung ke inti, sertakan data/angka, tawarkan dokumentasi teknis.
```
```markdown theme={null}
# KE_PRIBADIAN
Ramah, helpful, dan antusias. Percaya setiap pelanggan punya kebutuhan unik.
# GAYA_BAHASA
Casual tapi sopan. Emoji boleh (maks 3/pesan). Gunakan "Kak".
# CARA_MERESPONS
Tanya kebutuhan dulu, baru rekomendasikan. Akhiri dengan tawaran bantuan.
```
```markdown theme={null}
# KE_PRIBADIAN
Sophisticated, personalized, eksklusif. Setiap pelanggan adalah VIP.
# GAYA_BAHASA
Elegan, minim singkatan, hindari bahasa pasar. Emoji selektif (✨🌹).
# CARA_MERESPONS
Personalized sesuai nama, perhatikan detail preferensi, layani seperti concierge.
```
***
## 3. Engine & Token
### Kapan Gunakan Engine V1 vs V2?
| Kondisi | Rekomendasi |
| --------------------------------- | -------------------- |
| Budget token terbatas | V2 (hemat 40% token) |
| Butuh File Training Data | V2 (wajib) |
| Butuh Website Sync | V2 (wajib) |
| Produk sedikit, pertanyaan simpel | V1 OK |
| Percakapan kompleks, multi-topik | V2 lebih baik |
### Optimalkan Penggunaan Token
Set context length sesuai kebutuhan:
* Support simpel: 5-8 pesan
* Support kompleks: 10-15 pesan
* Jangan set terlalu tinggi tanpa alasan
Batasi response length:
* WhatsApp: 500-1000 karakter
* Detail produk: 1500-2000 karakter
* Hindari 3000+ kecuali benar-benar perlu
Set limit per kontak:
* 30-50 respons/hari untuk bisnis normal
* Cegah abuse dari satu nomor
Exclude nomor yang tidak perlu direspons AI:
* Admin internal
* Vendor/supplier
* Nomor testing
***
## 4. Merchant Mode
### Best Practices untuk Produk Fisik
Selalu isi berat produk dengan akurat (dalam gram, termasuk kemasan)
Set origin data ke kota yang tepat untuk akurasi kalkulasi ongkir
Pilih kurir yang benar-benar Anda gunakan (jangan pilih semua)
Update stok secara berkala agar AI tidak menerima order produk habis
### Best Practices untuk Produk Digital
Set stok ke 9999 (atau angka besar) untuk produk unlimited
Pastikan mekanisme pengiriman link akses berjalan setelah konfirmasi payment
Sertakan instruksi "cara akses produk" di training data
***
## 5. Fallback & Handover
### Strategi Handover yang Baik
Pastikan pesan ke admin menyertakan:
* Nama dan nomor pelanggan
* Ringkasan masalah/pertanyaan
* Link ke riwayat percakapan (jika ada)
```
🔔 HANDOVER ALERT
Pelanggan: {{customer_name}} ({{customer_phone}})
Topik: {{question}}
Silakan lanjutkan percakapan.
```
Instruksikan admin untuk mengaktifkan **"Disable Chatbot"** saat mereka sedang mengambil alih percakapan. Ini mencegah AI mengganggu takeover manual.
Contoh keyword yang natural:
* Pause: "hubungkan admin", "mau bicara CS", "minta bantuan manusia"
* Resume: "lanjutkan", "oke terima kasih"
***
## 6. Testing & Iteration
### Framework Testing Sebelum Go Live
```mermaid theme={null}
flowchart LR
A[Buat Training\nData & Behaviour] --> B[Test 10 Skenario\nDasar]
B --> C{Respons\nSesuai?}
C -->|80%+ sesuai| D[Soft Launch\n100 percakapan]
C -->|< 80% sesuai| E[Update Training\nData/Behaviour]
E --> B
D --> F[Review History\nHarian]
F --> G[Identifikasi Gap\ndan Improve]
G --> F
```
### 10 Skenario Test Wajib
1. **Greeting** — "Halo" / "Hai" / "Selamat pagi"
2. **Pertanyaan produk utama** — Tentang produk/layanan terpopuler
3. **Tanya harga** — Pastikan harga yang disebutkan akurat
4. **Perbandingan produk** — "Pilih A atau B?"
5. **Pertanyaan di luar topik** — Pastikan AI menolak dengan sopan
6. **Komplain/keluhan** — Simulasi pelanggan tidak puas
7. **Minta diskon** — AI harus mengikuti kebijakan
8. **Minta bicara admin manusia** — Trigger handover
9. **Pesan tidak jelas/typo** — "Mau bli produ" (typo)
10. **Pertanyaan edge case** — Situasi yang jarang tapi mungkin terjadi
***
## 7. Monitor dan Optimasi Berkelanjutan
Di tab **History**, baca percakapan nyata. Cari pola:
* Pertanyaan apa yang sering tidak terjawab?
* Di mana AI sering salah atau memberikan info keliru?
* Pertanyaan apa yang tidak ada di training data?
Setiap ada gap yang ditemukan, tambahkan ke training data. Lakukan reindex jika menggunakan V2.
Evaluasi apakah kepribadian AI masih sesuai dengan feedback yang masuk dari pelanggan.
Pantau penggunaan token setiap minggu. Jika terlalu cepat habis, optimalkan context length dan response length.
Chat AI yang baik bukan langsung sempurna — tapi terus berkembang berdasarkan data nyata dari percakapan pelanggan.
# FAQ Chat AI
Source: https://docs.dripsender.id/chat-ai/faq
Pertanyaan yang paling sering diajukan tentang fitur Chat AI DripSender
# FAQ Chat AI DripSender
## Umum & Dasar
Chat AI adalah fitur kecerdasan buatan yang terintegrasi dalam DripSender untuk mengotomatisasi respons percakapan WhatsApp bisnis Anda. AI akan menjawab pesan pelanggan secara otomatis, 24/7, berdasarkan training data yang Anda berikan.
Chat AI dapat digunakan untuk:
* Customer service otomatis
* Sales agent via WhatsApp
* Menjawab FAQ pelanggan
* Memproses pesanan (dengan Merchant Mode)
| | Engine V1 | Engine V2 |
| ---------------------- | ----------- | ------------------------------- |
| **Konsumsi Token** | Normal | Hemat \~40% |
| **Kualitas Respons** | Baik | Lebih baik (advanced reasoning) |
| **File Training Data** | ❌ | ✅ |
| **Website Sync** | ❌ | ✅ |
| **Kecepatan** | Lebih cepat | Sedikit lebih lambat |
**Rekomendasi:** Gunakan **Engine V2** untuk penghematan token dan fitur tambahan. Gunakan **V1** hanya jika Anda memprioritaskan kecepatan respons di atas segalanya.
| Kondisi | Rekomendasi |
| --------------------------------- | ------------------------ |
| Budget token terbatas | **V2** (hemat 40% token) |
| Butuh File Training Data | **V2** (wajib) |
| Butuh Website Sync | **V2** (wajib) |
| Produk sedikit, pertanyaan simpel | V1 OK |
| Percakapan kompleks, multi-topik | **V2** lebih baik |
| Butuh kecepatan maksimal | V1 lebih cepat |
Ya! Chat AI mendukung percakapan di:
* Chat personal (1-on-1)
* Grup WhatsApp
Konfigurasi **Scope** di tab General:
* **All** — aktif di personal dan grup
* **Personal** — hanya chat personal
* **Group** — hanya grup (bisa pilih grup tertentu)
Tergantung konfigurasi AI Behaviour Anda. Anda bisa:
* Membuat AI memperkenalkan diri secara jujur sebagai "asisten virtual"
* Menggunakan nama yang terdengar natural agar pengalaman lebih personal
**Best practice:** Jujurkan bahwa AI adalah asisten virtual, tapi dengan persona yang hangat dan natural.
Chat AI tidak memiliki batasan jumlah percakapan simultan. AI dapat menangani ratusan hingga ribuan percakapan sekaligus selama token tersedia.
**Exclude List** adalah daftar nomor yang tidak akan direspons oleh Chat AI. Gunakan untuk:
* Nomor admin internal
* Vendor dan supplier
* Nomor testing
* Kontak yang memang harus ditangani manusia
Atur di tab **General** > **Exclude List** dengan format: `628xxxxxxxx`, satu nomor per baris.
***
## Token & Harga
Token adalah unit yang digunakan Chat AI untuk memproses setiap pesan. Setiap kali AI membaca pesan masuk dan menghasilkan respons, sejumlah token dikonsumsi.
**Faktor yang mempengaruhi jumlah token per percakapan:**
* Panjang pesan pelanggan
* Panjang respons AI
* Context length (berapa pesan sebelumnya yang dibaca AI)
* Panjang training data
* Engine yang digunakan (V2 lebih hemat 40%)
**Estimasi kasar:** 1 percakapan singkat ≈ 500-1.000 token.
1. Masuk ke menu **WhatsApp** > **Chat AI**
2. Lihat saldo token di bagian atas halaman
3. Klik tombol **"Beli Token"**
4. Pilih paket token yang sesuai
5. Selesaikan pembayaran
6. Token akan otomatis masuk ke akun dalam beberapa menit
Informasi masa berlaku token dapat dilihat di halaman pembelian token. Hubungi support DripSender untuk informasi terkini mengenai kebijakan expired token.
Tips menghemat token:
1. **Gunakan Engine V2** — lebih hemat 40% dibandingkan V1
2. **Turunkan Context Length** — dari 20 menjadi 10 pesan (untuk support simpel: 5-8 pesan)
3. **Batasi Response Length** — 500-1000 karakter cukup untuk WhatsApp
4. **Set Chatbot Limit** — batasi jumlah respons per kontak per hari (30-50 untuk bisnis normal)
5. **Exclude nomor yang tidak perlu** — admin internal, vendor, nomor test
6. **Gunakan training data terstruktur** — hindari teks panjang tanpa heading
***
## Training Data
Tidak ada angka pasti. Aturan umumnya:
* **Minimum:** Nama bisnis, produk/layanan utama, harga, dan kontak
* **Disarankan:** + FAQ 10-20 pertanyaan, kebijakan, jam operasional
* **Optimal:** + Informasi detail produk, contoh percakapan, prosedur spesifik
Semakin lengkap, semakin akurat respons AI. Tapi hindari informasi yang tidak relevan untuk pelanggan.
Gunakan format terstruktur dengan Markdown:
```markdown theme={null}
# KATEGORI UTAMA
## Sub-kategori
- Poin 1
- Poin 2
# FAQ
Q: Pertanyaan?
A: Jawaban lengkap.
```
Hindari teks panjang tanpa struktur — akan menyulitkan AI mengekstrak informasi.
**Best practice:** Sertakan FAQ dengan pertanyaan nyata dari pelanggan, bukan pertanyaan teoretis.
* **Engine V1:** Tidak, simpan (Save) langsung berlaku
* **Engine V2:** **Ya**, Reindex wajib setelah setiap perubahan agar AI membaca data terbaru
Tombol Reindex ada di pojok kanan atas section Training Data. Wajib klik Reindex setelah upload File Training Data juga.
* **Format:** PDF dan DOCX
* **Ukuran:** Maksimal 5MB per file
* **Jumlah:** Bisa multiple file
* **Engine:** Hanya tersedia di Engine V2
File TXT, XLSX, dan format lainnya tidak didukung.
**Gunakan File Training Data untuk:**
* Manual produk yang panjang
* Katalog dengan banyak produk
* Dokumen SLA dan kebijakan detail
* Brosur dengan spesifikasi teknis
Tidak. Website Sync hanya bekerja pada URL yang **accessible secara publik** (tanpa butuh login atau VPN). Jika website memerlukan autentikasi, gunakan metode lain:
* Salin konten ke training data text secara manual
* Download konten sebagai PDF dan upload sebagai File Training Data
***
## AI Behaviour
AI Behaviour adalah instruksi yang menentukan kepribadian, gaya bahasa, dan cara AI berinteraksi. Tanpa AI Behaviour yang baik, AI akan terasa generic dan tidak mencerminkan brand Anda.
AI Behaviour yang baik menciptakan:
* Brand voice yang konsisten
* Respons yang sesuai target audience
* Batasan yang jelas (apa yang boleh dan tidak boleh dijawab)
**Idealnya:** 200-500 kata.
Terlalu pendek → AI kurang terarah
Terlalu panjang → AI bisa bingung dengan terlalu banyak instruksi
Fokus pada 5 elemen kunci:
1. Kepribadian
2. Gaya bahasa
3. Cara merespons
4. Batasan
5. Instruksi khusus
Saat ini satu konfigurasi AI Behaviour berlaku untuk semua channel (personal dan grup). Siasatnya: gunakan instruksi behavior yang fleksibel untuk kedua konteks.
Gunakan struktur yang jelas dengan heading:
```markdown theme={null}
# KE_PRIBADIAN
Profesional, to-the-point, dan knowledge-driven.
# GAYA_BAHASA
Formal, minim emoji, gunakan bullet points untuk info kompleks.
# CARA_MERESPONS
Langsung ke inti, sertakan data/angka, tawarkan dokumentasi teknis.
# BATASAN
- JANGAN mengarang informasi yang tidak ada di training data
- HANYA jawab pertanyaan terkait bisnis kami
```
***
## Merchant Mode
Merchant Mode saat ini masih dalam tahap **Beta** dan tersedia **gratis** untuk semua pengguna Chat AI. Setelah dirilis secara resmi, akan menjadi fitur add-on premium. Anda akan diinformasikan sebelum ada perubahan harga.
Ya! Pilih **Merchant Type: Kombinasi**. Dengan mode ini:
* Produk fisik akan mendapat opsi pilihan kurir dan perhitungan ongkir
* Produk digital tidak perlu pengiriman, langsung ke pembayaran
* AI mendeteksi tipe produk secara otomatis berdasarkan jenis yang dipilih pelanggan
Tidak ada batasan yang dipublish. Untuk performa terbaik, mulai dengan 20-50 produk. Jika produk sangat banyak, gunakan import CSV untuk efisiensi.
Saat ini Payment Gateway Chat AI masih dalam mode **Sandbox** untuk keperluan pengujian. Transaksi tidak memproses uang sungguhan.
Untuk aktivasi production, hubungi tim DripSender.
Ya! Dengan mengaktifkan **Structured Reply** (di tab Advanced), Anda bisa menyertakan media dalam respons AI menggunakan format:
```
[[media=ID_MEDIA]]
```
Dimana ID\_MEDIA adalah ID media yang tersimpan di sistem DripSender.
Ceklist untuk perhitungan ongkir yang berfungsi:
* ✅ Origin data (kota asal) sudah diatur di Shipping Configuration
* ✅ Berat produk sudah diisi (dalam gram, angka > 0)
* ✅ Minimal 1 kurir sudah dipilih
* ✅ Merchant Type diatur ke "Produk Fisik" atau "Kombinasi"
* ✅ Alamat tujuan pelanggan valid dan lengkap
***
## Fallback & Handover
| | Fallback Handover | Pause AI |
| -------------- | ------------------------------ | -------------------------------- |
| **Trigger** | Otomatis (AI tidak bisa jawab) | Manual (keyword dari user/admin) |
| **Tujuan** | Eskalasi ke tim manusia | Ambil alih sementara (takeover) |
| **Notifikasi** | Kirim notif ke admin | Tidak ada notifikasi otomatis |
| **Resume** | Admin harus aktifkan ulang | Bisa resume via keyword |
Gunakan fitur **"Disable Chatbot"** yang tersedia di:
* Tombol Pause AI di percakapan tertentu di History
* Atau instruksikan admin untuk mengirim keyword Pause AI agar AI berhenti di percakapan tersebut saja
Tambahkan instruksi di AI Behaviour: "Jika pesan diawali dengan \[ADMIN]:, abaikan dan jangan respons" — sebagai protokol internal untuk admin.
Ada dua cara:
**1. Pause AI via Keyword:**
* Atur pause keyword di tab General (contoh: "hubungkan admin", "mau bicara CS")
* Pelanggan atau admin kirim keyword tersebut
* AI akan berhenti merespons di percakapan itu saja
* Untuk resume: kirim resume keyword (contoh: "lanjutkan")
**2. Disable Chatbot via History:**
* Buka tab History
* Cari percakapan yang ingin di-takeover
* Aktifkan "Disable Chatbot" untuk kontak tersebut
***
## Advanced Features
Human Tone adalah fitur (di tab Advanced) yang mengubah gaya respons AI menjadi lebih natural dan tidak terasa seperti robot. Respons menjadi lebih conversational dengan variasi kalimat.
**Gunakan Human Tone jika:**
* Bisnis B2C yang ingin pengalaman personal
* Target audiens milenial/Gen Z
* Brand dengan tone casual dan friendly
**Nonaktifkan Human Tone jika:**
* Bisnis formal/B2B yang memerlukan presisi
* Informasi teknis yang harus akurat kata per kata
**AI Vision** — AI dapat menganalisis gambar yang dikirim pelanggan:
* Membaca teks dari gambar (OCR)
* Mengidentifikasi produk dari foto
* Analisis konten visual
**AI Whisper** — AI dapat memproses pesan suara (voice note):
* Mengkonversi voice note ke teks
* Merespons berdasarkan isi voice note
Kedua fitur aktif secara default di tab Advanced > AI Sensory Pack.
Structured Reply memungkinkan AI:
1. Memecah respons panjang menjadi beberapa bubble pesan
2. Menambahkan delay antar bubble (efek "sedang mengetik")
3. Menyertakan media (gambar, video, voice note) dalam respons
Aktifkan di tab **Advanced** > **Structured Reply** dan atur:
* Max Bubble (jumlah pesan maksimal)
* Max Char Length (panjang karakter per bubble)
* Delay Per Message (jeda antar pesan dalam ms)
Format media: `[[media=ID_MEDIA]]`
Lakukan **10 Skenario Test Wajib** sebelum mengaktifkan Chat AI:
1. **Greeting** — "Halo" / "Hai" / "Selamat pagi"
2. **Pertanyaan produk utama** — Tentang produk/layanan terpopuler
3. **Tanya harga** — Pastikan harga yang disebutkan akurat
4. **Perbandingan produk** — "Pilih A atau B?"
5. **Pertanyaan di luar topik** — Pastikan AI menolak dengan sopan
6. **Komplain/keluhan** — Simulasi pelanggan tidak puas
7. **Minta diskon** — AI harus mengikuti kebijakan
8. **Minta bicara admin manusia** — Trigger handover
9. **Pesan tidak jelas/typo** — "Mau bli produ" (typo)
10. **Pertanyaan edge case** — Situasi yang jarang tapi mungkin terjadi
**Target:** Minimal 80% respons sesuai harapan sebelum soft launch.
***
## Belum Menemukan Jawaban?
Panduan solusi untuk masalah teknis spesifik
Tips optimalisasi performa Chat AI
**[support@dripsender.com](mailto:support@dripsender.com)**
atau WhatsApp: [0813-7388-7727](https://wa.me/6281373887727)
Langkah lengkap mengaktifkan Chat AI
# Overview
Source: https://docs.dripsender.id/chat-ai/index
Asisten virtual pintar untuk otomatisasi customer service WhatsApp bisnis Anda
Chat AI adalah fitur **kecerdasan buatan (AI)** yang terintegrasi dalam DripSender untuk mengotomatisasi respon percakapan WhatsApp bisnis Anda. Miliki asisten virtual yang menjawab pertanyaan pelanggan secara otomatis, **24/7**, dengan respons yang cerdas dan personal.
## Fitur Utama
Chat AI selalu aktif dan siap merespons pelanggan kapan saja, bahkan di luar jam kerja. Tidak ada lagi pelanggan yang menunggu balasan.
AI mengingat riwayat percakapan untuk memberikan respons yang kontekstual dan relevan. Percakapan terasa natural seperti chat dengan manusia.
Latih AI dengan informasi spesifik tentang bisnis, produk, dan layanan Anda. AI akan berbicara seperti representatif perusahaan Anda.
Atur perilaku dan gaya komunikasi AI - formal, casual, humoris, atau profesional sesuai brand voice bisnis Anda.
Sistem otomatis mengalihkan percakapan ke admin manusia ketika AI tidak bisa menjawab atau pelanggan meminta bantuan manual.
Dapat digunakan untuk chat personal maupun grup WhatsApp dalam satu konfigurasi yang sama.
## Arsitektur Chat AI
```mermaid theme={null}
flowchart LR
A[Pelanggan
WhatsApp] -->|Kirim Pesan| B[DripSender
AI Engine]
B -->|Analisis Konteks| C[Training Data
+ Behaviour]
C -->|Generate Response| B
B -->|Kirim Balasan| A
```
## Keuntungan Menggunakan Chat AI
Tidak perlu membalas pesan satu per satu secara manual. AI menangani ratusan percakapan secara bersamaan.
Pelanggan mendapat jawaban instan tanpa menunggu. Tingkat kepuasan pelanggan meningkat drastis.
Setiap pelanggan mendapatkan informasi yang konsisten dan akurat sesuai data training.
Kurangi kebutuhan tim support yang besar. Satu AI bisa menangani beban kerja banyak agen.
Respons yang dipersonalisasi berdasarkan data pelanggan dan riwayat percakapan.
## Persyaratan Menggunakan Chat AI
**Token AI Tersedia** - Anda memiliki cukup token AI untuk mengaktifkan fitur ini
**WhatsApp Terhubung** - Device WhatsApp sudah terkoneksi dengan DripSender
**Training Data Siap** - Informasi dasar tentang bisnis sudah dipersiapkan
Chat AI menggunakan sistem token. Setiap respons AI akan mengonsumsi token dari akun Anda. Pastikan untuk memantau penggunaan token secara berkala.
## Mulai Menggunakan Chat AI
1. Token System
2. Mengaktifkan Chat AI
3. Merchant Mode
4. Best Practices
Dokumentasi ini akan memandu Anda dari nol hingga Chat AI siap digunakan untuk melayani pelanggan Anda.
***
## Dokumentasi Chat AI
Panduan lengkap mengaktifkan dan mengkonfigurasi Chat AI, Training Data, AI Behaviour, dan lainnya
Memahami cara kerja token dan mengoptimalkan penggunaannya
Ubah Chat AI menjadi Sales Agent dengan fitur katalog, ongkir, dan pembayaran otomatis
Kumpulan praktik terbaik untuk mengoptimalkan performa Chat AI
Panduan implementasi nyata untuk berbagai jenis bisnis
Pertanyaan yang paling sering diajukan tentang Chat AI
Solusi cepat untuk masalah umum Chat AI
# Studi Kasus 3: Chatbot Sales Toko Digital
Source: https://docs.dripsender.id/chat-ai/studi-kasus/chatbot-sales-toko-digital
Jual produk digital (ebook, kursus online, template) via WhatsApp tanpa konfigurasi shipping — proses pembayaran hingga pengiriman link akses otomatis
# Chatbot Sales Toko Digital
**Skenario:** "DesignMasterclass" menjual produk digital berupa template desain Canva, kursus video online, dan ebook panduan desain. Semua penjualan dikelola via WhatsApp dengan AI yang melayani dari pertanyaan hingga pengiriman link akses secara otomatis.
## Gambaran Umum
**Engine V1 atau V2**
V2 direkomendasikan, V1 juga bekerja
**Aktif — Produk Digital**
Tanpa konfigurasi shipping apapun
**Payment Gateway**
QRIS, transfer bank, e-wallet
***
## Pilih Engine: V1 atau V2?
Untuk toko digital murni, kedua engine bisa digunakan. Ini perbandingannya:
| Pertimbangan | Engine V1 | Engine V2 |
| ----------------------- | ----------- | -------------------- |
| **Biaya token** | Normal | Hemat \~40% |
| **File Training** | ❌ Tidak ada | ✅ Tersedia |
| **Website Sync** | ❌ Tidak ada | ✅ Tersedia |
| **Kecepatan respons** | Lebih cepat | Sedikit lebih lambat |
| **Kemampuan reasoning** | Standar | Lebih baik |
**Rekomendasi:** Gunakan **Engine V2** jika Anda memiliki katalog produk yang banyak dan ingin upload file PDF katalog. Gunakan **Engine V1** jika produk sedikit dan lebih prioritaskan kecepatan.
***
## Alur Pembelian Produk Digital
```mermaid theme={null}
flowchart LR
A["Pelanggan tanya\nproduk digital"] --> B["AI tampilkan\nkatalog + harga"]
B --> C["Pelanggan pilih\nproduk"]
C --> D["AI add ke cart\nkonfirmasi total"]
D --> E["Generate link\npembayaran"]
E --> F["Pelanggan bayar\nQRIS/transfer/ewallet"]
F --> G["Sistem otomatis\nkirim link akses"]
G --> H["Selesai 🎉"]
```
***
## Langkah 1: Aktifkan Chat AI
Masuk ke menu **WhatsApp** > **Chat AI**
Aktifkan toggle switch **"Chat AI"** di bagian atas halaman
Contoh: `DesignMasterclass`
Pilih **Engine V2** (direkomendasikan) atau **Engine V1**
Pilih **All Messages**
Klik **Save**
***
## Langkah 2: Aktifkan Merchant Mode (Produk Digital)
Klik tab **Merchant**
Aktifkan toggle **"Fitur Merchant"**
Di **Pengaturan** > **Mode Merchant**, pilih **Produk Digital**
Dengan mode Produk Digital, section Shipping Configuration tidak akan muncul — Anda tidak perlu mengisi origin, kurir, atau berat produk.
***
## Langkah 3: Tambah Produk Digital
Masuk ke **Merchant** > **Pengaturan** > **Daftar Produk** > klik **"Tambah Produk"**.
| Field | Nilai |
| --------------- | ---------------------------------------------------------------------------------------------------- |
| **SKU** | `DMC-TPL-001` |
| **Nama Produk** | Mega Pack Template Instagram 100+ Desain |
| **Harga** | `99000` |
| **Berat** | `0` (produk digital) |
| **Stok** | `9999` (unlimited) |
| **Tipe Produk** | Produk Digital ✅ |
| **Deskripsi** | 100+ template Instagram premium untuk feed, story, dan reels. Format Canva. Update gratis selamanya. |
| Field | Nilai |
| --------------- | -------------------------------------------------------------------------------------------------------- |
| **SKU** | `DMC-KRS-002` |
| **Nama Produk** | Kursus Desain Canva dari Nol - Level Pro |
| **Harga** | `297000` |
| **Berat** | `0` |
| **Stok** | `9999` |
| **Tipe Produk** | Produk Digital ✅ |
| **Deskripsi** | 8 jam video pembelajaran desain Canva dari dasar hingga mahir. Termasuk project file dan akses lifetime. |
| Field | Nilai |
| --------------- | ---------------------------------------------------------------------------------------------------------- |
| **SKU** | `DMC-EBK-003` |
| **Nama Produk** | Ebook Panduan Desain UI/UX untuk Pemula |
| **Harga** | `79000` |
| **Berat** | `0` |
| **Stok** | `9999` |
| **Tipe Produk** | Produk Digital ✅ |
| **Deskripsi** | PDF 150 halaman membahas prinsip desain UI/UX, tools, portfolio building, hingga cara dapat klien pertama. |
| Field | Nilai |
| --------------- | ------------------------------------------------------------------------------------------------------ |
| **SKU** | `DMC-BDL-004` |
| **Nama Produk** | Ultimate Design Bundle — Hemat 50% |
| **Harga** | `249000` |
| **Berat** | `0` |
| **Stok** | `9999` |
| **Tipe Produk** | Produk Digital ✅ |
| **Deskripsi** | Bundling lengkap: Template 100+, Kursus Video, Ebook UI/UX. Harga normal Rp 475.000, hemat Rp 226.000! |
***
## Langkah 4: Setup Payment Gateway
Untuk produk digital, Payment Gateway sangat disarankan karena proses otomatis (link pembayaran → konfirmasi → kirim akses):
Di **Merchant** > **Pengaturan** > **Payment Configuration**
Aktifkan toggle **"Use Payment Gateway"**
Payment Gateway mendukung:
| Metode | Fee | Rekomendasi |
| --------------------------- | ---------------------- | ------------------------------ |
| QRIS | 0.63% | ⭐ Terbaik untuk produk digital |
| Transfer Bank | Rp 4.000 per transaksi | ✅ Umum digunakan |
| E-Wallet (GoPay, OVO, DANA) | 1.5%-2% | ✅ Untuk target milenial |
| Kartu Kredit | Rp 2.000 + 2.9% | Opsional |
Payment Gateway Chat AI saat ini dalam mode **Sandbox (Demo)**. Transaksi tidak memproses uang sungguhan. Hubungi DripSender untuk aktivasi production.
Alternatif jika ingin tetap gunakan **Manual Transfer**:
* Tambahkan rekening bank via tombol **"Add Method"**
* AI akan mengirimkan detail rekening ke pelanggan setelah order dibuat
* Konfirmasi manual tetap dilakukan oleh admin
***
## Langkah 5: Training Data untuk Produk Digital
Masuk ke tab **Training & Data**, isi di bagian **Training Data**:
```markdown theme={null}
# DESIGNMASTERCLASS
Platform belajar desain online untuk siapa saja — dari nol hingga profesional.
Kami menyediakan kursus, template, dan ebook desain berkualitas tinggi.
# PRODUK
## Template Canva (Rp 99.000)
- 100+ template Instagram premium (feed, story, reels)
- Format file: Canva (bisa diedit langsung)
- Update: Gratis selamanya
- Akses: Link Google Drive dikirim dalam 1 jam setelah pembayaran
## Kursus Desain Canva Level Pro (Rp 297.000)
- 8 jam video HD (direkam studio)
- Materi: Dasar desain, tipografi, warna, template, branding
- Termasuk: Project file, cheatsheet, sertifikat
- Akses: Lifetime, link dikirim dalam 1 jam setelah pembayaran
## Ebook Panduan Desain UI/UX (Rp 79.000)
- 150 halaman PDF (full color)
- Materi: Prinsip desain, tools (Figma, Canva), portofolio, cara dapat klien
- Format: PDF, bisa dibaca di HP/laptop
- Akses: Link Google Drive dikirim dalam 1 jam
## Ultimate Design Bundle (Rp 249.000 — hemat 50%)
- Isi: Template 100+ + Kursus Video + Ebook UI/UX
- Harga satuan: Rp 475.000 | Harga bundle: Rp 249.000
- Akses semua produk sekaligus
# FAQ
Q: Bagaimana cara mendapatkan file setelah pembayaran?
A: Setelah pembayaran berhasil, link akses akan otomatis dikirimkan ke nomor WhatsApp Anda dalam 1 jam.
Q: Apakah bisa diakses di HP?
A: Ya! Template Canva, ebook (PDF), dan video dapat diakses dari HP maupun laptop/PC.
Q: Apakah ada garansi?
A: Ya, garansi kepuasan 7 hari. Jika tidak puas, kami kembalikan uang Anda penuh.
Q: Apakah ada update konten?
A: Template: update gratis selamanya. Kursus video dan ebook: kami informasikan jika ada edisi terbaru.
Q: Apakah sertifikat kursus resmi?
A: Sertifikat kelulusan dari DesignMasterclass diterbitkan untuk kursus video. Bisa digunakan untuk portofolio.
Q: Bisa minta invoice?
A: Ya, invoice akan dikirimkan bersamaan dengan link akses setelah pembayaran berhasil.
# KEBIJAKAN REFUND
- Refund diterima dalam 7 hari setelah pembelian
- Syarat: Belum pernah mengakses/membuka file yang dibeli
- Proses refund: 2-3 hari kerja ke rekening asal
# KONTAK
WhatsApp: Ya, ini nomor aktif kami
Email: hello@designmasterclass.id
Instagram: @designmasterclass.id
```
Jika menggunakan **Engine V2**, jangan lupa klik tombol **Reindex** setelah mengubah Training Data agar AI membaca data terbaru.
***
## Langkah 6: AI Behaviour untuk Toko Digital
Untuk penjual produk digital, gunakan tone yang informatif, conversion-focused, dan inspiratif:
```markdown theme={null}
# KE_PRIBADIAN
Kamu adalah Reza, learning consultant dari DesignMasterclass.
Kamu bersemangat membantu orang belajar desain dan meningkatkan skill mereka.
Karaktermu:
- Informatif dan memberi insight
- Supportive — percaya semua orang bisa belajar desain
- Jujur tentang apa yang bisa dipelajari dari setiap produk
- Tidak hard-sell, tapi pandai menunjukkan value
# GAYA_BAHASA
- Santai tapi informatif
- Gunakan bahasa Indonesia yang ramah
- Emoji boleh: 🎨✨📚💡
- Panggil pelanggan dengan "Kak"
# CARA_MERESPONS
1. Sapa dengan antusias: "Halo Kak {{customer_name}}! 🎨 Siap belajar desain?"
2. Gali kebutuhan: tanyakan level skill dan tujuan (untuk bisnis, karir, atau hobi)
3. Rekomendasikan produk yang paling sesuai
4. Jelaskan value produk dengan konkret (contoh: "Setelah kursus ini, kamu bisa...")
5. Setelah pembelian: ucapkan selamat dan motivasi untuk mulai belajar
# BATASAN
- Jangan klaim skill guarantee yang tidak realistis
- Jangan komparasi negatif dengan platform lain
- Jangan berikan link akses sebelum pembayaran dikonfirmasi sistem
# INSTRUKSI_KHUSUS
- Jika ragu antara dua produk: rekomendasikan Ultimate Bundle karena paling value for money
- Jika pelanggan masih ragu beli: tawarkan untuk lihat preview/sample
- Untuk pertanyaan teknis (cara buka file): berikan panduan step-by-step
- Setelah pelanggan beli: kirimkan encouragement: "Selamat belajar! Konsisten adalah kuncinya 💪"
```
***
## Langkah 7: Tes Skenario Toko Digital
| Skenario | Pesan Test |
| -------------------- | -------------------------------------------------------- |
| Tanya produk | "Ada produk apa aja kak untuk belajar desain?" |
| Tanya detail | "Kursus Canva materinya apa aja?" |
| Minta rekomendasi | "Saya pemula mau belajar desain untuk bisnis, beli apa?" |
| Beli produk | "Mau beli Ultimate Bundle" |
| Tanya after-purchase | "Link akses kapan dikirim?" |
| Garansi | "Kalau tidak cocok bisa refund?" |
***
## Checklist Go Live
Engine dipilih (V1 atau V2)
Merchant Mode aktif dengan tipe "Produk Digital"
Semua produk ditambahkan dengan deskripsi yang menarik dan harga jelas
Stok produk digital diset ke angka tinggi (9999) karena unlimited
Payment Gateway dikonfigurasi (atau manual transfer disiapkan)
Training data berisi info produk, cara akses, dan kebijakan refund
AI Behaviour sudah mendorong konversi tapi tidak pushy
Test alur pembelian end-to-end berhasil
Pelajari cara menggabungkan fungsi support dan sales dalam satu chatbot — strategi terbaik untuk bisnis yang butuh keduanya
# Studi Kasus 2: Chatbot Sales Toko Fisik (Parfum)
Source: https://docs.dripsender.id/chat-ai/studi-kasus/chatbot-sales-toko-fisik
Bangun AI Sales Agent untuk toko parfum — tampilkan katalog, hitung ongkir, dan proses pesanan secara otomatis via WhatsApp
## Prasyarat
Sebelum membuat chatbot sales untuk toko parfum, pastikan semua persyaratan berikut terpenuhi:
WhatsApp device sudah terhubung
Token AI tersedia (minimal untuk testing)
Engine V2 sudah dipilih di tab General
Sudah menyiapkan data produk parfum (nama, harga, berat, stok)
***
## Gambaran Umum
**Engine V2**
Pemahaman konteks produk lebih baik untuk produk fisik dengan varian
**Aktif — Produk Fisik**
Dengan perhitungan ongkir otomatis dan multi-kurir
**Manual Transfer**
Transfer bank BCA, Mandiri, BRI
### Alur Beli Pelanggan
```mermaid theme={null}
flowchart LR
A["Pelanggan WA: 'Ada parfum apa?'"] --> B["AI tampilkan katalog parfum"]
B --> C["Pelanggan pilih produk + varian"]
C --> D["AI proses Add to Cart"]
D --> E["Tanya alamat pengiriman"]
E --> F["AI hitung ongkir otomatis"]
F --> G["Pilih kurir & konfirmasi"]
G --> H["AI buat order & kirim detail transfer"]
```
***
## Langkah 1: Aktifkan Chat AI dengan Engine V2
Masuk ke menu **WhatsApp** > **Chat AI** > tab **General**
Masukkan nama bisnis Anda, contoh: `Aroma Nusantara`
Di bagian **Engine**, pilih **Engine V2**
Engine V2 direkomendasikan untuk Merchant Mode agar AI dapat memahami konteks pemilihan produk, varian, dan perhitungan pesanan dengan lebih baik.
Pilih **All Messages** — AI akan merespons semua pesan masuk dari pelanggan
Klik tombol **Save** di bagian bawah halaman
***
## Langkah 2: Aktifkan Merchant Mode
Klik tab **Merchant** di halaman Chat AI
Klik toggle **"Fitur Merchant"** untuk mengaktifkannya
Atau klik tombol **"Aktifkan Fitur Merchant"** jika toggle masih OFF
Klik **"Aktifkan Fitur Merchant"** pada modal yang muncul
Fitur Merchant Mode masih dalam tahap **Beta**. Tersedia gratis hingga dirilis sebagai add-on premium.
***
## Langkah 3: Atur Tipe Merchant dan Tambah Produk
### 3a. Pilih Tipe Produk Fisik
Masuk ke **Merchant** > **Pengaturan**
Di bagian **Merchant Type**, pilih **Produk Fisik**
Tipe Produk Fisik wajib dipilih agar fitur perhitungan ongkir muncul.
Klik **Save** untuk menyimpan pengaturan
### 3b. Tambah Produk Parfum
Masuk ke **Merchant** > **Pengaturan** > **Daftar Produk** > klik **"Tambah Produk"**.
| Field | Nilai |
| --------------- | ------------------------------------------------------------------------------------------- |
| **SKU** | `ANA-EDP-001` |
| **Nama Produk** | Midnight Rose Eau de Parfum |
| **Harga** | `385000` |
| **Berat** | `350` (gram, termasuk kemasan) |
| **Stok** | `50` |
| **Tipe Produk** | Produk Fisik ✅ |
| **Deskripsi** | Aroma mawar malam yang mewah, tahan lama 8-10 jam. Cocok untuk acara formal dan malam hari. |
**Varian:** Ukuran
* 30ml — Harga: Rp 185.000
* 50ml — Harga: Rp 285.000
* 100ml — Harga: Rp 385.000
| Field | Nilai |
| --------------- | ---------------------------------------------------------------------------------------- |
| **SKU** | `ANA-LOC-002` |
| **Nama Produk** | Gaharu Sultan Parfum Lokal |
| **Harga** | `150000` |
| **Berat** | `250` (gram) |
| **Stok** | `100` |
| **Tipe Produk** | Produk Fisik ✅ |
| **Deskripsi** | Parfum lokal premium berbasis kayu gaharu khas Kalimantan. Tahan lama, harga terjangkau. |
**Varian:** Ukuran
* 30ml — Harga: Rp 75.000
* 60ml — Harga: Rp 150.000
| Field | Nilai |
| --------------- | --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- |
| **SKU** | `ANA-GIFT-003` |
| **Nama Produk** | Aroma Collection Gift Set |
| **Harga** | `550000` |
| **Berat** | `800` (gram termasuk box) |
| **Stok** | `20` |
| **Tipe Produk** | Produk Fisik ✅ |
| **Deskripsi** | Gift set berisi 3 parfum 30ml pilihan: Midnight Rose, Gaharu Sultan, dan Ocean Breeze. Dikemas dalam box eksklusif, cocok untuk hadiah. |
### Import via CSV (Untuk Banyak Produk)
Jika memiliki banyak produk, gunakan template CSV:
```csv theme={null}
sku,name,description,price,weight,stock,is_physical_product
ANA-EDP-001,Midnight Rose EDP,Aroma mawar malam yang mewah,385000,350,50,true
ANA-LOC-002,Gaharu Sultan,Parfum lokal premium berbasis gaharu,150000,250,100,true
ANA-GIFT-003,Aroma Collection Gift Set,Gift set berisi 3 parfum pilihan,550000,800,20,true
```
***
## Langkah 4: Konfigurasi Shipping
Langkah ini wajib untuk produk fisik. Pastikan **Merchant Type** diatur ke **Produk Fisik** terlebih dahulu.
### 4a. Set Origin Data (Kota Asal)
Di **Merchant** > **Pengaturan**, scroll ke bagian **Shipping Configuration**
Di field **"Origin Data"**, ketik nama kota Anda
Pilih dari dropdown yang muncul (contoh: `Kota Jakarta Selatan`)
### 4b. Pilih Kurir
Centang kurir yang mendukung wilayah pengiriman Anda:
| Kurir | Kecepatan | Coverage |
| --------------- | --------------------- | ---------- |
| ✅ JNE | Reguler 2-5 hari | Nasional |
| ✅ SiCepat | Express 1-3 hari | Nasional |
| ✅ J\&T Express | Reguler 2-4 hari | Nasional |
| ✅ Anteraja | Same Day (kota besar) | Kota besar |
| ✅ Ninja Express | Reguler 2-4 hari | Nasional |
Pilih setidaknya **3 kurir** agar pelanggan punya pilihan harga dan kecepatan. Terlalu banyak pilihan kadang membingungkan pelanggan.
***
## Langkah 5: Konfigurasi Payment
Untuk toko parfum UMKM, gunakan **Manual Transfer** terlebih dahulu:
Di section **Payment Configuration**, pastikan toggle "Use Payment Gateway" dalam posisi **OFF**
Klik tombol **"Add Method"**
Isi informasi rekening bank Anda:
| Field | Contoh |
| -------------- | ----------------- |
| Name | Transfer Bank BCA |
| Bank Name | BCA |
| Account Name | AROMA NUSANTARA |
| Account Number | 1234567890 |
Ulangi untuk rekening bank lainnya (Mandiri, BRI, dll.)
***
## Langkah 6: Siapkan Training Data
Meski Merchant Mode menangani transaksi, training data tetap penting agar AI dapat menjawab pertanyaan seputar produk, pengiriman, dan kebijakan toko.
Masuk ke tab **Training Data**, lalu isi dengan:
```markdown theme={null}
# TOKO AROMA NUSANTARA
Toko parfum premium lokal dan internasional, berdiri sejak 2020.
Kami menyediakan koleksi parfum berkualitas dengan harga terjangkau.
# DESKRIPSI PRODUK
Semua parfum yang kami jual adalah:
- 100% original, bukan KW atau tiruan
- Kemasan original dari brand/produsen
- Sudah melalui quality check sebelum dikirim
# KEBIJAKAN TOKO
## Pengiriman
- Estimasi packing: 1-2 hari kerja setelah pembayaran dikonfirmasi
- Pengiriman ke seluruh Indonesia via JNE, SiCepat, J&T, Anteraja
- Kita tidak bertanggung jawab atas kerusakan akibat proses pengiriman jika kemasan tidak rusak di tangan kita
- Untuk pembelian di atas Rp 1.000.000 gratis ongkir ke Jawa-Bali (promo)
## Retur & Garansi
- Retur diterima dalam 3x24 jam setelah produk diterima
- Syarat retur: produk belum dibuka/digunakan, kemasan masih segel
- Retur karena produk cacat/salah kirim: ongkir ditanggung toko
- Retur karena tidak suka: ongkir ditanggung pembeli
## Pembayaran
- Transfer bank (BCA, Mandiri, BRI)
- Konfirmasi pembayaran via WhatsApp dengan kirim bukti transfer
- Order otomatis dikonfirmasi dalam 1-2 jam di hari kerja
# FAQ
Q: Apakah parfum yang dijual original?
A: Ya, 100% original. Kami tidak menjual produk palsu/KW.
Q: Berapa lama estimasi pengiriman?
A: Tergantung kurir dan tujuan. Estimasi 1-5 hari kerja setelah pesanan dikonfirmasi.
Q: Apakah ada tester sebelum beli?
A: Saat ini kami belum menyediakan layanan tester. Tapi kami dengan senang hati mendeskripsikan aroma setiap parfum secara detail.
Q: Bisa pesan dalam jumlah banyak (reseller)?
A: Ya! Untuk pembelian 10 pcs ke atas ada harga khusus reseller. Silakan hubungi admin kami.
Q: Bagaimana cara mengkonfirmasi pembayaran?
A: Setelah transfer, kirimkan foto bukti transfer ke chat ini. Admin akan konfirmasi dalam 1-2 jam.
# JAM OPERASIONAL
Senin - Sabtu: 08:00 - 21:00 WIB
Minggu: 09:00 - 17:00 WIB
```
Semakin detail training data, semakin baik AI dalam menjawab pertanyaan pelanggan dan menangani situasi khusus.
***
## Langkah 7: Konfigurasi AI Behaviour
Untuk toko parfum, gunakan tone yang elegan dan membantu:
Masuk ke tab **AI Behaviour**, lalu isi:
```markdown theme={null}
# KE_PRIBADIAN
Kamu adalah Sarah, shopping assistant dari Aroma Nusantara.
Kamu adalah ahli parfum yang:
- Passionate tentang dunia parfum
- Sangat helpful dalam membantu pelanggan menemukan parfum yang tepat
- Bisa mendeskripsikan aroma dengan vivid dan menarik
- Tidak memaksa, tapi pandai merekomendasikan
# GAYA_BAHASA
- Hangat, ramah, dan antusias
- Gunakan kata-kata yang membangkitkan indera penciuman
- Emoji boleh, tapi elegan (✨🌹💫)
- Panggil pelanggan dengan "Kak" atau nama mereka
# CARA_MERESPONS
1. Sapa dengan hangat: "Halo Kak {{customer_name}}! ✨ Welcome di Aroma Nusantara"
2. Untuk pertanyaan produk: deskripsikan aroma dengan detail (top note, middle note, base note jika ada)
3. Selalu tanyakan preferensi: "Kak lebih suka aroma floral, woody, atau citrus?"
4. Setelah produk dipilih, bantu proses cart dan checkout dengan ramah
# BATASAN
- Jangan klaim garansi di luar kebijakan yang sudah ada
- Jangan negosiasi harga di luar promo yang sudah ditetapkan
- Jika stok habis, tawarkan produk alternatif yang serupa
# INSTRUKSI_KHUSUS
- Jika pelanggan bingung memilih parfum: tanyakan preferensi aroma, gender, dan acara
- Jika ada pertanyaan soal retur: ikuti prosedur, jangan memberi janji di luar kebijakan
- Selalu informasikan estimasi timeline pengiriman setelah order dibuat
- Untuk pembelian besar (>Rp 1.000.000): informasikan promo gratis ongkir
```
***
## Langkah 8: Test Skenario Penjualan
Test alur pembelian dari awal hingga akhir:
| Skenario | Pesan Test | Ekspektasi |
| ------------------- | --------------------------------------------------- | ------------------------------- |
| Tanya katalog | "Ada parfum apa aja kak?" | AI menampilkan daftar produk |
| Tanya detail produk | "Ceritain dong parfum Midnight Rose baunya gimana?" | AI deskripsikan aroma detail |
| Minta rekomendasi | "Mau cari parfum untuk acara nikahan, yang mewah" | AI rekomendasikan produk sesuai |
| Beli produk | "Mau order Midnight Rose 50ml" | AI proses add to cart |
| Cek ongkir | "Ongkir ke Surabaya berapa ya?" | AI hitung ongkir otomatis |
| Konfirmasi order | "Lanjut checkout" | AI buat order & kirim detail |
***
## Checklist Siap Jualan
Engine V2 aktif di tab General
Merchant Mode aktif dengan tipe "Produk Fisik"
Minimal 3 produk sudah ditambahkan dengan info lengkap (nama, harga, berat, stok, deskripsi)
Origin data (kota asal) sudah diatur
Minimal 2 kurir sudah dipilih
Metode pembayaran (rekening bank) sudah ditambahkan
Training data berisi kebijakan toko, FAQ, dan info produk
AI Behaviour sudah dikonfigurasi dengan tone yang sesuai
Test transaksi end-to-end berhasil
***
Pelajari cara setup chatbot untuk jualan produk digital seperti ebook, kursus online, dan template tanpa perlu konfigurasi shipping
# Studi Kasus 1: Chatbot Support Perusahaan
Source: https://docs.dripsender.id/chat-ai/studi-kasus/chatbot-support-perusahaan
Bangun chatbot customer service profesional yang menjawab pertanyaan pelanggan 24/7 menggunakan Engine V2, File Training Data, dan Website Sync
# Chatbot Support Perusahaan
**Skenario:** Sebuah perusahaan software (SaaS) ingin mengotomatisasi CS-nya agar dapat menjawab pertanyaan pelanggan 24/7 — mulai dari pertanyaan tentang fitur produk, harga, cara penggunaan, hingga troubleshooting dasar — sebelum dieskalasi ke human agent.
## Gambaran Umum
**Engine V2**
Embedding-based, hemat token, mendukung File Training & Website Sync
**Text + File PDF + Website**
Dokumentasi, SOP, FAQ, dan knowledge base perusahaan
**Tidak Aktif**
Fokus pada support dan informasi, bukan transaksi penjualan
## Alur Setup
```mermaid theme={null}
flowchart LR
A[Aktifkan Chat AI] --> B[Pilih Engine V2]
B --> C[Upload File Training]
C --> D[Atur Website Sync]
D --> E[Tulis Training Data]
E --> F[Konfigurasi AI Behaviour]
F --> G[Atur Fallback Handover]
G --> H[Test & Go Live]
```
***
## Langkah 1: Aktifkan Chat AI
Masuk ke menu **WhatsApp** > **Chat AI**. Periksa sisa token di bagian atas halaman. Jika token habis, klik **"Beli Token"** untuk membeli paket token.
Aktifkan toggle switch **"Chat AI"** di bagian atas halaman, lalu konfirmasi aktivasi jika diminta.
Masukkan nama bisnis atau brand Anda di bagian **Company Name**. Ini akan digunakan AI saat memperkenalkan diri.
Contoh: `PT Teknologi Maju Indonesia`
Di bagian **Engine**, pilih **Engine V2**
Engine V2 **wajib** dipilih agar fitur File Training Data dan Website Sync dapat digunakan dengan optimal. Engine V2 juga lebih hemat token karena menggunakan sistem embedding.
Pilih **All Messages** agar AI merespons semua pesan yang masuk secara otomatis
Pilih scope sesuai kebutuhan:
* **All** — AI aktif di chat personal dan grup
* **Personal** — AI hanya aktif di chat 1-on-1
* **Group** — AI hanya aktif di grup
Klik **Save** sebelum lanjut ke konfigurasi berikutnya
***
## Langkah 2: Siapkan Training Data
Training Data adalah informasi yang diberikan kepada AI untuk memahami bisnis, produk, dan layanan Anda. Data yang baik akan menghasilkan respons yang akurat dan relevan.
### A. Training Data (Text)
Klik tab **"Training Data"** di halaman Chat AI
Masukkan informasi perusahaan dengan format yang terstruktur
Klik **"Save"** untuk menyimpan perubahan
#### Template Training Data untuk Support Perusahaan
```markdown theme={null}
# NAMA PERUSAHAAN
PT Teknologi Maju Indonesia (brand: TechMaju)
# DESKRIPSI
TechMaju adalah platform manajemen bisnis berbasis cloud untuk UMKM Indonesia.
Kami membantu pebisnis mengelola inventori, keuangan, dan laporan dalam satu dashboard.
# PRODUK DAN PAKET
## Paket Starter
- Harga: Rp 199.000/bulan
- Fitur: 1 user, inventori dasar, laporan bulanan
- Cocok untuk: Usaha perorangan
## Paket Business
- Harga: Rp 499.000/bulan
- Fitur: 5 user, inventori lanjutan, integrasi marketplace, laporan real-time
- Cocok untuk: UKM dengan tim kecil
## Paket Enterprise
- Harga: Custom (hubungi sales)
- Fitur: Unlimited user, dedicated support, custom integration
- Cocok untuk: Perusahaan menengah ke atas
# FAQ
Q: Bagaimana cara mendaftar?
A: Kunjungi website kami di techmaju.com, klik "Coba Gratis", isi data, dan akun Anda aktif dalam 5 menit.
Q: Apakah ada masa trial gratis?
A: Ya! Semua paket tersedia trial gratis 14 hari tanpa perlu kartu kredit.
Q: Apakah data saya aman?
A: Ya. Data disimpan di server Indonesia dengan enkripsi SSL dan backup harian. Kami bersertifikat ISO 27001.
Q: Bagaimana cara upgrade paket?
A: Masuk ke dashboard > Settings > Billing > pilih paket baru. Upgrade berlaku langsung.
Q: Apakah bisa integrasi dengan Tokopedia/Shopee?
A: Ya, integrasi marketplace tersedia di Paket Business ke atas.
# KEBIJAKAN
- Pembayaran: Transfer bank, kartu kredit, dan e-wallet
- Refund: Garansi uang kembali 7 hari jika tidak puas
- Support: First response dalam 2 jam di hari kerja
- Data: Tidak dijual ke pihak ketiga
# JAM OPERASIONAL SUPPORT
Senin - Jumat: 08:00 - 18:00 WIB
Sabtu: 09:00 - 14:00 WIB
Minggu & Hari Libur: Closed (dengan email response)
# KONTAK
Email: support@techmaju.com
WhatsApp CS: 0812-3456-7890 (jam kerja)
```
#### Generator Training Data (AI Generator)
DripSender menyediakan fitur **AI Generator** untuk membantu membuat Training Data secara otomatis.
Di field Training Data, klik ikon **petir (⚡)** di pojok kanan bawah textarea
| Langkah | Isi |
| ------------------------ | -------------------------------------------------------------- |
| **1. Informasi Bisnis** | Nama bisnis, kategori, deskripsi, alamat, kontak, media sosial |
| **2. Produk & Layanan** | Nama produk, harga, deskripsi, gambar produk |
| **3. Proses Pesanan** | Langkah-langkah cara pelanggan melakukan pemesanan |
| **4. Metode Pembayaran** | Transfer bank, e-wallet, COD beserta nomor rekening/akun |
| **5. Testimoni** | Testimoni pelanggan beserta rating bintang |
1. Isi setiap langkah sesuai informasi bisnis Anda
2. Di langkah terakhir, klik tombol **"Generate"**
3. Review hasilnya dan edit sesuai kebutuhan
4. Klik **"Gunakan"** untuk memasukkan hasil ke field Training Data
#### Custom Parameter
Custom Parameter adalah variabel dinamis yang Anda definisikan sendiri dan bisa digunakan di dalam teks Training Data.
Di field Training Data, klik ikon **`{ }`** (kode) di pojok kanan bawah textarea
1. Klik tombol **"Add Parameter"**
2. Isi form:
* **Parameter Name** — nama variabel (contoh: `harga_starter`, `jam_buka`)
* **Parameter Type** — `General` untuk teks, `Link` untuk URL
* **Parameter Value** — nilai yang akan digunakan
3. Klik **"Create Parameter"**
Klik **"Insert"** pada parameter atau ketik `{params:` untuk memasukkan referensi
```
Harga Paket Starter: {params:ID_PARAMETER}
Jam operasional: {params:ID_PARAMETER}
```
#### Media Training Data
Anda bisa menyisipkan referensi file media ke dalam Training Data.
Klik ikon **gambar** di pojok kanan bawah textarea
* Pilih file yang sudah ada, atau
* Klik **"Upload New"** untuk upload file baru (maks. 10 MB)
Klik file yang diinginkan, referensi media otomatis disisipkan
```
Lihat gambar produk: {media:ID_MEDIA}
Katalog lengkap: {media:101}
```
### B. File Training Data (Engine V2 Only)
Untuk perusahaan yang memiliki dokumentasi lengkap (manual produk, SOP, brosur), upload sebagai File Training Data.
Fitur File Training Data **hanya tersedia untuk Engine V2**.
Dokumen yang ideal untuk di-upload:
* **Manual pengguna** produk (PDF)
* **FAQ lengkap** dalam dokumen Word
* **Kebijakan & SLA** support
* **Brosur produk** dengan spesifikasi detail
Di tab Training Data, scroll ke section **"File Training Data"** > klik **"Upload File"**
| Batasan | Detail |
| --------------- | --------------------------- |
| Format | PDF, DOCX |
| Ukuran maksimal | 5 MB per file |
| Jumlah file | Multiple file diperbolehkan |
Tunggu status berubah dari **Pending** → **Processing** → **✅ X chunks**
Setelah semua file selesai, klik tombol **"Reindex"** agar AI dapat mengakses data baru
**Jangan lupa reindex** setiap kali menambah atau mengubah File Training Data!
### C. Website Sync (Engine V2 Only)
Website Sync adalah fitur yang memungkinkan AI **membaca dan mengindeks konten dari website Anda** sebagai Training Data tambahan.
Fitur Website Sync **hanya tersedia untuk Engine V2**.
| Syarat | Detail |
| ----------- | --------------------------------------------- |
| **Engine** | Wajib menggunakan Engine V2 |
| **Website** | Harus bisa diakses publik (tidak di-password) |
| **Format** | Website dengan konten teks HTML standar |
1. Masuk ke tab **"Training & Data"**
2. Temukan section **"Website Sync"**
3. Klik tombol **"Add Website"**
4. Di drawer yang muncul, masukkan **URL website** yang ingin disinkronisasi
5. Klik **"Simpan"** atau **"Sync"**
6. Sistem akan mulai mengindeks konten website secara otomatis
**Setelah menambahkan website:**
* Daftar website yang disinkronisasi akan tampil di bawah section Website Sync
* Anda bisa me-refresh atau sync ulang dari daftar tersebut
Daftarkan halaman produk, halaman FAQ, halaman "Tentang Kami", dan halaman kebijakan untuk hasil terbaik.
***
## Langkah 3: Konfigurasi AI Behaviour
AI Behaviour adalah instruksi yang menentukan kepribadian, karakter, gaya komunikasi, dan batasan perilaku Chat AI Anda.
Masuk ke halaman **Chat AI** > klik tab **"Training & Data"**
Scroll ke bawah hingga menemukan section **"AI Behaviour"**
Tuliskan instruksi untuk AI dalam bahasa natural
#### Komponen Penting dalam AI Behaviour
**1. Identitas dan Persona**
```
Kamu adalah Mia, customer service profesional dari TechMaju.
Kamu ramah, sopan, dan selalu semangat membantu pelanggan.
```
**2. Nada dan Gaya Bahasa**
```
Gunakan bahasa Indonesia formal tapi tidak kaku.
Sapa pelanggan dengan "Anda" atau nama mereka.
Gunakan maksimal 2 emoji per pesan.
Hindari kata-kata teknis yang membingungkan.
```
**3. Cara Merespons**
```
1. Sapa pelanggan dengan nama jika tersedia
2. Konfirmasi pemahaman pertanyaan
3. Berikan jawaban yang jelas dan terstruktur
4. Tawarkan bantuan lanjutan
5. Tutup dengan ucapan terima kasih
```
**4. Batasan Topik**
```
- JANGAN berikan janji yang tidak ada dalam kebijakan resmi
- JANGAN minta informasi sensitif seperti password
- JANGAN mendiskusikan kompetitor
- Jika tidak tahu jawaban: akui dengan jujur dan arahkan ke human CS
```
**5. Instruksi Khusus**
```
- Jika pelanggan marah/frustrasi: empati dulu, minta maaf, baru berikan solusi
- Jika ditanya soal harga: sampaikan paket yang tersedia, tidak boleh negosiasi
- Jika ada bug/error: kumpulkan info sebelum eskalasi
- Selalu sebutkan jam operasional jika butuh human handling
```
#### Generator AI Behaviour
Sama seperti Training Data, AI Behaviour juga dilengkapi dengan **AI Generator**.
Di field AI Behaviour, klik ikon **petir (⚡)** di pojok kanan bawah textarea
| Langkah | Isi |
| --------------------------------------- | ----------------------------------------------------- |
| **1. Kepribadian AI & Gaya Komunikasi** | Target market, nada komunikasi, ciri-ciri kepribadian |
| **2. Kemampuan Layanan Pelanggan** | Hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan AI |
| **3. Panduan Perjalanan Pelanggan** | Cara membantu, teknik closing, penanganan keberatan |
| **4. Buat & Periksa** | Ringkasan konfigurasi dan tombol generate |
1. Isi setiap langkah sesuai kebutuhan
2. Klik **"Buat Data Latihan"**
3. Review output dan klik **"Masukkan Perilaku AI"**
#### Custom Parameter di AI Behaviour
Custom Parameter juga dapat digunakan di AI Behaviour untuk instruksi yang sering berubah.
```
Jika pelanggan membutuhkan bantuan mendesak, arahkan ke nomor {params:ID_NOMOR_ADMIN}.
Promo yang sedang berlangsung: {params:ID_PROMO_AKTIF}
Jam layanan: {params:ID_JAM_LAYANAN}
```
***
## Langkah 4: Konfigurasi AI Response Settings
Pengaturan ini mengontrol karakteristik respons yang dihasilkan AI.
Kembali ke tab **General**
Jumlah pesan terakhir yang diingat AI sebagai konteks percakapan.
| Skenario | Context Length |
| ------------------- | -------------- |
| Percakapan singkat | 3-5 messages |
| Percakapan standar | 5-7 messages |
| Percakapan kompleks | 10-15 messages |
Context length yang lebih tinggi memberikan respons lebih kontekstual tetapi menggunakan lebih banyak token.
Batas maksimal karakter untuk setiap respons AI.
| Platform | Response Length |
| ---------------- | -------------------- |
| WhatsApp (cepat) | 500-1000 characters |
| Detail produk | 1500-2000 characters |
| Mode | Karakteristik | Kapan Menggunakannya |
| ------------ | ----------------------------- | ----------------------------------- |
| **Precise** | Respons faktual, konsisten | Informasi teknis, harga, kebijakan |
| **Balanced** | Kombinasi faktual dan natural | Customer service umum (Recommended) |
| **Creative** | Respons variatif, human-like | Marketing, engagement |
***
## Langkah 5: Konfigurasi Fallback Handover
Fallback handover adalah mekanisme pengalihan percakapan dari AI ke admin manusia ketika AI tidak bisa menjawab.
Kembali ke tab **General**
Temukan bagian **"Fallback Handover"** dan aktifkan toggle switch
Masukkan nomor WhatsApp admin yang akan menerima notifikasi:
* Format: gunakan format internasional (628xxxxxxxxxx)
* Bisa lebih dari satu admin (dipisah dengan koma)
Pesan yang akan dikirim ke admin saat handover terjadi:
```
Halo Admin,
Chat AI tidak dapat menjawab pertanyaan dari {customer_name}.
Pertanyaan: {question}
Silakan takeover percakapan ini.
```
Pesan yang akan dikirim ke pelanggan saat handover terjadi:
```
Maaf, saya belum bisa menjawab pertanyaan Anda.
Saya akan menghubungkan Anda dengan admin kami.
Mohon tunggu sebentar...
```
Aktifkan **"Disable Chatbot"** untuk mencegah AI mengganggu percakapan saat admin sedang menangani pelanggan.
***
## Langkah 6: Pengaturan Tambahan (Opsional)
Schedule Chatbot memungkinkan Anda mengatur jam operasional AI.
Cari bagian **"Schedule Chatbot"** dan aktifkan toggle **"Enable Schedule"**
* Pilih **Open Hour** (jam buka) — contoh: 08:00
* Pilih **Close Hour** (jam tutup) — contoh: 18:00
```
Halo! Saat ini layanan chat kami sedang offline.
Jam operasional: Senin-Jumat 08:00-18:00 WIB.
Silakan kirim email ke support@techmaju.com dan kami akan merespons di hari kerja berikutnya.
```
**Di luar jam operasional, Chat AI tidak akan merespons pesan apa pun.**
Exclude list mengecualikan kontak atau grup dari Chat AI berdasarkan List Database yang telah Anda buat.
Pastikan Anda sudah membuat [List Database](/database/create-list) berisi kontak yang ingin dikecualikan. Contoh: list "Admin Internal" berisi nomor-nomor admin.
Di tab General, cari bagian **"Exclude List"** dan aktifkan toggle **"Enable Exclude List"**
Pilih list database yang ingin dikecualikan dari dropdown.
| Skenario | List yang Dibuat |
| --------------- | ---------------- |
| Admin internal | "Admin Internal" |
| Vendor/Supplier | "Vendor" |
| VIP Customer | "VIP Customers" |
Pause AI memungkinkan pelanggan atau admin menghentikan sementara respons AI.
**Fungsi Pause AI:**
* Pelanggan bisa "pause" AI untuk berbicara dengan admin
* Admin bisa mengambil alih percakapan tanpa gangguan AI
Cari bagian **"Pause AI"** dan aktifkan toggle **"Enable Pause AI"**
| Keyword | Fungsi | Contoh |
| ---------- | ----------------------- | -------------------------- |
| **Pause** | Menghentikan AI | "pause", "hubungkan admin" |
| **Resume** | Mengaktifkan kembali AI | "resume", "aktifkan ai" |
| **Ignore** | Pesan diabaikan AI | "ignore" |
1. Klik tombol **"+ Add Keyword"** pada kategori yang diinginkan
2. Masukkan kata kunci
3. Pilih **Match Type**: Exact, Contains, atau Starts With
4. Pilih **Action** (untuk Pause): Pause Only, Pause + Notify Admin, atau Pause + Handover
Chatbot Limit mengontrol waktu tunggu (delay) sebelum chatbot merespons.
**Fungsi:** Memberikan jeda waktu agar respons terlihat lebih natural, mensimulasikan waktu mengetik seperti manusia.
Cari bagian **"Chatbot Limit"** dan aktifkan toggle
* Default: 3 detik
* Range: 1-60 detik
* Rekomendasi: 2-5 detik untuk kesan natural
| Skenario | Delay Time |
| --------------- | ---------- |
| Respons cepat | 1-2 detik |
| Natural | 3-5 detik |
| Respons panjang | 5-8 detik |
***
## Checklist Sebelum Go Live
Token AI tersedia dan cukup untuk penggunaan
Toggle Chat AI sudah diaktifkan (ON)
Engine V2 sudah dipilih
Training data text sudah berisi informasi lengkap
File training data (PDF/DOCX) sudah diupload dan status "Completed"
Reindex sudah dilakukan setelah semua data diisi
Website sync sudah aktif (jika digunakan)
AI Behaviour sudah dikonfigurasi dan mencerminkan brand voice
AI Response Settings sudah diatur (Context Length, Response Length, Mode)
Fallback handover sudah aktif dengan nomor CS yang benar
Exclude List sudah dikonfigurasi (jika perlu)
Test percakapan sudah dilakukan dengan minimal 5 skenario berbeda
***
## Skenario Test yang Disarankan
Sebelum go live, test AI dengan pertanyaan berikut:
| Skenario | Pesan Test | Yang Diharapkan |
| ------------- | ------------------------------------------- | --------------------------------------------------- |
| Greeting | "Halo" | Sapaan ramah + tawaran bantuan |
| Tanya produk | "Apa perbedaan paket Starter dan Business?" | Perbandingan detail paket |
| Tanya harga | "Berapa harga paket Business?" | Harga dan fitur paket Business |
| Komplain | "Aplikasi saya error, tidak bisa login" | Empati + panduan troubleshoot + eskalasi |
| Di luar topik | "Siapa presiden Indonesia?" | Respons sopan bahwa AI hanya bantu terkait TechMaju |
| Minta manusia | "Saya mau bicara dengan CS manusia" | Trigger fallback handover atau Pause AI |
Gunakan tab **History** di Chat AI untuk mereview percakapan nyata dan mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dalam training data atau AI behaviour.
***
## Hasil yang Diharapkan
Setelah setup selesai, chatbot support perusahaan Anda akan mampu:
* Menjawab 80-90% pertanyaan umum pelanggan secara otomatis 24/7
* Memahami dokumen perusahaan dari file PDF yang di-upload
* Selalu menggunakan data terbaru dari website sync
* Mengalihkan pertanyaan kompleks ke CS manusia secara otomatis
* Memberikan pengalaman yang konsisten dengan tone brand perusahaan
Pelajari cara membangun AI Sales Agent untuk toko parfum fisik, lengkap dengan katalog produk, perhitungan ongkir, dan proses checkout
# Studi Kasus 4: Chatbot Hybrid Support + Sales
Source: https://docs.dripsender.id/chat-ai/studi-kasus/chatbot-support-sales
Gabungkan kemampuan customer service dan penjualan dalam satu chatbot — strategi terbaik untuk bisnis yang butuh keduanya sekaligus
# Chatbot Hybrid: Support + Sales
**Skenario:** "NutriLife" adalah brand suplemen kesehatan yang memiliki banyak pertanyaan pelanggan seputar produk (ingredients, manfaat, cara minum) sekaligus ingin ChatAI bisa langsung menutup penjualan via WhatsApp. Mereka butuh satu AI yang bisa memainkan kedua peran secara natural.
## Gambaran Umum
**Engine V2**
Mandatory untuk fitur lengkap
**Text + File PDF**
Informasi produk + SOP support
**Aktif**
Produk fisik (suplemen)
**Hybrid Persona**
Support + Sales tanpa konflik
***
## Tantangan Chatbot Hybrid
Menggabungkan support dan sales dalam satu AI perlu strategi yang tepat untuk menghindari:
**Solusi:** AI Behaviour harus ada instruksi prioritas — *dahulukan penyelesaian masalah sebelum menawarkan produk*
```
# INSTRUKSI_KHUSUS
Jika pelanggan sedang komplain atau punya masalah:
1. SELESAIKAN masalahnya dulu sepenuhnya
2. Baru setelah masalah selesai, boleh menawarkan produk/upsell
JANGAN pernah menawarkan produk di tengah penanganan komplain
```
**Solusi:** Training data harus sangat komprehensif — mencakup baik FAQ support maupun informasi produk yang lengkap
Gunakan **File Training Data** (PDF) untuk informasi teknis produk (ingredients, studi klinis, dll.) yang terlalu panjang jika dimasukkan ke text training.
**Solusi:** Dalam AI Behaviour, cantumkan dengan jelas daftar promo yang saat ini berlaku dan yang TIDAK boleh dijanjikan.
***
## Alur Percakapan Hybrid
```mermaid theme={null}
flowchart TD
A[Pesan Masuk] --> B{Jenis Pesan?}
B -->|Pertanyaan /\nMasalah| C[Mode Support:\nJawab pertanyaan\natau selesaikan masalah]
B -->|Minat beli /\nTanya produk| D[Mode Sales:\nTampilkan produk,\nbantu pilih]
C --> E{Masalah\nselesai?}
E -->|Ya| F[AI natural \nbisa mention produk\nrelevan jika sesuai]
E -->|Tidak| G[Eskalasi ke\nhuman CS]
D --> H[Proses Cart\n& Checkout]
F --> I[Selesai / Follow-up]
H --> I
```
***
## Langkah 1: Setup Dasar
Masuk ke **WhatsApp** > **Chat AI** > tab **General**
* **Company Name:** `NutriLife`
* **Engine:** `V2` (wajib untuk fitur lengkap)
* **Activation Mode:** `All Messages`
Klik **Save**
***
## Langkah 2: Aktifkan Merchant Mode
Klik tab **Merchant** > aktifkan toggle **"Fitur Merchant"**
Pilih **Produk Fisik** (suplemen butuh pengiriman) atau **Kombinasi** jika ada produk digital juga (seperti program diet digital)
Tambahkan seluruh katalog suplemen:
| Produk | SKU | Harga | Berat |
| ------------------------------- | ---------- | ------- | ----- |
| NutriLife Protein Vanilla 1kg | NL-PRO-001 | 389.000 | 1100g |
| NutriLife Protein Chocolate 1kg | NL-PRO-002 | 389.000 | 1100g |
| NutriLife Multivitamin Premium | NL-VIT-001 | 185.000 | 150g |
| NutriLife Omega-3 Fish Oil | NL-OMG-001 | 220.000 | 200g |
| NutriLife Starter Pack Bundle | NL-BDL-001 | 549.000 | 1450g |
Ikuti langkah yang sama seperti Studi Kasus 2 (Toko Fisik) untuk konfigurasi kurir dan metode pembayaran.
***
## Langkah 3: Training Data Komprehensif (Support + Sales)
Training data untuk hybrid harus mencakup **dua layer**: informasi support dan informasi sales.
Masuk ke **WhatsApp** > **Chat AI** > tab **Training & Data**
Masukkan informasi lengkap bisnis di textarea Training Data
### Format Training Data untuk Hybrid
```markdown theme={null}
# NUTRILIFE — Suplemen Kesehatan Premium
## TENTANG NUTRILIFE
NutriLife adalah brand suplemen kesehatan made in Indonesia, diproduksi di fasilitas BPOM-certified.
Kami menyediakan protein, vitamin, dan suplemen fitnes untuk mendukung gaya hidup sehat aktif.
---
## PRODUK & INFORMASI LENGKAP
### 1. NutriLife Protein (Vanilla & Chocolate) — Rp 389.000/1kg
**Cocok untuk:** Siapa saja yang ingin menambah asupan protein (gym, diet, recovery)
**Ingredients:** Whey Protein Concentrate 80%, Natural Flavoring, Sucralose
**Nilai Gizi per Sajian (30g):**
- Kalori: 120 kcal
- Protein: 24g
- Karbohidrat: 5g
- Lemak: 2g
**Cara Konsumsi:**
- Larutkan 1 scoop (30g) dalam 200-250ml air atau susu
- Konsumsi 1-2 sajian per hari
- Terbaik dikonsumsi dalam 30 menit setelah olahraga
**Aman untuk:** Semua usia dewasa. Tidak ada komponen alergen selain susu.
**Tidak cocok untuk:** Vegan (mengandung whey dari susu sapi)
---
### 2. NutriLife Multivitamin Premium — Rp 185.000
**Isi:** 60 tablet (2 bulan)
**Cara Konsumsi:** 1 tablet per hari, pagi hari bersama makan
**Kandungan Utama:** Vitamin A, B Complex, C, D, E, Zinc, Selenium, Biotin
---
### 3. NutriLife Omega-3 Fish Oil — Rp 220.000
**Isi:** 90 softgel (3 bulan)
**Cara Konsumsi:** 1 softgel per hari bersama makan
**Kandungan:** EPA 180mg, DHA 120mg per softgel
**Manfaat:** Kesehatan jantung, otak, dan sendi
---
### 4. NutriLife Starter Pack Bundle — Rp 549.000 (hemat Rp 245.000)
**Isi:** Protein 1kg + Multivitamin + Omega-3
**Cocok untuk:** Pemula yang ingin mulai suplemen secara komprehensif
---
## FAQ PRODUK (SUPPORT)
Q: Apakah produk NutriLife sudah BPOM?
A: Ya, semua produk NutriLife sudah terdaftar dan tersertifikasi BPOM Indonesia.
Q: Apakah bisa dikonsumsi oleh ibu hamil/menyusui?
A: Multivitamin boleh, tapi konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Protein dan omega-3 juga aman, tapi kami sarankan konsultasi dokter untuk dosis yang tepat.
Q: Saya alergi susu, bisa konsumsi protein NutriLife?
A: Protein NutriLife mengandung whey yang berasal dari susu sapi. Jika alergi susu, tidak disarankan mengonsumsi produk ini. Kami belum memiliki varian plant-based protein.
Q: Apakah ada efek samping?
A: Secara umum aman. Beberapa orang mungkin mengalami kembung ringan saat awal konsumsi protein. Mulailah dengan setengah scoop selama seminggu pertama untuk adaptasi.
Q: Bisa dikombinasikan semuanya?
A: Ya, Protein + Multivitamin + Omega-3 bisa dikonsumsi bersamaan dan saling melengkapi.
Q: Sudah kedaluwarsa / masih bagus?
A: Kami menjamin produk yang dikirim memiliki masa berlaku minimal 6 bulan dari tanggal pengiriman.
---
## KEBIJAKAN TOKO
### Pengiriman
- Packing 1-2 hari kerja setelah pembayaran dikonfirmasi
- Pengiriman ke seluruh Indonesia
### Retur & Garansi
- Retur diterima dalam 7 hari setelah produk diterima
- Syarat retur: produk belum dibuka, segel masih utuh
- Produk cacat/salah kirim: ongkir ditanggung NutriLife
### Promo yang Berlaku
- [Admin update promo terkini di sini]
- Tidak ada diskon di luar promo yang terdaftar
---
## JAM OPERASIONAL
Senin - Jumat: 08:00 - 18:00 WIB
Sabtu: 09:00 - 14:00 WIB
Minggu: Tutup
```
### Upload File Training Data (Opsional)
Jika punya dokumen tambahan, upload sebagai File Training Data:
* **Sertifikat BPOM** (scan PDF) — meningkatkan kepercayaan AI saat menjawab pertanyaan legalitas
* **Studi klinis / jurnal** penelitian ingredients — untuk menjawab pertanyaan ilmiah
* **Panduan konsumsi** lebih detail
1. Masuk ke tab **"Training & Data"**
2. Temukan section **"File Training Data"**
3. Klik tombol **"Upload File"**
4. Pilih file PDF atau DOCX dari perangkat Anda (maks. 5MB)
Setelah mengubah atau menambah file baru, klik tombol **"Reindex"** agar AI dapat membaca data terbaru
Fitur File Training Data **hanya tersedia untuk Engine V2**.
### Website Sync (Opsional)
Jika NutriLife punya website, sync halaman:
* Landing page produk
* Halaman FAQ
* Blog artikel kesehatan yang relevan
1. Masuk ke tab **"Training & Data"**
2. Temukan section **"Website Sync"**
3. Klik tombol **"Add Website"**
4. Masukkan **URL website** yang ingin disinkronisasi
5. Klik **"Simpan"** atau **"Sync"**
***
## Langkah 4: AI Behaviour Hybrid yang Efektif
Kunci dari hybrid AI adalah behaviour yang jelas mengatur **kapan mode support** dan **kapan mode sales**:
Di tab **Training & Data**, scroll ke bawah hingga menemukan section **"AI Behaviour"**
Masukkan instruksi perilaku AI sesuai format berikut
### Template AI Behaviour untuk Hybrid
```markdown theme={null}
IDENTITAS & PERSONA
===================
Kamu adalah Nadia, health consultant sekaligus customer service dari NutriLife.
Kamu memiliki dua peran utama yang dilakukan dengan seimbang:
1. **Konsultan Kesehatan**: Menjawab pertanyaan seputar produk, gizi, dan cara konsumsi secara akurat
2. **Sales Advisor**: Membantu pelanggan menemukan suplemen yang tepat sesuai kebutuhan mereka
Kepribadianmu:
- Genuine care tentang kesehatan pelanggan
- Jujur dan tidak over-claim manfaat produk
- Antusias tapi tidak pushy dalam penjualan
- Profesional namun tetap hangat dan mudah diajak bicara
NADA & GAYA BAHASA
==================
- Ramah dan suportif
- Gunakan bahasa yang mudah dipahami (hindari istilah medis berlebihan)
- Emoji boleh: 💪🌿✨😊
- Panggil pelanggan dengan "Kak" atau nama mereka
PRIORITAS RESPONS (SANGAT PENTING)
===================================
1. **UTAMAKAN PENYELESAIAN MASALAH** — Jika pelanggan menyampaikan masalah, komplain, atau pertanyaan tentang produk yang sudah dibeli, SELESAIKAN dulu sepenuhnya sebelum menawarkan apapun
2. **BARU SALES** — Setelah semua pertanyaan/masalah resolved, barulah bisa menyarankan produk lain jika relevan
CARA MERESPONS
==============
**Untuk pertanyaan/support:**
1. Baca pertanyaan dengan teliti
2. Jawab dengan informasi yang akurat dari training data
3. Jika tidak yakin: "Saya akan cek dulu untuk memastikan informasi yang tepat"
4. Tawarkan bantuan lanjutan
**Untuk pertanyaan beli/sales:**
1. Tanyakan kebutuhan/goals pelanggan: "Kak ingin suplemen untuk apa? Fitness, diet, atau kesehatan umum?"
2. Rekomendasikan produk yang paling sesuai dengan alasan yang konkret
3. Sebutkan promo jika ada
4. Bantu proses pembelian
**Untuk situasi komplain:**
1. Empati: "Maaf sekali mendengar hal ini, Kak 🙏"
2. Kumpulkan info: nomor order, foto jika perlu
3. Berikan solusi sesuai kebijakan
4. JANGAN tawari produk baru selama masih dalam proses penyelesaian komplain
BATASAN TOPIK
=============
- JANGAN klaim manfaat medis yang tidak didukung data (hindari "mengobati", "menyembuhkan")
- JANGAN berikan saran medis spesifik — arahkan ke dokter untuk kondisi medis
- JANGAN berikan diskon atau promo yang tidak ada di data training
- JANGAN buat janji pengiriman yang lebih cepat dari kebijakan
- Fokus hanya pada produk dan layanan NutriLife
INSTRUKSI KHUSUS
================
- Jika ditanya "apakah aman untuk kondisi X": akui tidak bisa memberi saran medis, sarankan konsultasi dokter
- Untuk pertanyaan ingredients yang detail: berikan informasi dari database, jika tidak ada arahkan ke label produk
- Setelah pembelian selesai: berikan tips konsumsi yang optimal sebagai bonus
- Jika ada keluhan produk cacat: minta foto + nomor order, proses sesuai kebijakan retur
- Untuk pelanggan repeat buyer: bisa mention program loyalitas jika ada
UPSELL YANG DIIZINKAN (hanya di momen yang tepat)
=================================================
- Setelah pelanggan beli protein: "Untuk hasil optimal, bisa dikombinasikan dengan Multivitamin kami"
- Setelah masalah support terselesaikan: "Omong-omong, ada Starter Pack Bundle yang lebih hemat jika Kak mau lengkapi suplemen"
- Tapi JANGAN paksa jika pelanggan tidak merespons anjuran
```
***
## Langkah 5: Fallback Handover
Fallback handover memastikan percakapan yang tidak bisa dijawab AI diteruskan ke CS manusia.
Kembali ke tab **General**
Temukan section **"Fallback Handover"** dan aktifkan toggle
Masukkan nomor WhatsApp CS yang akan menerima notifikasi. Format: `628xxxxx`
Bisa lebih dari satu nomor, pisahkan dengan koma.
```
🔔 [HANDOVER ALERT]
AI tidak dapat menjawab pertanyaan dari {{customer_name}}.
Nomor: {{customer_phone}}
Pertanyaan terakhir:
{{question}}
Silakan takeover percakapan ini sesegera mungkin.
```
```
Halo {{customer_name}},
Mohon maaf, pertanyaan Anda memerlukan penanganan dari tim kami secara langsung.
Tim support kami akan menghubungi Anda segera. Jam operasional: Senin–Jumat 08:00–18:00 WIB.
Terima kasih atas kesabaran Anda 🙏
```
Aktifkan "Disable Chatbot" untuk mencegah AI mengganggu percakapan saat admin sedang menangani pelanggan.
***
## Langkah 6: Pengaturan Tambahan (Opsional)
Jika Anda ingin AI hanya aktif di jam kerja:
Cari bagian **"Schedule Chatbot"** dan aktifkan toggle **"Enable Schedule"**
* **Open Hour:** 08:00
* **Close Hour:** 18:00
Di luar jam operasional, Chat AI tidak akan merespons pesan apa pun.
Exclude list mengecualikan kontak dari Chat AI berdasarkan [List Database](/database/create-list).
Di tab General, cari bagian **"Exclude List"** dan aktifkan toggle
Pilih list database yang ingin dikecualikan (contoh: "Admin Internal", "Vendor")
Fitur untuk menghentikan sementara respons AI.
**Cara Setting:**
1. Aktifkan **"Enable Pause AI"**
2. Tambahkan keyword:
* **Pause:** "pause", "hubungkan admin" — AI berhenti merespons
* **Resume:** "resume", "aktifkan ai" — AI aktif kembali
* **Ignore:** "ignore" — Pesan diabaikan AI
Hubungan dengan Fallback Handover: Pause AI untuk kontrol manual, Fallback Handover untuk otomatisasi ketika AI tidak bisa menjawab.
Mengontrol waktu tunggu sebelum AI merespons.
| Skenario | Delay Time |
| --------------- | ---------- |
| Respons cepat | 1-2 detik |
| Natural | 3-5 detik |
| Respons panjang | 5-8 detik |
**Context Length:** Jumlah pesan terakhir yang diingat AI
* Percakapan standar: 5-7 messages
* Percakapan kompleks: 10-15 messages
**Response Length:** Batas maksimal karakter respons
* WhatsApp (cepat): 500-1000 characters
* Detail product: 1500-2000 characters
**Mode (Temperature):**
* **Precise** — Untuk informasi teknis, harga, kebijakan
* **Balanced** — Untuk customer service umum
* **Creative** — Untuk marketing dan engagement
***
## Test Skenario Hybrid
### Skenario Support
| Situasi | Pesan Test |
| ---------------------- | ------------------------------------------- |
| Pertanyaan produk | "Protein NutriLife cocok untuk diet nggak?" |
| Pertanyaan ingredients | "Ada kandungan gula di protein vanilanya?" |
| Keluhan | "Produk saya datang segel rusak" |
| Pertanyaan medis | "Saya diabetes, bisa minum suplemen ini?" |
### Skenario Sales
| Situasi | Pesan Test |
| ----------------- | ----------------------------------------------------- |
| Minta rekomendasi | "Saya pemula mau mulai gym, suplemen apa yang cocok?" |
| Tanya harga | "Berapa harga paket starter?" |
| Beli produk | "Mau order Protein Vanilla 1kg" |
| Tanya promo | "Ada diskon nggak?" |
### Skenario Hybrid (Kritis)
| Situasi | Pesan Test | Expected Behavior |
| ----------------------- | ----------------------------------- | ------------------------------------------------------------------- |
| Komplain + tanya produk | "Produk saya rusak. Btw ada promo?" | Selesaikan komplain DULU, baru bahas promo |
| FAQ + upsell | "Cara minum protein yang benar?" | Jawab pertanyaan, setelah selesai boleh mention produk komplementer |
***
## Checklist Go Live Hybrid
Engine V2 aktif
Merchant Mode aktif dengan produk yang lengkap
Shipping dan payment sudah dikonfigurasi
Training data mencakup KEDUA aspek: informasi teknis produk (support) DAN info penjualan (sales)
File training data di-upload untuk informasi teknis yang panjang (jika ada)
Reindex dilakukan setelah semua data diisi
AI Behaviour memiliki instruksi prioritas yang jelas (support > sales)
Fallback handover aktif dengan nomor CS yang benar
Test semua skenario: support, sales, dan hybrid (komplain + sales)
***
## Pro Tips untuk Chatbot Hybrid
**Pisahkan training data** menjadi dua bagian yang jelas: satu bagian untuk FAQ support, satu bagian untuk informasi penjualan. Ini membantu AI menavigasi antara dua mode dengan lebih akurat.
**Monitor History secara berkala** — terutama pada bulan pertama. Identifikasi percakapan di mana AI gagal menyeimbangkan peran support dan sales, lalu sesuaikan AI Behaviour.
**Gunakan Human Tone** (di tab Advanced) untuk membuat AI terasa lebih natural saat beralih antara mode support yang serius dan mode sales yang antusias.
Tips dan best practices untuk mengoptimalkan Chat AI dari semua studi kasus
Solusi untuk masalah umum yang mungkin ditemui saat menggunakan Chat AI
# Studi Kasus Chat AI
Source: https://docs.dripsender.id/chat-ai/studi-kasus/index
Panduan implementasi nyata Chat AI untuk berbagai jenis bisnis
# Studi Kasus Chat AI DripSender
Panduan step-by-step implementasi Chat AI untuk berbagai skenario bisnis nyata. Setiap studi kasus mencakup konfigurasi lengkap dari nol hingga siap digunakan.
Customer service otomatis yang menangani pertanyaan pelanggan menggunakan Engine V2, File Training, dan Website Sync
AI Sales Agent untuk toko parfum — mulai dari katalog produk, hitung ongkir, hingga proses checkout
Jual produk digital (ebook, kursus, template) tanpa shipping menggunakan Merchant Mode
Kombinasi terbaik — AI yang bisa menjawab pertanyaan pelanggan sekaligus menutup penjualan
***
## Perbandingan Studi Kasus
| Kasus | Engine | Merchant Mode | Shipping | Cocok Untuk |
| -------------------- | ------ | :-----------: | :-----------: | ---------------------------------- |
| Support Perusahaan | V1/V2 | ❌ | ❌ | CS, Helpdesk, Klinik, Agency |
| Toko Fisik (Parfum) | V1/V2 | ✅ | ✅ | Retail, Fashion, F\&B, Kosmetik |
| Toko Digital | V1/V2 | ✅ | ❌ | Kursus Online, Ebook, Software |
| Hybrid Support+Sales | V1/V2 | ✅ | Sesuai produk | Bisnis lengkap yang butuh keduanya |
***
## Tips Memilih Studi Kasus
Gunakan **Studi Kasus 1: Chatbot Support Perusahaan**. Setup fokus pada training data yang komprehensif, pengelolaan fallback ke CS manusia, dan website sync agar AI selalu up-to-date.
Gunakan **Studi Kasus 2: Chatbot Sales Toko Fisik**. AI akan bisa tampilkan produk, hitung ongkos kirim, dan proses pesanan secara otomatis.
Gunakan **Studi Kasus 3: Chatbot Sales Toko Digital**. Tidak ada konfigurasi shipping, AI langsung kirim link akses setelah pembayaran.
Gunakan **Studi Kasus 4: Chatbot Hybrid**. Panduan ini menggabungkan semua fitur dengan strategi behaviour yang tepat agar keduanya berjalan mulus.
Setiap studi kasus bersifat independen. Anda dapat langsung membaca studi kasus yang paling relevan dengan bisnis Anda tanpa perlu membaca yang lain.
# Sistem Token AI
Source: https://docs.dripsender.id/chat-ai/token-system
Memahami cara kerja token, mengelola penggunaan, dan mengoptimalkan biaya Chat AI
## Apa itu Sistem Token?
**Token** adalah unit kredit yang digunakan untuk mengakses dan menggunakan fitur Chat AI di DripSender. Sistem token berfungsi sebagai mekanisme pembayaran untuk setiap interaksi AI yang dilakukan.
Bayangkan token seperti pulsa listrik - Anda hanya membayar sesuai dengan yang Anda gunakan. Semakin banyak interaksi AI, semakin banyak token yang terpakai.
## Mengapa Menggunakan Sistem Token?
Sistem token dirancang untuk memberikan:
Anda hanya membayar untuk apa yang Anda gunakan. Tidak ada biaya tersembunyi atau komitmen bulanan yang tidak terpakai.
Tidak ada commitment bulanan yang ketat. Beli token sesuai kebutuhan dan top-up kapan saja.
Atur limit penggunaan harian/bulanan untuk mengontrol anggaran dan mencegah penggunaan berlebihan.
Token dapat dibeli sesuai kebutuhan bisnis Anda - dari startup hingga enterprise.
## Bagaimana Token Bekerja?
### Alur Penggunaan Token
```mermaid theme={null}
flowchart LR
A[Pelanggan
Kirim Pesan] --> B[AI
Memproses]
B --> C[Respons
Dikirim]
C --> D[Token
Terpakai]
```
Setiap kali Chat AI mengirimkan respons ke pelanggan, sejumlah token akan dikurangkan dari saldo akun Anda.
### Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Token
Penggunaan token sangat bergantung pada versi engine yang Anda gunakan:
Pada **Engine v1**, sistem membaca keseluruhan data, sehingga faktor berikut akan sangat mempengaruhi penggunaan token:
* **Training Data**: Semakin banyak training data (baik berupa file maupun website sync), semakin besar penggunaan token.
* **Behavior**: Instruksi behavior yang panjang akan menambah penggunaan token.
* **Fitur & Actions**: Semakin banyak action dan fitur yang digunakan seperti *merchant mode*, *handover*, *fallback handover*, dan lain-lain, akan semakin menambah konsumsi token.
* **Context Length**: Semakin besar batasan context length yang dikonfigurasi, semakin banyak riwayat yang dibaca dan token yang digunakan.
**Engine v2** sudah menggunakan sistem *embedding*, sehingga konsumsi token jauh lebih efisien:
* **Training Data Tidak Berpengaruh**: Banyaknya file training data maupun website sync **tidak** mempengaruhi jumlah token yang digunakan.
* **Faktor Penentu**: Penggunaan token pada v2 hanya dipengaruhi oleh panjang **Behavior** serta penggunaan tools dan actions lain seperti *handover*, *fallback handover*, dll.
## Cek Saldo Token
Anda dapat melihat sisa token AI Anda di bagian atas halaman Chat AI:
### Informasi yang Ditampilkan
Jumlah token yang masih tersedia untuk digunakan
Total token yang telah digunakan sejak awal
Perkiraan token yang dibutuhkan untuk berbagai skenario penggunaan
## Membeli Token AI
Jika saldo token Anda menipis, Anda dapat membeli token tambahan:
Masuk ke menu **WhatsApp** > **Chat AI**
Klik tombol **"Beli Token"** di bagian atas halaman
Pilih paket token yang diinginkan sesuai kebutuhan dan anggaran
Lakukan pembayaran melalui metode yang tersedia
Token akan otomatis ditambahkan ke akun Anda dan siap digunakan
## Menghemat Penggunaan Token
Berikut tips untuk mengoptimalkan penggunaan token:
Engine v2 dirancang untuk lebih hemat token dengan tetap menjaga kualitas respons. Hingga **40% lebih hemat** dibanding Engine v1.
Keunggulan v2:
* Training data dan file tidak mempengaruhi konsumsi token
* Hanya behavior dan actions yang dihitung
* Bisa upload file besar tanpa khawatir boros token
Berlaku untuk **Engine v1 dan v2**. Context length yang lebih pendek mengurangi penggunaan token. Atur sesuai kebutuhan:
* Percakapan sederhana: **5-8 messages**
* Percakapan kompleks: **10-15 messages**
* Hindari setting di atas 20 messages kecuali benar-benar perlu
Berlaku untuk **Engine v1 dan v2**. Batasi panjang karakter respons untuk menghindari respons yang terlalu panjang dan boros token.
* WhatsApp cepat: **500-1000 characters**
* Detail produk: **1500-2000 characters**
* Hindari setting unlimited/maximum
Pada Engine v2, behavior yang panjang mempengaruhi penggunaan token. Buat behavior:
* Fokus dan to the point (200-500 kata ideal)
* Hindari instruksi bertele-tele
* Gunakan struktur yang jelas
Khusus **Engine v1** — Training data yang besar akan boros token. Tips:
* Hanya masukkan informasi yang benar-benar perlu
* Hindari duplikasi data
* Gunakan file training (v2) untuk data besar
Berlaku untuk **Engine v1 dan v2**. Batasi jumlah respons AI per kontak untuk mencegah penggunaan token yang berlebihan oleh satu pelanggan.
Rekomendasi:
* Batasi 30-50 respons/hari per kontak
* Exclude nomor admin/internal
Nonaktifkan fitur yang tidak perlu untuk mengurangi konsumsi token:
* Fallback handover (jika tidak digunakan)
* Human tone (jika tidak diperlukan)
* Fitur advanced yang tidak relevan
## Monitoring Penggunaan Token
DripSender menyediakan tools untuk memantau penggunaan token Anda:
Lihat penggunaan token secara real-time di dashboard Chat AI saat percakapan berlangsung.
Review riwayat penggunaan token per hari, minggu, atau bulan untuk analisis pola.
Dapatkan notifikasi ketika saldo token mendekati batas minimum yang Anda tentukan.
## FAQ Token
**A**: Token biasanya memiliki masa aktif sesuai dengan paket yang dibeli. Periksa detail paket Anda untuk informasi masa aktif token.
**A**: Kebijakan refund tergantung pada syarat dan ketentuan yang berlaku. Hubungi support untuk informasi lebih lanjut.
**A**: Token umumnya hanya terpakai ketika AI berhasil mengirimkan respons. Jika AI tidak merespons karena error, token biasanya tidak terpotong.
**A**: Anda dapat melihat estimasi penggunaan token di halaman Chat AI sebelum mengaktifkan fitur.
## Tips Mengelola Token
**Monitor Secara Berkala** - Cek penggunaan token setiap hari untuk memahami pola penggunaan dan mencegah kehabisan mendadak.
**Set Budget** - Tetapkan anggaran bulanan untuk token AI dan atur alert saat mendekati batas.
**Analyze Patterns** - Identifikasi pola penggunaan untuk optimasi. Jam sibuk biasanya memerlukan lebih banyak token.
**Plan Ahead** - Beli token sebelum saldo menipis untuk menghindari gangguan layanan pada pelanggan.
**Penting**: Selalu pastikan Anda memiliki cukup token sebelum mengaktifkan Chat AI untuk menghindari gangguan layanan pada pelanggan. Jika token habis di tengah percakapan, AI akan berhenti merespons.
# Troubleshooting Chat AI
Source: https://docs.dripsender.id/chat-ai/troubleshooting
Solusi untuk masalah umum yang ditemui saat menggunakan Chat AI DripSender
Temukan solusi cepat untuk masalah yang paling sering ditemui saat menggunakan Chat AI DripSender.
***
## Masalah Umum & Solusi
### 🔌 Aktivasi & Koneksi
**Cek urutan berikut:**
1. **Toggle Chat AI aktif?** — Pastikan toggle "Chat AI" di bagian atas halaman dalam posisi **ON**
2. **WhatsApp terhubung?** — Cek status device di menu WhatsApp > Device
3. **Token tersedia?** — Cek saldo token di halaman Chat AI. Jika kosong, beli token terlebih dahulu
4. **Activation Mode sesuai?** — Jika mode "Using Keyword", pesan harus diawali keyword yang benar
5. **Nomor di Exclude List?** — Pastikan nomor test tidak masuk dalam exclude list
6. **Engine V2: Reindex sudah dilakukan?** — Jika menggunakan V2, Reindex wajib setelah setup awal
**Kemungkinan penyebab:**
* **Reindex sedang berjalan** — Tunggu proses reindex selesai sebelum test
* **Context length terlalu tinggi** — Turunkan context length di AI Response Settings (coba 5-10 pesan)
* **File training data terlalu banyak/besar** — Optimasi, gunakan maksimal 5 file dengan total *20MB*
* **Website sync sedang berjalan** — Tunggu proses sync selesai
* **Menggunakan Engine V2** — V2 sedikit lebih lambat tapi lebih hemat token
Untuk respons lebih cepat, gunakan Engine V1 atau turunkan context length menjadi 5-8 pesan.
**Cek pengaturan:**
* Buka tab **General** > **Scope Chat AI**
* Set ke **All** atau **Group** sesuai kebutuhan
* Jika sudah All/Group tapi masih tidak bekerja: cek apakah grup tersebut ada di **Exclude List**
**Syarat yang belum terpenuhi:**
Token AI harus tersedia minimal beberapa unit
WhatsApp device harus terhubung (status Connected)
Konfigurasi General sudah disimpan (klik Save)
Company Name sudah diisi
***
### 📚 Training Data & Respons AI
**Penyebab paling umum:**
1. **Data di training tidak akurat** — Periksa dan koreksi informasi di Training Data
2. **AI "halusinasi"** — Tambahkan instruksi di AI Behaviour: `"Jika tidak ada informasi di training data, katakan tidak tahu dan jangan mengarang jawaban"`
3. **Informasi duplikat/kontradiktif** — Cari dan hilangkan informasi yang saling bertentangan
4. **Reindex belum dilakukan** — Jika menggunakan Engine V2, klik **Reindex** setelah update training data
5. **Training data tidak terstruktur** — Gunakan heading dan format yang jelas
```
# Tambahkan ke AI Behaviour:
# BATASAN
- JANGAN mengarang informasi yang tidak ada di training data
- Jika tidak tahu: "Maaf, saya tidak memiliki informasi mengenai hal tersebut.
Silakan hubungi tim kami di [kontak] untuk informasi lebih lanjut."
```
**Cek status file:**
1. Status harus **Completed** (bukan Pending/Processing/Failed)
2. Jika status **Failed**: hapus dan upload ulang file
3. Pastikan format file adalah **PDF atau DOCX** (bukan .txt, .xlsx, dll)
4. Pastikan ukuran file **di bawah 5MB**
5. Setelah upload berhasil, wajib klik **Reindex**
File Training Data hanya dapat digunakan dengan **Engine V2**. Jika menggunakan V1, berdampak pada fitur ini tidak tersedia.
**Langkah troubleshoot:**
1. **Website bisa diakses publik?** — Buka URL website di browser incognito. Jika tidak bisa diakses (butuh login/VPN), Website Sync tidak akan berhasil
2. **URL sudah benar?** — Pastikan menyertakan `https://` dan tidak ada trailing slash yang berlebihan
3. **Sync Type sesuai?** — Gunakan "Single Page" untuk halaman spesifik, "All Pages" untuk seluruh domain
4. **Trigger manual sync** — Klik tombol sync ulang secara manual
5. **Lakukan Reindex** setelah sync selesai
**Kemungkinan penyebab:**
* **Instruksi terlalu ambigu** — Buat lebih spesifik dan gunakan contoh konkret
* **Instruksi kontradiktif** — Periksa apakah ada instruksi yang saling bertentangan
* **AI Behaviour terlalu panjang** — Fokus pada 5-7 instruksi paling penting, hapus yang tidak kritis
* **Training data override behaviour** — Informasi di training data mungkin konflik dengan instruksi behaviour
Gunakan kata-kata tegas di AI Behaviour: `SELALU`, `JANGAN`, `WAJIB` untuk instruksi yang kritikal.
**Tambahkan batasan di AI Behaviour:**
```
# BATASAN
- HANYA jawab pertanyaan yang berkaitan dengan [nama bisnis] dan layanan kami
- Jika ada pertanyaan di luar topik (cuaca, politik, gosip, dll):
"Maaf, saya hanya bisa membantu pertanyaan seputar [nama bisnis].
Ada yang bisa saya bantu terkait produk/layanan kami?"
```
**Cek hal berikut:**
1. **Engine V2:** Pastikan sudah klik **Reindex** setelah menambahkan produk
2. **Format training data** — Gunakan heading yang jelas seperti `# PRODUK` atau `# LAYANAN`
3. **Informasi lengkap** — Pastikan nama produk, deskripsi, dan harga jelas tertulis
4. **Contoh pertanyaan** — Tambahkan contoh pertanyaan dan jawaban di training data
```
# PRODUK
## Nama Produk
- Harga: Rp XXX.XXX
- Deskripsi: [detail produk]
- Fitur: [fitur utama]
```
***
### 🛒 Merchant Mode
**Cek urutan:**
1. **Merchant Mode aktif?** — Toggle harus dalam posisi ON
2. **Produk sudah ditambahkan?** — Cek di **Merchant** > **Pengaturan** > **Daftar Produk**
3. **Stok produk = 0?** — Produk dengan stok 0 tidak akan ditawarkan AI. Update stok
4. **Merchant Type sesuai?** — Pastikan tipe produk (fisik/digital) sesuai dengan merchant type yang dipilih
5. **Badge "Tidak Didukung"?** — Edit produk dan pastikan tipe produk sesuai dengan merchant type
**Checklist shipping:**
Origin data (kota asal) sudah diatur di Shipping Configuration
Berat produk sudah diisi (dalam gram, angka > 0, termasuk kemasan)
Minimal 1 kurir sudah dipilih
Merchant Type diatur ke "Produk Fisik" atau "Kombinasi"
Alamat tujuan pelanggan sudah diinput dalam format yang bisa dipahami sistem
**Untuk Manual Transfer:**
* Konfirmasi pembayaran harus dilakukan secara manual oleh admin
* Masuk ke **Merchant** > **Pesanan** > klik **"Tandai Dibayar"**
**Untuk Payment Gateway:**
* Payment Gateway masih dalam mode **Sandbox** — tidak ada uang yang diproses secara nyata
* Untuk production, hubungi DripSender untuk aktivasi
Terjadi ketika jenis produk tidak sesuai dengan merchant type.
**Solusi:**
* Buka produk tersebut > edit tipe produk
* Atau ubah Merchant Type di pengaturan agar mendukung jenis produk tersebut
**Cek konfigurasi:**
1. **Payment method aktif?** — Pastikan minimal 1 metode pembayaran diaktifkan
2. **Data kontak lengkap?** — Pelanggan harus mengisi nama dan kontak
3. **Alamat lengkap?** — Untuk produk fisik, alamat pengiriman harus lengkap
4. **Stok masih tersedia?** — Cek apakah stok produk masih ada
***
### 💰 Token & Billing
**Faktor yang mempengaruhi konsumsi token:**
| Faktor | Dampak | Solusi |
| ------------------------------- | ------------ | -------------------------------- |
| Context length tinggi | Token boros | Turunkan ke 5-10 pesan |
| Response length panjang | Token boros | Turunkan ke 500-1000 karakter |
| Banyak percakapan pendek | Normal | Gunakan Chatbot Limit |
| Engine V1 vs V2 | V2 hemat 40% | Migrasi ke V2 |
| Nomor test tidak di-exclude | Buang token | Tambahkan ke Exclude List |
| Training data tidak terstruktur | Token boros | Gunakan heading dan format jelas |
**Tips optimasi:**
* Gunakan Engine V2 untuk hemat 40%
* Set Chatbot Limit: 30-50 respons/hari per kontak
* Exclude nomor internal dan test
1. Cek email konfirmasi pembayaran
2. Tunggu 5-15 menit (proses otomatis)
3. Refresh halaman Chat AI
4. Jika lebih dari 30 menit dan belum masuk: hubungi support DripSender dengan bukti pembayaran
***
### 🔄 Fallback & Handover
**Cek konfigurasi:**
1. Toggle Fallback Handover sudah **ON**?
2. **Admin number sudah diisi** dengan format yang benar (628xxxxxxxx)?
3. Nomor admin sendiri ada di **Exclude List**? Jika ya, AI tidak akan kirim notifikasi ke nomor tersebut
4. **Template pesan handover** sudah diatur?
Handover terjadi ketika AI benar-benar tidak bisa menjawab setelah mencoba. Jika AI memberikan jawaban default/umum, handover tidak akan terpicu.
Gunakan fitur **Pause AI** dengan keyword:
1. Buka tab **General** > **Pause AI**
2. Tambahkan pause keyword (contoh: "pause", "stop ai", "hubungkan admin")
3. Untuk resume: gunakan resume keyword (contoh: "resume", "lanjutkan")
Atau aktifkan **"Disable Chatbot"** untuk kontak tertentu melalui tab History.
**Cek hal berikut:**
1. **Nomor admin benar?** — Format: 628xxxxxxxx (tanpa + atau spasi)
2. **Nomor tidak di Exclude List?** — Jika admin ada di Exclude List, notifikasi tidak terkirim
3. **Template pesan tidak kosong?** — Pastikan template handover diisi
4. **WhatsApp device aktif?** — Cek status koneksi device
***
### ⚙️ Advanced Settings
**Cek pengaturan:**
1. Human Tone sudah diaktifkan di tab **Advanced**?
2. **Tone Style** sudah dipilih? (Professional, Casual, dll)
3. **Temperature** diatur dengan benar? (0.7-1.0 untuk lebih kreatif)
4. Jika menggunakan Engine V1, coba migrasi ke **Engine V2**
**Cek konfigurasi:**
1. **AI Sensory Pack** aktif di tab Advanced?
2. **Vision Enabled** dan/atau **Whisper Enabled** dalam posisi ON?
3. Untuk Vision: pastikan gambar yang dikirim pelanggan jelas dan tidak blur
4. Untuk Whisper: pastikan voice note tidak terlalu panjang (max 1-2 menit)
AI Vision dan Whisper membutuhkan token tambahan untuk pemrosesan.
**Cek pengaturan:**
1. Structured Reply aktif di tab **Advanced**?
2. **Max Bubble** diatur minimal 2?
3. **Max Char Length** tidak terlalu tinggi?
4. **Delay Per Message** diatur dengan benar (dalam ms)?
5. Format media benar? Gunakan: `[[media=ID_MEDIA]]`
***
## Diagnosis Cepat
Gunakan checklist ini saat mengalami masalah:
```
⬜ Toggle Chat AI = ON
⬜ WhatsApp = Connected (status device)
⬜ Token > 0
⬜ Training Data sudah di-Save
⬜ AI Behaviour sudah di-Save
⬜ Untuk Engine V2: Reindex sudah dilakukan
⬜ Nomor yang bermasalah bukan di Exclude List
⬜ Activation Mode sesuai (All Messages / Using Keyword)
⬜ Scope sesuai (All / Personal / Group)
⬜ Company Name sudah diisi
⬜ Admin Number (untuk handover) format benar: 628xxxxxxxx
```
***
## Butuh Bantuan Lebih Lanjut?
Jika masalah tidak ditemukan di sini:
Pertanyaan umum tentang Chat AI
Tips optimalisasi performa Chat AI
Chat langsung dengan tim DripSender
**0813-7388-7727**
Kirim detail masalah + screenshot
**[support@dripsender.com](mailto:support@dripsender.com)**
Saat menghubungi support, sertakan: **nama akun**, **deskripsi masalah**, **langkah yang sudah dicoba**, dan **screenshot** jika ada pesan error.
# Mengisi Database
Source: https://docs.dripsender.id/database/add-contacts
Panduan menambahkan kontak ke dalam list database menggunakan berbagai metode
List database yang baru dibuat di Dripsender masih kosong, sehingga tidak bisa digunakan untuk campaign. Halaman ini menjelaskan berbagai cara untuk mengisi database dengan kontak.
## Prasyarat
* List database sudah dibuat
* Akses ke [Portal Dripsender](https://portal.dripsender.id)
* Nomor WhatsApp sudah terhubung
## Metode Mengisi Database
Dripsender menyediakan beberapa metode untuk mengisi database:
Tambahkan kontak satu per satu secara manual
Import banyak kontak dari file CSV
Ambil kontak dari grup WhatsApp yang Anda ikuti
Ambil kontak dari riwayat chat WhatsApp
### Tambah Kontak Manual
Cara paling sederhana untuk menambahkan kontak satu per satu langsung dari portal.
Masuk ke menu **List**, pilih database yang ingin diisi, lalu klik tombol **Show**.
Klik **ikon +** pada halaman list untuk menambahkan kontak baru.
Pilih opsi **Add Contact** untuk menambahkan kontak secara manual.
Masukkan informasi kontak yang diperlukan:
* **Nama**: Nama lengkap kontak
* **Nomor WhatsApp**: Nomor WhatsApp aktif dengan format internasional (contoh: 628123456789)
* **Data tambahan** (opsional): Informasi lain sesuai kebutuhan
Klik **Submit** untuk menyimpan kontak.
### Import File CSV
Import file CSV memungkinkan Anda menambahkan banyak kontak ke dalam database sekaligus, tanpa perlu memasukkan data satu per satu secara manual.
#### Format File CSV
File CSV yang diimport harus memenuhi persyaratan minimum:
* **Minimal 2 kolom**: Nama dan Nomor WhatsApp
* **Format nomor**: Gunakan format internasional tanpa tanda + (contoh: `628123456789`)
* **Header kolom**: Baris pertama harus berisi nama kolom
#### Contoh Format CSV
```csv theme={null}
Nama,Nomor,Email,Kota
Ahmad Rizky,628123456789,ahmad@email.com,Jakarta
Budi Santoso,628987654321,budi@email.com,Surabaya
Citra Dewi,62855556666,citra@email.com,Bandung
```
#### Langkah-langkah Import CSV
Masuk ke menu **List**, pilih database target, lalu klik **Show**.
Klik **ikon +** pada halaman list untuk memulai proses penambahan kontak.
Pilih opsi **Import CSV** dari metode yang tersedia.
Pilih file CSV dari perangkat Anda dan upload ke sistem. Pastikan file sesuai dengan format yang disyaratkan.
Sesuaikan kolom dari file CSV dengan field database Dripsender:
* Kolom Nama → Field Nama
* Kolom Nomor → Field WhatsApp Number
* Kolom lainnya → Field sesuai kebutuhan
Review data yang akan diimport, lalu klik **Import** untuk menyelesaikan proses.
File CSV dengan format yang salah dapat menyebabkan gagal import. Periksa kembali format nomor WhatsApp sebelum mengupload.
### Grab Grup WhatsApp
Fitur ini memungkinkan Anda mengambil semua nomor anggota dari grup WhatsApp yang Anda ikuti. Sangat berguna jika Anda memiliki grup dengan banyak anggota.
Masuk ke menu **List**, pilih database yang ingin diisi, lalu klik tombol **Show**.
Klik **ikon +** pada halaman list untuk menambahkan kontak baru.
Pilih opsi **Grab Group WhatsApp** atau **Grab Contact** → **Grab Group**.
Klik **Download Grab group plugin** untuk mengunduh plugin yang diperlukan untuk proses grab.
Setelah mengunduh plugin, ikuti langkah-langkah berikut untuk menginstalnya:
Buka Chrome → Menu (3 titik) → **More tools** → **Extensions** → Aktifkan **Developer mode**
Klik tombol unduh di Dripsender untuk mengunduh file `ds-grab.zip`
* Ekstrak file zip yang sudah diunduh
* Klik **Load unpacked** di halaman Extensions
* Pilih folder yang sudah diekstrak
* Buka WhatsApp Web
* Klik ikon plugin di browser
* Pilih grup yang ingin diambil kontaknya
Jangan tutup atau refresh halaman sampai muncul notifikasi bahwa grup berhasil di-grab.
Tunggu sampai muncul notifikasi sukses. Setelah notifikasi muncul, data sudah masuk ke database.
Setelah selesai, jumlah kontak akan bertambah sesuai jumlah anggota grup. Misalnya, jika grup memiliki 980 anggota, maka akan ada 980 kontak baru di database.
### Grab Kontak Lama
Fitur ini mengambil semua nomor dari riwayat chat WhatsApp Anda yang belum dihapus. Berguna untuk menjaring kontak dari percakapan yang pernah dilakukan.
Masuk ke menu **List**, pilih database yang ingin diisi, lalu klik tombol **Show**.
Klik **ikon +** pada halaman list untuk menambahkan kontak baru.
Pilih opsi **Grab All Contact**.
Klik tombol untuk memulai proses grab. Sistem akan menjaring seluruh percakapan yang ada di WhatsApp Anda yang belum dihapus.
Tunggu proses selesai. Jumlah kontak yang ter-grab tergantung pada banyaknya riwayat chat yang ada di WhatsApp Anda. Jika Anda memiliki ribuan chat dengan nomor berbeda, semuanya akan ter-grab.
Setelah selesai, jumlah kontak di database akan bertambah sesuai jumlah kontak yang berhasil diambil.
**Grab All Contact** akan mengambil kontak dari semua percakapan yang masih ada di WhatsApp Anda, termasuk chat individu dan grup.
***
## Format Nomor yang Benar
| Format | Contoh | Status |
| ----------------------- | ------------- | ------ |
| Internasional tanpa + | 628123456789 | Benar |
| Dengan tanda + | +628123456789 | Salah |
| Dengan spasi/hyphen | 0812-3456-789 | Salah |
| Dengan angka 0 di depan | 08123456789 | Salah |
## Tips Mengisi Database
Gunakan format nomor internasional tanpa tanda + atau spasi. Contoh: `628123456789` bukan `+62 812-3456-789`.
Bersihkan data CSV terlebih dahulu sebelum import. Pastikan tidak ada nomor duplikat dan semua nomor menggunakan format yang benar.
## Troubleshooting
| Masalah | Penyebab | Solusi |
| ---------------------- | ------------------------- | ----------------------------------------------------- |
| Import CSV gagal | Format file salah | Pastikan file benar-benar CSV, bukan Excel |
| Nomor tidak terbaca | Format nomor salah | Gunakan format internasional tanpa + |
| Data tidak lengkap | Kolom tidak tersusun rapi | Periksa delimiter dan struktur CSV |
| Grab grup tidak muncul | WhatsApp belum terhubung | Pastikan nomor WhatsApp sudah terhubung ke Dripsender |
| Kontak tidak bertambah | Proses belum selesai | Tunggu notifikasi sukses muncul |
## Lihat Juga
Export data kontak ke file CSV
Buat list database baru
# Membuat List Database
Source: https://docs.dripsender.id/database/create-list
Panduan membuat list database kontak WhatsApp untuk broadcast dan campaign marketing
List adalah database yang akan Anda gunakan untuk broadcast atau untuk campaign marketing. Sebelum melakukan broadcast atau campaign marketing, Anda harus punya database terlebih dahulu.
## Apa itu List?
List adalah kumpulan kontak atau nomor WhatsApp yang akan menjadi target pengiriman pesan broadcast atau campaign marketing Anda. Setiap list dapat berisi ratusan hingga ribuan kontak.
List database yang baru dibuat masih berisi 0 kontak (kosong) dan belum bisa digunakan untuk campaign sampai diisi dengan kontak.
## Cara Membuat List
Silakan masuk ke halaman List di portal Dripsender.
Pergi ke menu **list** yang ada pada menu halaman, melalui menu di header atau menu card
**Atau**
Klik tombol **+ List** untuk membuat database baru.
Silakan berikan nama untuk list database Anda, misalnya "Database 1" atau nama lain sesuai kebutuhan, lalu klik **Save List**.
Maka akan muncul database yang baru Anda bikin. Di sini masih menunjukkan 0 kontak, artinya masih belum ada isi databasenya.
## Melihat Isi Database
Untuk melihat atau mengelola kontak dalam database:
* **List kosong**: Akan menunjukkan 0 kontak atau tampilan kosong
* **List berisi kontak**: Akan muncul nama-nama kontak atau data kontak yang Anda punya
Klik tombol **Show** pada list yang sudah dibuat untuk melihat detail kontak di dalamnya.
## Selanjutnya
Setelah membuat list database, Anda perlu mengisi kontak ke dalam list tersebut. Ada beberapa metode yang tersedia:
Tambahkan kontak dengan berbagai metode: manual, import CSV, grab grup, atau grab kontak lama
Export data kontak ke file CSV
Untuk mengisi database dengan jumlah kontak besar, gunakan fitur **Import CSV** atau **Grab Grup WhatsApp** agar lebih cepat dan efisien.
# Menghapus List
Source: https://docs.dripsender.id/database/delete-list
Panduan menghapus list database atau kontak di dalamnya di Dripsender.
# Menghapus List
Anda dapat menghapus list database yang sudah tidak digunakan atau hanya menghapus kontak di dalamnya saja.
## Cara Menghapus List atau Kontak
Masuk ke menu **List** untuk melihat semua database yang Anda miliki.
Klik ikon menu (tiga titik) pada list yang ingin dihapus, kemudian pilih **Hapus**.
Pilih salah satu opsi penghapusan:
* **Hapus Kontak Saja** - Menghapus semua kontak di dalam list, tetapi list database tetap ada
* **Hapus List dan Kontak** - Menghapus list database beserta semua kontak di dalamnya
## Perbedaan Opsi Penghapusan
| Opsi | List Database | Kontak di Dalamnya |
| --------------------- | ------------- | ------------------ |
| Hapus Kontak Saja | Tetap ada | Terhapus |
| Hapus List dan Kontak | Terhapus | Terhapus |
Tindakan penghapusan tidak dapat dibatalkan. Pastikan Anda sudah membackup data yang penting sebelum menghapus.
Jika Anda hanya ingin mengosongkan list untuk diisi dengan kontak baru, pilih opsi **Hapus Kontak Saja** agar tidak perlu membuat list baru lagi.
# Export Database
Source: https://docs.dripsender.id/database/export-database
Panduan export data kontak dari database Dripsender ke file CSV
Fitur export database memungkinkan Anda mengunduh data kontak dari Dripsender ke dalam format file CSV untuk keperluan backup atau pengolahan data lebih lanjut.
## Prasyarat
* List database sudah berisi kontak
* Akses ke [Portal Dripsender](https://portal.dripsender.id)
## Langkah-langkah Export Database
Login ke [Portal Dripsender](https://portal.dripsender.id), masuk ke menu **List**, pilih database yang ingin diexport, lalu klik **Show**.
Klik **ikon Download**, pilih separator yang diinginkan, lalu klik **Download** untuk menyimpan file CSV ke perangkat Anda.
## Pilihan Separator
Saat mengeksport database, Anda dapat memilih separator untuk format CSV:
| Separator | Karakter | Gunakan Ketika |
| --------- | -------- | ------------------------------------------------- |
| Comma | `,` | Standar internasional, kompatibel dengan Excel US |
| Semicolon | `;` | Untuk Excel regional Eropa/Indonesia |
| Tab | `\t` | Untuk import ke sistem lain |
Untuk pengguna Excel di Indonesia, pilih separator **semicolon (;)** agar data terbaca dengan benar.
## Format File Hasil Export
File CSV yang diexport akan memiliki struktur kolom sebagai berikut:
```csv theme={null}
Nama,Nomor,Email,Kota,Tanggal Dibuat
Ahmad Rizky,628123456789,ahmad@email.com,Jakarta,2024-01-15
Budi Santoso,628987654321,budi@email.com,Surabaya,2024-01-16
```
## Kegunaan Export Database
Simpan cadangan data kontak Anda secara berkala
Analisis data kontak menggunakan tools seperti Excel
Pindahkan data ke sistem lain jika diperlukan
Edit banyak kontak sekaligus, lalu import kembali
## Keamanan Data
File CSV yang diexport berisi data pribadi kontak Anda. Pastikan untuk:
* Menyimpan file di lokasi yang aman
* Tidak membagikan file ke pihak tidak berwenang
* Menghapus file jika sudah tidak diperlukan
## Lihat Juga
Buat list database baru
Import kontak dari file CSV
# Integrasi Google Form
Source: https://docs.dripsender.id/database/google-form-integration
Panduan menghubungkan Google Form dengan Dripsender untuk otomatisasi data dan notifikasi
# Integrasi Google Form
Integrasi Google Form dengan Dripsender memungkinkan Anda melakukan **3 action sekaligus** ketika seseorang mengisi form:
## Alur Kerja Integrasi
| Langkah | Action | Hasil |
| ------- | ---------------------------- | ---------------------------------- |
| 1 | Orang mengisi Google Form | Data masuk ke Spreadsheet |
| 2 | Trigger Apps Script berjalan | Script mengirim data ke Dripsender |
| 3 | **Action 1** | Data tersimpan di List Database |
| 4 | **Action 2** | Notifikasi terkirim ke Pelanggan |
| 5 | **Action 3** | Notifikasi terkirim ke Admin |
## Prasyarat
* Akun Google dengan akses ke Google Form
* List database sudah dibuat di Dripsender
* Nomor WhatsApp sudah terhubung ke Dripsender
## Langkah-langkah Integrasi
### 1. Buat List Database di Dripsender
Masuk ke menu **List** di portal Dripsender.
Klik **+ List** untuk membuat database baru.
Beri nama yang sesuai, misalnya "Google Form".
Klik **Show** pada database yang baru dibuat, lalu aktifkan opsi **Google Form**.
Catat nama database yang Anda buat karena akan digunakan nanti.
### 2. Buat Google Form
Buka [Google Form](https://forms.google.com) dan buat form baru. Beri judul sesuai kebutuhan, misalnya "Webinar Digital Marketing".
Tambahkan field yang diperlukan. Contoh field yang umum digunakan:
* **Nama** (Short answer) - Wajib diisi
* **Nomor WhatsApp** (Short answer) - Wajib diisi, tambahkan validasi number
* **Jenis Kelamin** (Multiple choice) - Pilihan: Laki-laki, Perempuan
* **Alasan ikut webinar** (Paragraph) - Wajib diisi
Untuk field nomor WhatsApp, aktifkan **Response validation**:
* Pilih **Number**
* Pilih **Is number**
* Pesan error: "Tulis angka saja"
Ini memastikan pengguna hanya bisa mengisi angka.
Klik tab **Responses** → Klik ikon spreadsheet → Klik **Create**.
Spreadsheet akan otomatis dibuat dengan header sesuai nama field form.
### 3. Konfigurasi Action di Dripsender
Kembali ke portal Dripsender untuk mengatur action yang akan dilakukan.
Pastikan nama field di Dripsender sama persis dengan header kolom di spreadsheet Google Form. Ini penting agar tidak terjadi error.
Contoh:
* Nama
* Nomor WhatsApp
* Jenis Kelamin
* Alasan ikut webinar
Tambahkan action **Save to List**. Pilih list database yang sudah dibuat.
Tambahkan action **Send Message to Customer**.
Isi pesan notifikasi yang akan dikirim ke pelanggan yang mengisi form. Contoh:
```
Terima kasih {{Nama}} sudah mendaftar!
Data Anda:
- Nama: {{Nama}}
- Nomor: {{Nomor WhatsApp}}
- Jenis Kelamin: {{Jenis Kelamin}}
- Alasan: {{Alasan ikut webinar}}
Silakan bergabung ke grup WhatsApp kami.
```
Gunakan format `{{Nama Kolom}}` untuk menampilkan data dari form. Pastikan sama persis dengan header spreadsheet.
Anda bisa menambahkan gambar ke pesan notifikasi. Aktifkan opsi **Gabungkan teks dan image dalam satu chat** jika ingin gambar sebagai caption pesan.
Tambahkan action **Send Message to Admin**.
Masukkan nomor WhatsApp admin, lalu buat pesan notifikasi:
```
Halo admin, ada peserta baru yang mendaftar!
Detail:
- Nama: {{Nama}}
- Nomor: {{Nomor WhatsApp}}
- Jenis Kelamin: {{Jenis Kelamin}}
- Alasan: {{Alasan ikut webinar}}
```
Klik **Simpan**. Copy kode script yang muncul di bagian bawah.
### 4. Setup Apps Script di Google Spreadsheet
Dari spreadsheet hasil respons form, klik **Extensions** → **Apps Script**.
Hapus semua kode default, kemudian paste kode script yang sudah dicopy dari Dripsender.
Beri nama project, misalnya "Dripsender Integration". Klik **Save** (ikon disk).
Klik ikon **Triggers** (jam) di sidebar kiri.
Klik **+ Add Trigger**:
* Function: Pilih fungsi dari script (biasanya `onFormSubmit`)
* Deployment: Head
* Event: From form
* On form submit
Klik **Save**.
Jika diminta izin:
1. Pilih akun Google Anda
2. Klik **Advanced**
3. Klik **Go to \[nama project]**
4. Klik **Allow**
Pastikan koneksi internet stabil saat memberikan izin. Jika terjadi error, coba lagi dengan koneksi yang lebih baik.
### 5. Test Integrasi
Di Google Form, klik **Send** → Copy link form.
Buka link form di browser berbeda/incognito. Isi dengan data test:
* Nama: Agung Barata
* Nomor WhatsApp: 0896xxxxxxxxx
* Jenis Kelamin: Laki-laki
* Alasan: Ingin belajar digital marketing
Klik tombol submit/kirim pada form.
Setelah submit, cek hasilnya:
1. **Data tersimpan** di list database Dripsender
2) **Notifikasi masuk** ke nomor pelanggan (nomor yang diisi di form)
3. **Notifikasi masuk** ke nomor admin
## Tips dan Best Practices
Pastikan nama kolom di Dripsender sama persis dengan header di spreadsheet (case-sensitive).
Gunakan validasi di Google Form untuk memastikan data yang masuk sesuai format.
Test integrasi dengan data dummy sebelum membagikan link form ke publik.
## Troubleshooting
| Masalah | Penyebab | Solusi |
| ------------------------------ | -------------------------- | ----------------------------------------------------------------------- |
| Data tidak masuk ke Dripsender | Nama kolom tidak cocok | Pastikan header spreadsheet sama persis dengan nama field di Dripsender |
| Notifikasi tidak terkirim | Nomor WhatsApp tidak valid | Pastikan nomor menggunakan format internasional (62xxxxxxxxxx) |
| Trigger error | Koneksi internet | Pastikan koneksi stabil saat setup trigger |
| Script tidak berjalan | Izin tidak diberikan | Ulangi proses memberikan izin ke Apps Script |
## Visual Hasil Integrasi
Setelah integrasi berhasil, berikut yang akan terjadi ketika seseorang mengisi form:
### 1. Data Tersimpan di Database
Data dari form akan otomatis masuk ke list database yang sudah Anda buat.
### 2. Notifikasi ke Pelanggan
Pelanggan akan menerima pesan konfirmasi via WhatsApp dengan detail data yang mereka isi.
### 3. Notifikasi ke Admin
Admin akan menerima notifikasi real-time setiap ada yang mendaftar.
***
## Integrasi dengan Bot (Opsional)
Anda bisa menggabungkan fitur ini dengan **Bot Automation** Dripsender untuk respons otomatis lebih lanjut.
Contoh:
* Setelah pelanggan menerima notifikasi konfirmasi, mereka bisa balas "benar" jika data sudah benar
* Jika balasan "salah", bot bisa mengarahkan untuk mengisi ulang
Lihat panduan [Membuat Bot](/bot-group/create-bot) untuk detail lebih lanjut.
## Lihat Juga
Buat list database untuk menyimpan data form
Pelajari cara membuat bot otomatis
# Introduction
Source: https://docs.dripsender.id/index
Selamat datang di semesta Dripsender
# Selamat datang di semesta Dripsender..
Sebelum memulai petualangan menggunakan Dripsender, kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Anda yang telah bergabung bersama keluarga besar Dripsender.
## Dripsender User Journey
1. **Read term of service and disclaimer** - Baca [Term of Service](/term-of-service) untuk memahami aturan penggunaan Dripsender
2. **Read full documentation** - Pelajari dokumentasi lengkap di halaman ini
3. **Video tutorials** - Tonton playlist tutorial di [YouTube](https://youtube.com/playlist?list=PLldQ2LkPgAjW_2zwgw3ZBDXvG2lh0dYlM)
4. **Contact support** - Hubungi tim support kami:
* [WhatsApp +62 813-7388-7727](https://wa.me/6281373887727)
## Navigasi Dokumentasi
Menambah Tim/Admin, Menghubungkan & Menghapus WhatsApp
Membuat List, Mengisi, Ekspor, dan Import Database
Membuat dan mengelola Campaign
Trigger Bot, Membuat Bot, dan Rule Include Bot
Training WhatsApp dan Chat GPT
Syarat dan ketentuan penggunaan Dripsender
***
**Disclaimer:** Dripsender is in no way affiliated with WhatsApp. Use at your own discretion. Do not spam people with this.
© 2024 PT. Drip Rintisan Inovasi Perkasa
# WTC - WhatsApp Training Circle
Source: https://docs.dripsender.id/others/wtc
Pelajari cara melatih nomor WhatsApp baru menggunakan fitur WTC agar tidak mudah dibanned oleh WhatsApp
# WTC - WhatsApp Training Circle
## Apa itu WTC?
**WTC (WhatsApp Training Circle)** adalah fitur khusus Dripsender untuk melatih nomor WhatsApp baru agar tidak mudah dibanned oleh WhatsApp. Fitur ini menciptakan interaksi dua arah antara nomor-nomor WhatsApp Anda.
WhatsApp mendeteksi akun spam dari pola penggunaan. Akun yang hanya mengirim pesan tanpa menerima akan lebih mudah diblokir.
## Kenapa Perlu Dilatih?
Nomor WhatsApp baru yang langsung digunakan untuk broadcast ribuan pesan berisiko tinggi terkena banned. WhatsApp menganggapnya sebagai perilaku mencurigakan.
Nomor yang aktif mengirim dan menerima pesan terlihat seperti pengguna biasa, bukan bot.
Interaksi rutin membantu membangun reputasi nomor di sistem WhatsApp.
Nomor yang terlatih lebih tahan terhadap pemblokiran saat digunakan broadcast.
Setelah beberapa hari training, nomor siap digunakan untuk campaign marketing.
## Cara Kerja WTC
Nomor Anda tidak hanya mengirim pesan, tapi juga menerima pesan dari nomor lain.
Pesan dikirim secara otomatis dengan interval waktu tertentu.
Konten pesan bersifat random/natural, tidak terlihat seperti spam.
Interaksi hanya terjadi antar nomor milik Anda sendiri, aman dan terkontrol.
## Konsep WTC Receiver
**Penting:** WTC Receiver adalah nomor yang digunakan untuk **menerima** pesan training. Pastikan semua nomor yang dimasukkan adalah milik Anda sendiri.
Ada dua peran dalam WTC:
| Peran | Fungsi | Contoh |
| ------------ | ---------------------------------- | ------------------------------ |
| **Sender** | Nomor yang mengirim pesan otomatis | Nomor baru yang sedang dilatih |
| **Receiver** | Nomor yang menerima pesan training | Nomor lama/teman Anda |
## Cara Menggunakan WTC
### 1. Masuk ke Halaman WTC
Navigasi ke menu **WTC** di dashboard Dripsender Anda.
### 2. Tambahkan WTC Receiver
Di bagian bawah halaman WTC, temukan section **WTC Receiver**.
Masukkan nomor WhatsApp yang akan digunakan untuk menerima pesan training.
Anda bisa memasukkan **unlimited** nomor receiver. Semakin banyak nomor receiver, semakin baik variasi interaksinya.
Klik tombol plus untuk menambahkan nomor ke daftar receiver.
### 3. Aktifkan WTC untuk Nomor Anda
Di bagian bawah, akan muncul daftar nomor WhatsApp yang tersambung di akun Dripsender Anda.
Nyalakan toggle WTC untuk nomor-nomor yang ingin Anda latih.
Nomor yang diaktifkan akan secara otomatis mengirim pesan ke nomor-nomor receiver.
### 4. Atur Interval Pengiriman
Interval adalah waktu jeda antar pengiriman pesan training (dalam menit).
Contoh: Jika diatur 10 menit, maka setiap 10 menit nomor Anda akan mengirim pesan ke receiver.
| Interval | Kapan Digunakan |
| ----------- | ---------------------------------- |
| 10-15 menit | Training intensif untuk nomor baru |
| 20-30 menit | Training standar/maintenance |
| 60+ menit | Training ringan/sudah mature |
Untuk nomor baru, gunakan interval lebih sering (10-15 menit) selama beberapa hari pertama.
1. Cari field "Interval" di halaman WTC
2. Masukkan angka dalam menit (contoh: 10)
3. Klik **Simpan WTC**
### 5. Simpan dan Aktifkan
Klik tombol **Simpan WTC** untuk mengaktifkan training.
WTC berhasil diaktifkan! Nomor Anda sekarang akan otomatis mengirim dan menerima pesan training.
## Contoh Pesan Training
Berikut contoh pesan otomatis yang akan diterima oleh WTC Receiver:
```
=== Contoh Pesan yang Masuk ===
📱 Dari: 0812xxxxxxxx (Nomor Training Anda)
📝 Pesan: "Halo, apa kabar hari ini?"
📱 Dari: 0813xxxxxxxx (Nomor Training Anda)
📝 Pesan: "Selamat pagi! Sudah sarapan?"
📱 Dari: 0812xxxxxxxx (Nomor Training Anda)
📝 Pesan: "Hai, lagi ngapain nih?"
```
Pesan bersifat **random/acak** dan tidak masalah kontennya. Yang penting adalah **frekuensi dan jumlah** pesan yang masuk ke nomor receiver.
## Timeline Training
* Interval: 10-15 menit
* Tujuan: Membangun aktivitas dasar
* Nomor mulai terdeteksi aktif
* Interval: 20-30 menit
* Tujuan: Memperkuat reputasi
* Nomor semakin stabil
* Interval: 60+ menit atau nonaktifkan
* Nomor siap untuk broadcast
* Risiko banned sangat minim
## Cara Menonaktifkan WTC
Jika nomor sudah cukup terlatih atau ingin menghentikan training:
Navigasi kembali ke menu WTC.
Matikan toggle WTC untuk nomor yang ingin dihentikan.
Jika perlu, hapus nomor receiver dengan mengklik icon hapus.
Klik **Simpan WTC** untuk menyimpan konfigurasi baru.
## Best Practices
Pastikan semua nomor (sender dan receiver) adalah milik Anda atau tim internal. Jangan gunakan nomor customer.
Semakin banyak nomor receiver, semakin natural pola interaksinya. Minimal 2-3 nomor receiver.
Selalu latih nomor baru minimal 3-7 hari sebelum digunakan untuk broadcast massal.
Cek status nomor secara berkala. Jika ada nomor bermasalah, segera nonaktifkan dari WTC.
## Troubleshooting
* Pastikan nomor masih terkoneksi dengan Dripsender
* Cek apakah nomor receiver masih aktif
* Periksa koneksi internet perangkat
* Pastikan nomor sudah terhubung ke Dripsender
* Refresh halaman WTC
* Cek di halaman WhatsApp Accounts apakah nomor masih aktif
* Naikkan interval pengiriman menjadi lebih lama
* Kurangi jumlah nomor yang diaktifkan
* Sesuaikan dengan kebutuhan training
## FAQ
Tidak, WTC menggunakan sistem internal dan tidak mengurangi kuota broadcast Anda.
Bisa, asalkan nomor tersebut adalah milik orang yang Anda kenal dan memberikan izin.
Minimal 3-7 hari untuk nomor baru. Untuk maintenance, bisa terus aktif dengan interval lebih jarang.
Pesan bersifat random dan tidak terlalu sering (tergantung interval). Biasanya tidak mengganggu jika receiver sadar ini adalah pesan training.
# Term of Service
Source: https://docs.dripsender.id/term-of-service
Syarat dan ketentuan penggunaan Dripsender
## Privacy Policy
Dripsender merupakan sebuah aplikasi Whatsapp marketing pihak ke-3 yang memberikan fasilitas tertentu sebagai layanan utamanya.
### Penggunaan Cookie
* Dripsender menggunakan dan menyimpan cookies di browser Anda
* Cookie digunakan untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan menyimpan preferensi
### Data yang Dikumpulkan
* **Barcode WhatsApp**: Diperlukan untuk terhubung ke campaign WhatsApp Anda
* **Informasi Registrasi**: Nama, email, dan nomor WhatsApp digunakan untuk verifikasi dan komunikasi
* Dripsender **tidak mengakses** data pribadi atau percakapan privat pengguna
### Tanggung Jawab Konten
Dripsender tidak bertanggung jawab atas isi dari marketing campaign user. Pengguna bertanggung jawab penuh atas konten yang dibagikan melalui platform ini.
***
## Disclaimer
⛔ Dripsender bukan aplikasi official dari WhatsApp
### Poin Penting
1. **Tidak Ada Kemitraan Official**
* Dripsender tidak memiliki kemitraan resmi dengan Meta atau WhatsApp
* Aplikasi ini adalah layanan pihak ketiga independen
2. **Keamanan Barcode**
* Dripsender tidak memanipulasi barcode scan pengguna
* Proses scan barcode adalah metode koneksi standar WhatsApp Web
3. **Risiko Pemblokiran**
* Dripsender tidak menjamin nomor user bebas dari blokir
* Penggunaan untuk spam atau pesan tidak diinginkan dapat menyebabkan pemblokiran oleh WhatsApp
* Gunakan layanan ini dengan bijak dan bertanggung jawab
4. **Tanggung Jawab Pengguna**
* Dripsender tidak bertanggung jawab atas tindakan pengguna
* Pengguna bertanggung jawab penuh atas penggunaan layanan ini
* Pastikan untuk mematuhi kebijakan WhatsApp dan regulasi yang berlaku
***
## Kebijakan Penggunaan
Dengan menggunakan Dripsender, Anda menyetujui untuk:
* Tidak menggunakan layanan untuk spam atau mengirim pesan tidak diinginkan
* Mematuhi semua hukum dan regulasi yang berlaku
* Bertanggung jawab atas konten yang Anda bagikan
* Menggunakan layanan ini dengan itikad baik
Untuk pertanyaan lebih lanjut tentang Term of Service, silakan hubungi tim support kami.